Presiden Prabowo Naikkan Anggaran Riset Nasional Jadi Rp12 Triliun, Fokus Swasembada dan Industrialisasi

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 16 Januari 2026 - 13:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com – Presiden Prabowo Subianto menetapkan kebijakan peningkatan anggaran riset nasional dalam pertemuan bersama para rektor dan guru besar perguruan tinggi di Istana Kepresidenan Jakarta. Pemerintah menambah alokasi dana riset sebesar Rp4 triliun sehingga total anggaran riset perguruan tinggi kini mencapai Rp12 triliun per tahun.

Keputusan tersebut diambil setelah Presiden menerima laporan bahwa porsi pendanaan riset selama ini masih relatif kecil dibandingkan total Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dengan penambahan ini, pemerintah berharap kapasitas riset nasional semakin kuat dan mampu menjawab tantangan strategis pembangunan.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden menaruh perhatian serius pada penguatan riset sebagai fondasi kemandirian bangsa. Dana tambahan tersebut akan dimanfaatkan untuk memperluas kolaborasi antarperguruan tinggi serta memperkuat sinergi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Baca Juga :  Dua Perampok Lansia Penumpang Travel di Bungo Ditangkap

“Presiden menegaskan bahwa riset harus diarahkan pada kebutuhan nyata negara, bukan hanya kegiatan akademik, tetapi juga berdampak langsung pada pembangunan nasional,” ujar Prasetyo, Kamis (15/1/2026).

Pemerintah menetapkan tiga prioritas utama riset nasional, yakni percepatan swasembada pangan, penguatan ketahanan energi, serta persiapan industrialisasi dan hilirisasi. Agenda industrialisasi tersebut akan ditandai dengan dimulainya sejumlah proyek strategis berskala besar pada tahun ini yang memerlukan dukungan sumber daya manusia berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.

Baca Juga :  MoU Mendikdasmen–Kapolri Jadi Kado HGN 2025: Guru Kini Dapat Perlindungan Hukum Lebih Kuat

Hal senada disampaikan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto. Ia menjelaskan bahwa pemerintah tengah menyiapkan pengembangan industri strategis yang akan menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi nasional dan dijalankan melalui badan investasi Danantara.

Menurut Brian, terdapat 18 proyek strategis yang mencakup sektor waste to energy, hilirisasi mineral, hingga pengolahan pangan. Perguruan tinggi diharapkan menjadi penggerak utama riset dan inovasi agar proses industrialisasi dapat berjalan mandiri dan berdaya saing global.

“Peran kampus sangat krusial untuk memastikan riset dan teknologi nasional mampu menopang industrialisasi dan hilirisasi secara berkelanjutan,” kata Brian.

 

Berita Terkait

ISMI Kerinci–Sungai Penuh Hadir, LAM Kerinci Dorong Sinergi untuk Penguatan Adat
Dinda Putri Khamisah, Putri Kerinci yang Bawa ITB Wakili Asia Pasifik di Final Global 2026
Cara Cek PIP 2026 Sudah Cair atau Belum, Begini Langkah Mengecek Dana Bantuan Pendidikan Kemendikdasmen
Kemdiktisaintek Buka Beasiswa Pra-Doktoral 2026 untuk Dosen, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Kemensos Buka 5.127 Formasi PPPK Sekolah Rakyat 2026, Lulusan SMA/SMK Bisa Daftar
Kemenag Siapkan BPJS Ketenagakerjaan untuk Guru Madrasah, Pengajar Pesantren hingga Imam Masjid
Hari Lahir Pancasila 2026: Jadwal Libur Nasional, Sejarah Penetapan, dan Makna Lima Dasar Negara
Insentif Pajak untuk Penulis Diyakini Perkuat SDM dan Pertumbuhan Ekonomi Jangka Panjang

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:14 WIB

ISMI Kerinci–Sungai Penuh Hadir, LAM Kerinci Dorong Sinergi untuk Penguatan Adat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:11 WIB

Dinda Putri Khamisah, Putri Kerinci yang Bawa ITB Wakili Asia Pasifik di Final Global 2026

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:00 WIB

Cara Cek PIP 2026 Sudah Cair atau Belum, Begini Langkah Mengecek Dana Bantuan Pendidikan Kemendikdasmen

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:00 WIB

Kemdiktisaintek Buka Beasiswa Pra-Doktoral 2026 untuk Dosen, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:00 WIB

Kemensos Buka 5.127 Formasi PPPK Sekolah Rakyat 2026, Lulusan SMA/SMK Bisa Daftar

Berita Terbaru