Rupiah Menguat di Awal Perdagangan, Sentimen Pasar Dorong Stabilitas Nilai Tukar

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 25 November 2025 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com Pada sesi pembukaan perdagangan valuta asing di Jakarta, Selasa pagi, mata uang rupiah menunjukkan penguatan setelah beberapa hari bergerak terbatas. Rupiah tercatat naik 32 poin atau sekitar 0,19 persen, sehingga menempatkan nilai tukarnya pada level Rp16.667 per dolar Amerika Serikat (AS), membaik dari posisi penutupan sebelumnya di angka Rp16.699 per dolar AS.

Baca Juga :  Rupiah Tembus Rp17.600 per Dolar AS, Harga Kebutuhan Diprediksi Naik dalam Beberapa Bulan

Penguatan ini diperkirakan dipengaruhi oleh meningkatnya minat investor terhadap aset-aset domestik serta ekspektasi positif terhadap perkembangan ekonomi global. Pelaku pasar berharap tren penguatan ini dapat berlanjut seiring stabilnya kondisi ekonomi nasional dan terkendalinya inflasi.

Berita Terkait

Harga BBM Non-Subsidi Pertamina per 1 Juni 2026 Resmi Berubah
Meta Resmi Luncurkan Facebook, Instagram, dan WhatsApp Berbayar
Harga Emas Antam Melonjak Rp25.000 per Gram, Tembus Rp2,799 Juta pada Akhir Mei 2026
Rupiah Diprediksi Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Ancaman Inflasi dan PHK Massal Mengintai
Tekanan Rupiah Belum Usai, Ini Penyebab Mata Uang Garuda Terus Melemah
Harga Emas Dunia Tersungkur Usai Spekulasi Kenaikan Suku Bunga The Fed Menguat
Kemenkeu Pangkas Anggaran Makan Bergizi Gratis Rp67 Triliun
Jelang Idul Adha, Pemkot Sungai Penuh Sediakan Pangan Murah untuk Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 07:00 WIB

Harga BBM Non-Subsidi Pertamina per 1 Juni 2026 Resmi Berubah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 23:00 WIB

Meta Resmi Luncurkan Facebook, Instagram, dan WhatsApp Berbayar

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:00 WIB

Harga Emas Antam Melonjak Rp25.000 per Gram, Tembus Rp2,799 Juta pada Akhir Mei 2026

Sabtu, 30 Mei 2026 - 05:00 WIB

Rupiah Diprediksi Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Ancaman Inflasi dan PHK Massal Mengintai

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:00 WIB

Tekanan Rupiah Belum Usai, Ini Penyebab Mata Uang Garuda Terus Melemah

Berita Terbaru

Ekonomi dan Bisniss

Harga BBM Non-Subsidi Pertamina per 1 Juni 2026 Resmi Berubah

Senin, 1 Jun 2026 - 07:00 WIB

Jambi

Progres Tol Palembang–Jambi Tembus 82 Persen

Senin, 1 Jun 2026 - 03:00 WIB