Waspada! Ini 3 Bagian Ayam yang Sebaiknya Tidak Terlalu Sering Dikonsumsi

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pribhumi.com – Ayam menjadi salah satu menu favorit di banyak rumah tangga. Selain harganya relatif terjangkau, ayam juga mudah diolah menjadi berbagai hidangan lezat, mulai dari digoreng, dibakar, hingga dimasak berkuah.

Namun di balik kelezatannya, ternyata tidak semua bagian ayam dianjurkan untuk sering dikonsumsi. Beberapa bagian tertentu diketahui berpotensi mengandung bakteri, parasit, atau zat yang kurang baik bagi kesehatan jika dimakan secara berlebihan.

Berikut beberapa bagian ayam yang sebaiknya dibatasi konsumsinya.

1. Paru-paru Ayam

Paru-paru ayam dikenal sebagai bagian yang rentan menjadi tempat berkumpulnya bakteri dan parasit. Organ ini berfungsi sebagai alat pernapasan sehingga sangat mudah terpapar berbagai mikroorganisme.

Baca Juga :  Cara Cek Penerima Bansos 2026 Pakai NIK KTP, Lengkap dengan Jadwal dan Aturannya

Meski dimasak pada suhu tinggi, tidak semua bakteri dapat hilang sepenuhnya. Beberapa jenis bakteri bahkan mampu bertahan terhadap panas. Jika dikonsumsi terlalu sering, hal ini berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan pada tubuh.

2. Ekor Ayam

Ekor ayam atau yang sering disebut “brutu” merupakan bagian belakang ayam yang dekat dengan saluran pembuangan kotoran. Karena posisinya tersebut, bagian ini berisiko terkontaminasi bakteri dan parasit.

Walaupun rasanya gurih dan banyak digemari, konsumsi ekor ayam sebaiknya tidak dilakukan secara berlebihan demi menjaga kesehatan tubuh.

Baca Juga :  Waspada! Ini Dampak Serius Konsumsi Gula Berlebihan bagi Kesehatan

3. Kepala Ayam

Kepala ayam juga menjadi bagian yang sering diolah dalam berbagai masakan. Namun perlu diketahui bahwa selama hidupnya ayam bisa saja menelan berbagai zat dari lingkungan sekitar.

Sebagian zat tersebut dapat terakumulasi di bagian kepala. Jika dikonsumsi dalam jumlah banyak dan terlalu sering, dikhawatirkan zat tersebut dapat memberikan dampak kurang baik bagi kesehatan.

Karena itu, meski ayam tetap menjadi sumber protein yang baik, masyarakat disarankan lebih bijak dalam memilih bagian yang dikonsumsi. Mengutamakan bagian daging yang bersih dan dimasak dengan benar dapat membantu menjaga kesehatan tubuh.

 

Berita Terkait

Dokter Bedah Plastik Ingatkan Masyarakat Jangan Tergiur Tren Klinik Korea, Utamakan Keamanan dan Legalitas
7 Cara Menjaga Kesehatan di Usia 40 Tahun ke Atas agar Tetap Bugar dan Produktif
Makan Malam dan Diabetes, Benarkah Ada Kaitannya?
Ramai Diperdebatkan, Ini Penjelasan Dokter soal MPASI Dini dan Waktu yang Tepat untuk Bayi Mulai Makan
Jadwal Tidur Berantakan Bisa Mengancam Kesehatan Jantung
Cara Terbaik Mengolah Ubi Jalar Agar Nutrisi Tetap Maksimal
Posisi Tidur Bisa Picu Kerutan Wajah? Simak Fakta Sleep Wrinkles dan Cara Mencegahnya
10 Menu Pendamping Daging Kurban Anti Kolesterol

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:00 WIB

Dokter Bedah Plastik Ingatkan Masyarakat Jangan Tergiur Tren Klinik Korea, Utamakan Keamanan dan Legalitas

Sabtu, 6 Juni 2026 - 07:00 WIB

7 Cara Menjaga Kesehatan di Usia 40 Tahun ke Atas agar Tetap Bugar dan Produktif

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:49 WIB

Makan Malam dan Diabetes, Benarkah Ada Kaitannya?

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:00 WIB

Ramai Diperdebatkan, Ini Penjelasan Dokter soal MPASI Dini dan Waktu yang Tepat untuk Bayi Mulai Makan

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:00 WIB

Jadwal Tidur Berantakan Bisa Mengancam Kesehatan Jantung

Berita Terbaru