MoU Mendikdasmen–Kapolri Jadi Kado HGN 2025: Guru Kini Dapat Perlindungan Hukum Lebih Kuat

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 26 November 2025 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com — Dalam momentum Hari Guru Nasional (HGN) 2025, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mempersembahkan “kado” penting bagi dunia pendidikan. Ia resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kepala Kepolisian Republik Indonesia untuk memperkuat perlindungan hukum terhadap para guru di seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya pada Upacara HGN 2025 yang digelar secara daring, Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa kerja sama tersebut menjadi landasan penerapan pendekatan restorative justice bagi guru yang menghadapi persoalan dengan murid, orang tua, maupun kelompok masyarakat terkait pelaksanaan tugas profesionalnya. Upaya ini diharapkan dapat mencegah kriminalisasi terhadap guru yang tengah menjalankan tugas mendidik.

Baca Juga :  Gubernur Al Haris Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Bagan Pete, Siap Tampung 1.080 Siswa Kurang Mampu

Mu’ti menegaskan bahwa profesi guru semakin berat di tengah derasnya pengaruh dunia digital serta pola hidup yang semakin materialistis. Menurutnya, guru kini dihadapkan pada problem sosial, budaya, moral dan politik, ditambah tingginya tuntutan masyarakat yang tidak selalu diiringi penghargaan layak terhadap profesi pendidik.

Kondisi tersebut kerap menimbulkan tekanan mental, sosial, bahkan membawa sebagian guru berhadapan dengan aparat hukum. “Situasi ini harus dihentikan. Guru perlu tampil lebih percaya diri dan berwibawa di hadapan murid,” ujarnya.

Baca Juga :  DPR RI Dorong RUU Sisdiknas, Profesi Guru Ditargetkan Setara Dokter dan Insinyur

Ia menambahkan bahwa guru memegang peranan krusial menghadapi kompleksitas permasalahan murid zaman sekarang—mulai dari kesulitan akademik, masalah moral dan spiritual, penggunaan gawai berlebihan, keterlibatan dalam judi online, hingga persoalan keluarga dan ekonomi.

“Guru adalah figur teladan yang dibutuhkan murid, baik di dalam maupun di luar kelas. Mereka bukan hanya pengajar, tapi juga orang tua kedua, mentor, dan sahabat yang mendampingi murid dalam suka maupun duka,” kata Abdul Mu’ti.

Berita Terkait

DEMA CARE Diluncurkan, Saatnya Advokasi Mahasiswa Dibuktikan dengan Kerja Nyata
STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh Lantik Pimpinan Baru, Mahli Zainuddin Mantapkan Transformasi Menuju Universitas
HMI Cabang Kerinci-Sungai Penuh Resmi Tutup LK II Tingkat Nasional, Tekankan Penguatan Kepemimpinan Kader
SMAN 4 Kerinci Borong Tujuh Prestasi di Kejuaraan Menembak Dandim Cup I
ISMI Kerinci–Sungai Penuh Hadir, LAM Kerinci Dorong Sinergi untuk Penguatan Adat
Dinda Putri Khamisah, Putri Kerinci yang Bawa ITB Wakili Asia Pasifik di Final Global 2026
Cara Cek PIP 2026 Sudah Cair atau Belum, Begini Langkah Mengecek Dana Bantuan Pendidikan Kemendikdasmen
Kemdiktisaintek Buka Beasiswa Pra-Doktoral 2026 untuk Dosen, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:06 WIB

DEMA CARE Diluncurkan, Saatnya Advokasi Mahasiswa Dibuktikan dengan Kerja Nyata

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:08 WIB

STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh Lantik Pimpinan Baru, Mahli Zainuddin Mantapkan Transformasi Menuju Universitas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:11 WIB

HMI Cabang Kerinci-Sungai Penuh Resmi Tutup LK II Tingkat Nasional, Tekankan Penguatan Kepemimpinan Kader

Rabu, 7 Oktober 2026 - 01:10 WIB

SMAN 4 Kerinci Borong Tujuh Prestasi di Kejuaraan Menembak Dandim Cup I

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:14 WIB

ISMI Kerinci–Sungai Penuh Hadir, LAM Kerinci Dorong Sinergi untuk Penguatan Adat

Berita Terbaru

Tips dan informasi

Audit Rumah Tasya Farasya Ungkap Besi dan Mutu Beton Tak Sesuai Spesifikasi

Kamis, 29 Okt 2026 - 11:03 WIB