Liverpool Anjlok di Liga Inggris 2025/2026, Roy Keane Sebut Juara Bertahan ‘Bapuk’

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 17 Maret 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liverpool, Pribhumi.com – Liverpool F.C. mengalami penurunan performa drastis di musim Premier League 2025/2026 meski berstatus sebagai juara bertahan. Tim asuhan Arne Slot kini menjadi sorotan tajam akibat hasil buruk yang terus berlanjut.

Sempat tampil meyakinkan di awal musim, skuad yang dipimpin Mohamed Salah berhasil meraih kemenangan dalam lima laga pertama dan memuncaki klasemen sementara. Namun, performa mereka kemudian merosot tajam.

Memasuki akhir September hingga November 2025, Liverpool justru lebih sering menelan kekalahan. Dalam periode tersebut, mereka kalah enam kali dari tujuh pertandingan yang dijalani.

Baca Juga :  Dibantai Manchester City 1-10, Pelatih Exeter City Jadi Sasaran Amarah Suporter

Hingga pekan ke-30, The Reds telah mengoleksi sembilan kekalahan dan kini tertahan di posisi kelima klasemen dengan 49 poin. Mereka terpaut jauh, yakni 21 poin dari Arsenal F.C. yang kokoh di puncak dengan 70 poin.

Penurunan drastis ini menuai kritik keras dari mantan kapten Manchester United F.C., Roy Keane. Ia bahkan menyebut Liverpool sebagai salah satu juara bertahan terburuk dalam sejarah Liga Inggris.

“Melihat mereka juara musim lalu, saya sudah katakan sebelumnya, Liverpool adalah juara yang buruk,” ujar Keane dalam wawancara dengan Sky Sports.

Baca Juga :  Timnas Indonesia Tumbang 0-1 dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026, Herdman Masih Eksperimen

Ia menyoroti selisih poin yang sangat jauh dengan Arsenal sebagai bukti kemunduran signifikan. Menurutnya, performa Liverpool musim ini jauh dari kata layak untuk menyandang status juara bertahan.

Keane juga membandingkan inkonsistensi Liverpool dengan Manchester City F.C. yang dinilainya mampu menjaga standar tinggi dalam perburuan gelar.

“Tahun lalu mereka hanya kalah empat kali, sekarang sudah sembilan. Sulit dipahami bagaimana penurunan ini bisa terjadi,” tegasnya.

Berita Terkait

Arif Taklukkan Puncak Gunung Kerinci dalam 3 Jam di Ajang Kerinci 100 2026
Kerinci 100 2026 Kian Mendunia, Ratusan Pelari dari 12 Negara Taklukkan Rute Ekstrem Gunung Kerinci
Panduan Gym untuk Pemula: 5 Cara Efektif Memulai Tanpa Takut Salah
Italia Kembali Gagal, 16 Negara Eropa Resmi Lolos ke Piala Dunia 2026
Italia Kembali Gagal ke Piala Dunia 2026, Kekalahan Dramatis dari Bosnia Picu Kejutan Dunia
Timnas Indonesia Tumbang 0-1 dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026, Herdman Masih Eksperimen
Hujan Penalti Warnai MotoGP Amerika 2026, Marc Marquez hingga Acosta Kena Sanksi
Timnas Indonesia Pesta Gol 4-0 atas Saint Kitts & Nevis, Melaju ke Final FIFA Series

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 09:00 WIB

Arif Taklukkan Puncak Gunung Kerinci dalam 3 Jam di Ajang Kerinci 100 2026

Sabtu, 4 April 2026 - 19:00 WIB

Kerinci 100 2026 Kian Mendunia, Ratusan Pelari dari 12 Negara Taklukkan Rute Ekstrem Gunung Kerinci

Sabtu, 4 April 2026 - 17:00 WIB

Panduan Gym untuk Pemula: 5 Cara Efektif Memulai Tanpa Takut Salah

Kamis, 2 April 2026 - 19:00 WIB

Italia Kembali Gagal, 16 Negara Eropa Resmi Lolos ke Piala Dunia 2026

Rabu, 1 April 2026 - 17:00 WIB

Italia Kembali Gagal ke Piala Dunia 2026, Kekalahan Dramatis dari Bosnia Picu Kejutan Dunia

Berita Terbaru