Harga Bahan Pokok Diprediksi Naik Jelang Lebaran 2026, Pemprov Sumsel Siapkan Operasi Pasar Murah

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang, Pribhumi.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan memperkirakan harga sejumlah bahan pokok akan mengalami kenaikan menjelang Hari Raya Idulfitri 2026. Kondisi tersebut dinilai sebagai hal yang wajar karena meningkatnya kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadan hingga mendekati Lebaran.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumatera Selatan, Ruzuan Effendi, menjelaskan bahwa pola kenaikan harga biasanya terjadi pada awal Ramadan. Selanjutnya, harga kembali berpotensi meningkat sekitar satu minggu sebelum perayaan Idulfitri.

Menurut Ruzuan, lonjakan harga tersebut dipicu oleh meningkatnya aktivitas masyarakat selama Ramadan, seperti kegiatan sedekahan, buka puasa bersama, serta tradisi makan bersama keluarga.

Baca Juga :  Prabowo: Indonesia Kaya SDA dan Sudah Swasembada Pangan, Saatnya Nilai Tambah Dinikmati Rakyat

Meski demikian, pemerintah tetap berupaya menjaga stabilitas harga agar tidak melampaui batas yang telah ditentukan. Salah satu acuan yang digunakan adalah Harga Acuan Pemerintah (HAP) serta harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan untuk berbagai komoditas pangan.

Untuk menekan potensi lonjakan harga, pemerintah daerah juga menyiapkan berbagai langkah pengendalian, salah satunya dengan menggelar operasi pasar murah. Program ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus memastikan ketersediaan pasokan di pasar tetap aman.

Baca Juga :  Manohara Layangkan Surat Terbuka, Tolak Disebut “Mantan Istri” dalam Pemberitaan

Selain itu, pemerintah daerah terus melakukan pemantauan terhadap kondisi pasar dan distribusi bahan pangan agar tidak terjadi kelangkaan menjelang Lebaran.

Ruzuan juga mengingatkan masyarakat agar tidak panik dalam menyikapi kemungkinan kenaikan harga. Ia menegaskan pemerintah bersama berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat dan pelaku usaha, terus berkoordinasi untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan kebutuhan pangan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri tetap terpenuhi.

Berita Terkait

Bank Jambi Upayakan M-Banking Kembali Aktif, Gubernur Al Haris Minta Sistem Keamanan Diperkuat
Pemerintah Lanjutkan Kajian Tarif Batas Atas Tiket Pesawat, Penurunan Harga Minyak dan Penguatan Rupiah Jadi Pertimbangan
Pemerintah Pastikan Biodiesel B50 Mulai Berlaku Juli 2026, Uji Coba Capai Hasil Positif
39 Pemda Terancam Kesulitan Bayar Gaji PPPK
Pramono Anung Umumkan Ribuan Lowongan Kerja Padat Karya Bergaji UMP
Ekspor SDA Satu Pintu Resmi Berlaku, Pengusaha Ajukan Enam Masukan untuk Pemerintah
Pasar Mobil China Mulai Jenuh, Penjualan Melambat dan Produsen Beralih ke Ekspor
Prabowo: Indonesia Kaya SDA dan Sudah Swasembada Pangan, Saatnya Nilai Tambah Dinikmati Rakyat

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 15:00 WIB

Bank Jambi Upayakan M-Banking Kembali Aktif, Gubernur Al Haris Minta Sistem Keamanan Diperkuat

Kamis, 18 Juni 2026 - 03:00 WIB

Pemerintah Lanjutkan Kajian Tarif Batas Atas Tiket Pesawat, Penurunan Harga Minyak dan Penguatan Rupiah Jadi Pertimbangan

Rabu, 17 Juni 2026 - 03:00 WIB

Pemerintah Pastikan Biodiesel B50 Mulai Berlaku Juli 2026, Uji Coba Capai Hasil Positif

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:00 WIB

39 Pemda Terancam Kesulitan Bayar Gaji PPPK

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:02 WIB

Pramono Anung Umumkan Ribuan Lowongan Kerja Padat Karya Bergaji UMP

Berita Terbaru