Mudium Hasan Raih Penghargaan Tokoh Adat Penggerak Restorative Justice pada Andalas Award Ke-VI/2025

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 12 Desember 2025 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerinci, Pribhumi.com Ajang Andalas Award Ke-VI Tahun 2025 kembali menjadi panggung apresiasi bagi para tokoh dan lembaga yang berkontribusi besar dalam pembangunan sosial, budaya, dan kemasyarakatan. Tahun ini, Mudium Hasan., DPT, selaku Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Sakti Alam Kerinci, berhasil meraih Penghargaan Pilihan Dewan Juri untuk kategori Tokoh Adat Penggerak Restorative Justice.

Penghargaan bergengsi ini diberikan oleh Media Andalas Group, sebagai bentuk penghormatan atas komitmen Mudium Hasan dalam memperkuat peran adat sebagai elemen penting penyelesaian konflik melalui pendekatan restorative justice. Melalui berbagai inisiatif adat, ia dinilai konsisten mendorong penyelesaian sengketa berbasis musyawarah, pemulihan hubungan sosial, dan kearifan lokal khas Kerinci.

Baca Juga :  Astronaut Artemis II Ungkap Pengalaman Haru: Bumi Terlihat Seperti Sekoci di Tengah Semesta

Ketua LAM-SAK, Mudium Hasan., Dpt. Beberapa kali menjadi narasumber di Radio Andalas FM 99.0, yang menjadi salah satu wadah penyebarluasan program budaya dan sosial di wilayah tersebut. Kehadirannya menunjukkan komitmen kuat untuk terus mengangkat peran adat dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dan berkeadilan.

Baca Juga :  Laporan Dugaan Korupsi Bandara Depati Parbo Rp24 Miliar Belum Jelas, Disposisi Kejari Sungai Penuh Dipertanyakan
Mudium Hasan bersama Narasumber lain saat mengisi acara di Radio Andalas FM, Tema Restorative Justice

Penghargaan ini juga menjadi simbol pengakuan atas sinergi antara lembaga adat, pemerintah daerah, serta masyarakat untuk menjaga nilai-nilai budaya sekaligus merespons tantangan hukum dan sosial yang terus berkembang di era modern.

Dengan pencapaian ini, diharapkan gerakan restorative justice berbasis adat semakin diperkuat dan menjadi contoh bagi wilayah lain di Indonesia.

Berita Terkait

Polres Kerinci Gelar Presisi Merdeka Run 2026 di Jambi Agustus Mendatang
Bupati Kerinci Monadi Tinjau Progres Jalan Renah Pemetik, Pastikan Pembangunan Berjalan Sesuai Target
“Kemenhaj Kerinci: Jamaah Haji Kloter BTH 19 hingga 25 Segera Kembali ke Tanah Air”.
Satreskrim Polres Kerinci Limpahkan Tersangka Kasus BBM Subsidi Ilegal ke Kejari Sungai Penuh
Akses Jalan Menuju Gunung Kerinci Disorot, Warga Minta Pemerintah Prioritaskan Perbaikan Infrastruktur Wisata
Dugaan Pungutan dalam Rekrutmen SPPG di Kerinci Tengah Jadi Sorotan, Masyarakat Minta Transparansi
Warga Tambak Tinggi dan Sekungkung Diimbau Waspada, Anjing Diduga Terjangkit Rabies Berkeliaran dan Serang Sejumlah Korban
Sat Reskrim Polres Kerinci Intensifkan Pengawasan SPBU, Cegah Penyalahgunaan BBM Bersubsidi

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:00 WIB

Polres Kerinci Gelar Presisi Merdeka Run 2026 di Jambi Agustus Mendatang

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:50 WIB

Bupati Kerinci Monadi Tinjau Progres Jalan Renah Pemetik, Pastikan Pembangunan Berjalan Sesuai Target

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:16 WIB

“Kemenhaj Kerinci: Jamaah Haji Kloter BTH 19 hingga 25 Segera Kembali ke Tanah Air”.

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:09 WIB

Satreskrim Polres Kerinci Limpahkan Tersangka Kasus BBM Subsidi Ilegal ke Kejari Sungai Penuh

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:04 WIB

Akses Jalan Menuju Gunung Kerinci Disorot, Warga Minta Pemerintah Prioritaskan Perbaikan Infrastruktur Wisata

Berita Terbaru

Budaya dan Wisata

IAIN Kerinci Gali Sejarah Pemerintahan Tradisional Lewat Pemerhati Adat

Minggu, 19 Jul 2026 - 11:00 WIB