Projo Tegas Menolak Wacana Polri Berada di Bawah Kementerian

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 29 Januari 2026 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com – Organisasi kemasyarakatan pendukung Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Projo, menyatakan sikap tegas menolak gagasan penempatan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di bawah struktur kementerian mana pun. Menurut Projo, wacana tersebut berpotensi menimbulkan persoalan baru dalam sistem keamanan nasional dan penegakan hukum.

Sekretaris Jenderal DPP Projo, Freddy Damanik, menegaskan bahwa Polri memiliki kedudukan konstitusional yang jelas sebagai alat negara. Karena itu, ia menilai tidak tepat apabila Polri dimasukkan ke dalam struktur administratif kementerian tertentu.

“Polri adalah alat negara yang secara konstitusi bertanggung jawab langsung kepada Presiden. Menempatkannya di bawah kementerian justru berisiko mengaburkan garis komando dan kewenangan,” ujar Freddy kepada wartawan, Kamis (29/1/2026).

Baca Juga :  Menag Soroti Rekor Kerukunan Umat Beragama

Wacana tersebut mencuat dalam rapat antara Kapolri dan DPR pada akhir Januari lalu. Dalam forum tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkap adanya usulan agar Polri berada di bawah kementerian tertentu, namun secara terbuka menolak gagasan tersebut.

Freddy menjelaskan bahwa frasa “alat negara” sebagaimana tercantum dalam Pasal 30 Ayat 4 UUD 1945 menunjukkan bahwa Polri berdiri di luar struktur sektoral kementerian. Menurutnya, posisi Polri yang langsung berada di bawah Presiden justru menjamin efektivitas dan independensi dalam menjalankan tugas menjaga keamanan, ketertiban, serta penegakan hukum.

Projo juga menilai tantangan yang dihadapi Polri saat ini seharusnya dijawab melalui penguatan fungsi, profesionalisme, dan kualitas pelayanan publik, bukan dengan perubahan struktur kelembagaan. Penempatan Polri di bawah kementerian dinilai dapat memperpanjang rantai komando dan membuka ruang intervensi kepentingan tertentu.

Baca Juga :  Bahaya Anak Makan Sambil Nonton: Kebiasaan Sepele yang Berdampak Besar bagi Tumbuh Kembang

“Jika Polri berada di bawah kementerian, kontrol langsung Presiden justru menjadi lebih jauh. Ini berpotensi memunculkan tumpang tindih kewenangan dan konflik kepemimpinan,” tambah Freddy.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga menyampaikan penolakan serupa dalam rapat kerja bersama DPR. Ia menegaskan bahwa posisi Polri saat ini sudah ideal karena memungkinkan institusi kepolisian bergerak cepat dan independen dalam melayani masyarakat serta menjalankan perintah Presiden tanpa hambatan struktural.

Berita Terkait

Harta Kekayaan Prabowo Tembus Rp 2 Triliun, Ini Deretan Mobil di Garasinya
PDIP Tolak RUU Pemilu Jadi Inisiatif Pemerintah, Yusril Tegaskan Pemerintah Bersikap Pasif
Kontroversi Pernyataan Amien Rais soal Kedekatan Prabowo dan Teddy, Picu Polemik Publik
Partai Ummat Tegaskan Pernyataan Amien Rais Bersifat Pribadi, Relawan Prabowo Siap Tempuh Jalur Hukum
Riset Ungkap Raja Eropa Lebih Dipercaya Dibanding Pemimpin Politik
Prabowo Lantik Enam Pejabat Baru, Sempat Berbincang Hangat dengan Rocky Gerung dan Syahganda
Sudirman Resmi Jadi Komisaris Utama Bank Jambi, Dorong Transformasi dan Kemandirian Daerah
Bawaslu Kerinci Buka Rekrutmen Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) untuk Pemilu 2029

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:00 WIB

Harta Kekayaan Prabowo Tembus Rp 2 Triliun, Ini Deretan Mobil di Garasinya

Minggu, 10 Mei 2026 - 19:00 WIB

PDIP Tolak RUU Pemilu Jadi Inisiatif Pemerintah, Yusril Tegaskan Pemerintah Bersikap Pasif

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:00 WIB

Kontroversi Pernyataan Amien Rais soal Kedekatan Prabowo dan Teddy, Picu Polemik Publik

Senin, 4 Mei 2026 - 04:00 WIB

Partai Ummat Tegaskan Pernyataan Amien Rais Bersifat Pribadi, Relawan Prabowo Siap Tempuh Jalur Hukum

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:54 WIB

Riset Ungkap Raja Eropa Lebih Dipercaya Dibanding Pemimpin Politik

Berita Terbaru

Kesehatan

WHO Tetapkan Ebola sebagai Darurat Kesehatan Global

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:00 WIB

Tips dan informasi

Perbedaan Kopi Arabika dan Robusta, dari Rasa hingga Kandungan Kafein

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:00 WIB

Infotainment

Aktris China Qi Wei Jadi Sorotan di Cannes 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:00 WIB