Puting Beliung Terjang Tulang Bawang, 80 Rumah Warga Rusak di Dua Kecamatan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 16 Maret 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulang Bawang, Pribhumi.com – Bencana angin puting beliung melanda Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung pada Minggu malam (15/3/2026). Akibat peristiwa tersebut, puluhan rumah warga mengalami kerusakan dengan total mencapai 80 unit yang tersebar di dua kecamatan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat kerusakan rumah terjadi di Kecamatan Rawa Jitu Timur dan Kecamatan Dente Teladas. Angin kencang yang disertai hujan deras menghantam sejumlah permukiman warga sehingga menyebabkan kerusakan mulai dari ringan hingga berat.

Humas BPBD Provinsi Lampung, Wahyu Hidayat, mengatakan laporan awal diterima dari BPBD Tulang Bawang pada Minggu malam setelah angin kencang melanda beberapa wilayah.

Baca Juga :  Arus Mudik Lebaran 2026 Mulai Padat, Penumpang Jawa–Sumatera Melonjak Lebih dari 50 Persen di H-7

Menurutnya, berdasarkan data sementara, kerusakan rumah paling banyak terjadi di beberapa wilayah pemukiman warga. Sebanyak 22 rumah tercatat rusak di Kelurahan Bumi Dipasena Sejahtera, kemudian 32 rumah di Kelurahan Dipasena Abadi, serta 26 rumah di Kampung Pasiran Jaya.

Saat ini, tim BPBD Kabupaten Tulang Bawang bersama sejumlah instansi terkait masih berada di lokasi untuk melakukan penanganan dan membantu warga terdampak. Petugas juga melakukan pendataan serta membantu perbaikan rumah yang mengalami kerusakan.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Perintahkan TNI-POLRI Tutup 1000 Titik Tambang Timah ilegal

Selain itu, tim gabungan dibagi menjadi beberapa kelompok agar proses penanganan dan bantuan kepada masyarakat bisa dilakukan lebih cepat dan merata.

BPBD juga mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi selama masa musim hujan hingga masa peralihan ke musim kemarau.

Potensi angin kencang, hujan lebat, serta cuaca ekstrem lainnya diperkirakan masih dapat terjadi hingga April mendatang.

Berita Terkait

Polisi Bongkar Mafia Solar Subsidi di Lampung, Lima Truk Modifikasi Diamankan
Mantan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Resmi Jadi Tersangka Kasus Korupsi Dana PI WK OSES
Mantan Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya Segera Disidang Kasus OTT KPK
Petir Sambar Pasutri di Pesawaran, Istri Tewas di Tempat, Suami Dirawat
Benda Bercahaya di Langit Lampung Bukan Rudal, Ternyata Sampah Antariksa Roket China
ASDP Cabut Pembatasan Kendaraan di Bakauheni, Tarif Penyeberangan Kembali Normal
Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, 51 Persen Pemudik Sumatera Belum Kembali ke Jawa
Arus Mudik Lebaran 2026 Mulai Padat, Penumpang Jawa–Sumatera Melonjak Lebih dari 50 Persen di H-7

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:00 WIB

Polisi Bongkar Mafia Solar Subsidi di Lampung, Lima Truk Modifikasi Diamankan

Rabu, 29 April 2026 - 07:00 WIB

Mantan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Resmi Jadi Tersangka Kasus Korupsi Dana PI WK OSES

Senin, 27 April 2026 - 17:16 WIB

Mantan Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya Segera Disidang Kasus OTT KPK

Selasa, 14 April 2026 - 21:00 WIB

Petir Sambar Pasutri di Pesawaran, Istri Tewas di Tempat, Suami Dirawat

Minggu, 5 April 2026 - 23:00 WIB

Benda Bercahaya di Langit Lampung Bukan Rudal, Ternyata Sampah Antariksa Roket China

Berita Terbaru

Kesehatan

WHO Tetapkan Ebola sebagai Darurat Kesehatan Global

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:00 WIB

Tips dan informasi

Perbedaan Kopi Arabika dan Robusta, dari Rasa hingga Kandungan Kafein

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:00 WIB

Infotainment

Aktris China Qi Wei Jadi Sorotan di Cannes 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:00 WIB