Jakarta, Pribhumi.com – Kota Tel Aviv dilaporkan diguncang serangkaian ledakan setelah Iran meluncurkan serangan rudal yang menargetkan wilayah pusat Israel. Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan regional setelah Israel memperluas operasi militernya terhadap kelompok Hizbullah.
Mengutip laporan AFP pada Jumat (6/3/2026), sejumlah ledakan terdengar di berbagai titik di Tel Aviv. Petugas pemadam kebakaran langsung dikerahkan untuk mengendalikan kebakaran yang terjadi di sebuah bangunan perumahan yang berada tidak jauh dari kawasan pusat bisnis kota tersebut.
Media televisi pemerintah Iran menyatakan bahwa rudal yang diluncurkan Teheran diarahkan ke target yang berada di “jantung Tel Aviv”. Pernyataan itu muncul setelah militer Israel sebelumnya mengumumkan sedang berusaha mencegat sejumlah proyektil yang ditembakkan dari arah Iran pada Kamis (5/3) malam.
Jurnalis AFP yang berada di Tel Aviv melaporkan bahwa dua gelombang ledakan terdengar hampir bersamaan dan menggema di berbagai penjuru kota.
Selain di Tel Aviv, jejak cahaya roket juga terlihat di langit Netanya, sebuah kota pesisir yang terletak di utara Tel Aviv di sepanjang pantai Mediterania.
Layanan darurat Israel, Magen David Adom (MDA), menyatakan bahwa tim mereka telah dikerahkan ke beberapa lokasi yang dilaporkan terdampak serangan. Hingga saat ini, otoritas setempat menyebut tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Pihak kepolisian Israel mengonfirmasi bahwa mereka sedang menangani sejumlah lokasi di wilayah Israel bagian tengah yang terkena dampak jatuhnya rudal. Mereka menyebut terdapat kerusakan pada beberapa bangunan, namun belum ada laporan korban luka.
Salah satu proyektil dilaporkan menghantam sebuah bangunan di kawasan pinggiran Tel Aviv, memaksa penghuni gedung tersebut untuk segera dievakuasi demi alasan keselamatan.
Di lokasi lain yang berada dekat kawasan ekonomi utama Israel, petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang muncul akibat puing-puing yang jatuh setelah sistem pertahanan udara Israel mencegat roket yang datang.
Sementara itu, Komando Pertahanan Dalam Negeri Israel juga mengeluarkan sejumlah peringatan serangan roket kepada warga yang tinggal di wilayah dekat perbatasan Lebanon sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan serangan lanjutan.











