Menag Soroti Rekor Kerukunan Umat Beragama

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 1 Maret 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Pribhumi.com – Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menghadiri puncak perayaan Imlek Festival 2026 yang digelar di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu (28/2/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menilai perayaan tahun ini memiliki makna historis karena menunjukkan tingkat kebersamaan lintas budaya dan agama yang semakin kuat di Indonesia.

Mengusung tema Harmoni Imlek Nusantara, festival ini disebut sebagai refleksi nyata dari wajah Indonesia yang majemuk namun tetap bersatu. Menurut Nasaruddin, perayaan Imlek kali ini menjadi momentum penting karena berlangsung dalam suasana kebersamaan nasional yang semakin solid.

Ia menyoroti bagaimana berbagai hari besar keagamaan kini dirayakan dalam semangat inklusif. Setelah sebelumnya umat lintas agama turut merayakan Natal dalam suasana persatuan, kini Imlek juga dirayakan dengan semangat serupa.

Baca Juga :  LAM Kerinci Soroti Melemahnya Pasokan Sungai ke Danau Kerinci

Lebih jauh, Menag mengungkapkan bahwa berdasarkan Indeks Kerukunan Umat Beragama tahun 2025, Indonesia mencatat capaian tertinggi sepanjang sejarah dalam hal keharmonisan sosial. Hal ini dinilai sebagai indikator kuat bahwa toleransi di tengah keberagaman semakin mengakar.

Perayaan Imlek tahun ini juga memiliki makna simbolis karena berdekatan dengan bulan suci Ramadan. Menurutnya, perpaduan suasana Imlek yang identik dengan cahaya lentera merah dan semangat Ramadan mencerminkan harmoni dua tradisi besar yang berjalan berdampingan tanpa konflik.

Ia menegaskan bahwa Imlek tidak lagi sekadar menjadi perayaan komunitas tertentu, tetapi telah berkembang menjadi bagian dari kekayaan budaya nasional. Festival ini juga dinilai memiliki peran strategis sebagai jembatan diplomasi budaya Indonesia di tingkat global.

Baca Juga :  PBNU Dorong Rukyatul Hilal 29 Sya’ban 1447 H, Meski Posisi Bulan Masih Negatif

Selain sebagai ajang budaya, Imlek disebut sebagai ruang perjumpaan lintas agama, generasi, dan latar belakang sosial. Dalam konteks tersebut, keberagaman justru menjadi kekuatan yang memperkuat persatuan bangsa.

Menag berharap perayaan ini mampu mempererat persaudaraan nasional, menumbuhkan semangat toleransi, serta menjadi sarana edukasi bagi generasi muda untuk mengenal dan mencintai warisan budaya Nusantara.

Ia juga menyampaikan harapan agar Tahun Baru Imlek membawa kedamaian bagi bangsa, sekaligus menjadi momentum refleksi untuk memperkuat keadilan sosial dan mengurangi kesenjangan ekonomi.

Berita Terkait

Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji 2026, Jemaah Mulai Masuk Asrama 21 April
Imbauan Bea Cukai: Jemaah Haji Hindari Bawa Uang Tunai Berlebihan, Batas Maksimal Rp100 Juta
Wacana “War Tiket” Haji Dikritik DPR, Antrean Puluhan Tahun dan Keadilan Jemaah Jadi Sorotan
Imam Mahdi dalam Islam: Sosok, Ciri, dan Tanda-Tanda Kemunculannya di Akhir Zaman
Tanda-Tanda Kiamat dalam Islam: Dari yang Telah Terjadi hingga Menjelang Hari Akhir
Malhamah Al-Kubra: Kisah Perang Akhir Zaman dalam Islam dan Tanda Kemunculan Dajjal
Prabowo Segera Umumkan Ongkos Haji 2026, Dampak Kenaikan Avtur Jadi Pertimbangan
Batas Akhir Puasa Syawal 2026, Simak Jadwal dan Bacaan Niatnya

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 11:00 WIB

Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji 2026, Jemaah Mulai Masuk Asrama 21 April

Kamis, 16 April 2026 - 13:00 WIB

Imbauan Bea Cukai: Jemaah Haji Hindari Bawa Uang Tunai Berlebihan, Batas Maksimal Rp100 Juta

Sabtu, 11 April 2026 - 15:00 WIB

Wacana “War Tiket” Haji Dikritik DPR, Antrean Puluhan Tahun dan Keadilan Jemaah Jadi Sorotan

Kamis, 9 April 2026 - 19:00 WIB

Imam Mahdi dalam Islam: Sosok, Ciri, dan Tanda-Tanda Kemunculannya di Akhir Zaman

Kamis, 9 April 2026 - 17:00 WIB

Tanda-Tanda Kiamat dalam Islam: Dari yang Telah Terjadi hingga Menjelang Hari Akhir

Berita Terbaru