AS Kerahkan Gugus Tempur Kapal Induk ke Timur Tengah, Trump Pamer Kekuatan di Dekat Iran

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Washington DC, Pribhumi.com – Amerika Serikat meningkatkan kehadiran militernya di kawasan Timur Tengah dengan mengerahkan gugus tempur kapal induk USS Abraham Lincoln. Presiden AS Donald Trump menegaskan pengerahan tersebut sebagai bentuk unjuk kekuatan strategis Washington di tengah dinamika hubungan yang memanas dengan Iran.

Dalam pernyataannya kepada media Axios, Trump menyebut skala pengerahan militer kali ini sebagai salah satu yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Ia bahkan membandingkannya dengan operasi militer AS di sekitar Venezuela yang sebelumnya berujung pada kejatuhan Presiden Nicolas Maduro.

“Kami memiliki armada besar yang beroperasi di dekat Iran. Ini lebih besar dibanding pengerahan sebelumnya di Venezuela,” ujar Trump, Selasa (27/1/2026).

Baca Juga :  Makna Ulul Azmi dan Kisah 5 Rasul Pilihan dengan Keteguhan Luar Biasa

Trump mengakui situasi di kawasan tersebut masih fluktuatif. Meski demikian, ia mengklaim pemerintah Iran menunjukkan ketertarikan untuk membuka jalur dialog dengan Washington. Menurut Trump, Teheran telah beberapa kali menghubungi pihak AS untuk membahas kemungkinan kesepakatan, meski detail komunikasi tersebut tidak diungkapkan ke publik.

Sementara opsi diplomasi disebut masih terbuka, Gedung Putih tidak menutup kemungkinan penggunaan kekuatan militer. Awal Januari lalu, Trump dikabarkan hampir menyetujui serangan terbatas terhadap target rezim Iran menyusul laporan pembunuhan massal terhadap demonstran, namun keputusan itu akhirnya ditunda.

Baca Juga :  Swiss Negara Paling Malas di Dunia? Fakta Ini Justru Membantahnya

Pejabat senior Gedung Putih menyatakan bahwa Presiden AS masih mempertimbangkan berbagai opsi kebijakan, termasuk langkah militer tambahan. Kedatangan USS Abraham Lincoln ke wilayah operasi Komando Pusat AS (CENTCOM) dinilai akan memperkuat posisi tawar Washington, baik dalam tekanan militer maupun negosiasi politik.

Secara terpisah, seorang pejabat tinggi AS menegaskan bahwa pemerintahannya tetap membuka pintu perundingan dengan Iran, selama Teheran bersedia memenuhi syarat yang telah diajukan Washington dalam setahun terakhir.

Berita Terkait

Banjir Bandang dan Longsor di Perbatasan Nepal-Tibet, Korban Tewas Tembus 150 Orang
Gelombang Panas Ekstrem Hantam Prancis, 40 Orang Tewas Tenggelam Saat Warga Cari Kesejukan
Pemerintah Pastikan Perlindungan TKW YY Korban Penganiayaan di Malaysia Meski Berangkat Lewat Jalur Nonprosedural
Hoaks dan Ketidakpercayaan Hambat Penanganan Wabah Ebola di Kongo, Ratusan Kasus Terus Bertambah
Ekspor Indonesia Terancam, Trump Usulkan Bea Masuk Tambahan 10 Persen
Trump Murka kepada Netanyahu, Serangan Israel ke Lebanon Dinilai Ancam Diplomasi AS-Iran
Sanksi Chip AS Berbalik Arah, Huawei Siapkan Teknologi Setara 1,4 Nanometer
Sistem Imigrasi Malaysia Lumpuh Berjam-jam, Ribuan Pelancong Terjebak Antrean Panjang di Perbatasan

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:15 WIB

Banjir Bandang dan Longsor di Perbatasan Nepal-Tibet, Korban Tewas Tembus 150 Orang

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:00 WIB

Gelombang Panas Ekstrem Hantam Prancis, 40 Orang Tewas Tenggelam Saat Warga Cari Kesejukan

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:41 WIB

Pemerintah Pastikan Perlindungan TKW YY Korban Penganiayaan di Malaysia Meski Berangkat Lewat Jalur Nonprosedural

Senin, 8 Juni 2026 - 01:00 WIB

Hoaks dan Ketidakpercayaan Hambat Penanganan Wabah Ebola di Kongo, Ratusan Kasus Terus Bertambah

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:00 WIB

Ekspor Indonesia Terancam, Trump Usulkan Bea Masuk Tambahan 10 Persen

Berita Terbaru