Indonesia Perlu Kembangkan Nuklir Damai untuk Jawab Krisis Energi dan Kesehatan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 15 Desember 2025 - 07:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com Indonesia dinilai perlu segera melangkah lebih jauh dalam pengembangan teknologi nuklir untuk tujuan damai guna menghadapi tantangan keterbatasan energi fosil dan meningkatnya kebutuhan industri nasional. Hal tersebut disampaikan Pakar Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran, Teuku Rezasyah.

Menurut Rezasyah, pemanfaatan nuklir tidak semata-mata ditujukan sebagai sumber energi alternatif, tetapi juga memiliki peran strategis di bidang kesehatan dan riset medis, seperti pengobatan kanker serta pengembangan teknologi kesehatan modern.

Ia menegaskan bahwa langkah Indonesia dalam mengembangkan nuklir harus disertai dengan komunikasi yang tegas dan terbuka kepada komunitas internasional. Indonesia, kata dia, perlu memastikan dunia memahami bahwa seluruh pengembangan teknologi nuklir dilakukan secara damai, transparan, dan berada di bawah pengawasan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA), serta sejalan dengan komitmen Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT).

Baca Juga :  Vivo T5 Pro Segera Rilis, Usung Baterai 9.020 mAh dan Layar 144Hz

“Pesan ini penting untuk menjaga kepercayaan global dan menegaskan posisi Indonesia sebagai negara yang bertanggung jawab,” ujarnya.

Rezasyah mengingatkan bahwa Indonesia bukan pemain baru dalam teknologi nuklir. Sejak dekade 1950-an, Indonesia telah memiliki fondasi riset nuklir, termasuk reaktor penelitian Kartini di Yogyakarta, fasilitas penelitian di Bandung, serta sejumlah pusat riset lainnya.

Dengan modal historis tersebut, Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk naik kelas sebagai negara yang mengembangkan kapasitas nuklir damai, sekaligus berkontribusi pada ketahanan energi nasional, peningkatan layanan kesehatan, dan stabilitas global.

Ia juga menekankan bahwa Indonesia memiliki rekam jejak keterbukaan yang kuat dibanding sejumlah negara lain yang mengembangkan teknologi nuklir tanpa inspeksi internasional yang memadai. Berbagai perjanjian internasional yang telah diratifikasi Indonesia menjadi bukti komitmen terhadap penggunaan nuklir yang aman dan bertanggung jawab.

Baca Juga :  Beasiswa Santri 2026 Dibuka! Kuliah Gratis S1 Plus Uang Saku, Ini Syarat dan Jadwal Lengkapnya

Salah satu contoh konkret adalah Perjanjian Lombok antara Indonesia dan Australia yang menegaskan kerja sama keamanan, termasuk penggunaan teknologi sensitif seperti nuklir, secara eksklusif untuk tujuan damai.

Dalam konteks geopolitik, Indonesia berada di kawasan strategis yang berdekatan dengan negara-negara pemilik teknologi nuklir maju seperti India, China, Jepang, dan Korea Selatan. Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Pakistan, negara dengan kemampuan nuklir, juga memperkuat urgensi kejelasan sikap Indonesia di mata dunia.

“Situasi ini menuntut Indonesia untuk menunjukkan kredibilitas kebijakan dan menyampaikan pesan yang tegas bahwa pengembangan nuklir nasional dilakukan untuk tujuan damai, bersahabat, dan bertanggung jawab,” tutup Rezasyah.

Berita Terkait

BYD M6 DM Resmi Meluncur di Indonesia, MPV Hybrid Plug-in Irit hingga 65 Km per Liter
Google Uji Coba Aturan Baru Gmail, Akun Tanpa Nomor HP Hanya Dapat Penyimpanan 5GB
Samsung Galaxy Segera Bisa Transfer File ke iPhone
Apple Resmi Rilis iPad Air M4 di Indonesia, Ini Spesifikasi dan Harganya
Uni Eropa Blokir Pendanaan Teknologi Surya China, Khawatir Picu Gangguan Listrik Massal
iPhone Air 2 Disebut Jadi Satu-satunya Ponsel Ultra Tipis, Kompetitor Mundur
Aplikasi Mammora Bantu Perempuan Deteksi Dini Kanker Payudara Lewat SADARI
Honor 600 Series Resmi Rilis Global, Desain Mirip iPhone 17 Pro dan Dibekali Kamera 200 MP

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:00 WIB

BYD M6 DM Resmi Meluncur di Indonesia, MPV Hybrid Plug-in Irit hingga 65 Km per Liter

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:01 WIB

Google Uji Coba Aturan Baru Gmail, Akun Tanpa Nomor HP Hanya Dapat Penyimpanan 5GB

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:00 WIB

Samsung Galaxy Segera Bisa Transfer File ke iPhone

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:00 WIB

Apple Resmi Rilis iPad Air M4 di Indonesia, Ini Spesifikasi dan Harganya

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:00 WIB

Uni Eropa Blokir Pendanaan Teknologi Surya China, Khawatir Picu Gangguan Listrik Massal

Berita Terbaru

Kesehatan

Judul WHO Tetapkan Ebola sebagai Darurat Kesehatan Global

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:00 WIB

Tips dan informasi

Perbedaan Kopi Arabika dan Robusta, dari Rasa hingga Kandungan Kafein

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:00 WIB

Infotainment

Aktris China Qi Wei Jadi Sorotan di Cannes 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:00 WIB