Jambi, Pribhumi.com – Harga energi yang terus berubah membuat efisiensi penggunaan bahan bakar menjadi perhatian penting bagi pengguna kendaraan. Praktisi dan edukator otomotif, , mengungkapkan bahwa cara paling efektif menghemat bahan bakar sebenarnya bergantung pada gaya berkendara pengemudi.
Menurut Rifat, konsumsi bahan bakar kendaraan sangat dipengaruhi oleh cara pengemudi mengoperasikan kendaraan di jalan. Semakin besar tenaga yang dikeluarkan mesin, maka semakin besar pula energi atau bahan bakar yang digunakan.
Ia menjelaskan bahwa menjaga putaran mesin atau RPM tetap rendah dengan kecepatan yang stabil menjadi salah satu langkah utama untuk menghemat BBM. Pada kendaraan manual, penggunaan gigi yang tepat dapat membantu menekan putaran mesin agar tetap efisien.
Sebagai contoh, kendaraan yang melaju dengan kecepatan 40 km/jam tidak harus dipaksakan menggunakan gigi rendah dengan RPM tinggi. Penggunaan gigi yang lebih sesuai dapat membuat mesin bekerja lebih ringan sehingga konsumsi bahan bakar menjadi lebih hemat.
Selain itu, menjaga kecepatan kendaraan tetap stabil juga sangat penting. Pengemudi disarankan menghindari akselerasi dan pengereman mendadak karena kondisi tersebut membuat mesin membutuhkan tenaga lebih besar.
Rifat menilai kebiasaan stop-and-go atau berkendara dengan pola berhenti lalu melaju secara berulang menjadi salah satu penyebab utama pemborosan bahan bakar, terutama di jalan perkotaan yang padat.
Ia mencontohkan pengguna motor matik yang sering menarik gas secara tiba-tiba saat lampu lalu lintas berubah hijau. Kebiasaan tersebut membuat konsumsi BBM menjadi lebih boros dibanding berkendara dengan akselerasi halus dan stabil.
Untuk itu, pengendara dianjurkan menjaga jarak aman antar kendaraan agar tidak perlu terlalu sering melakukan pengereman total. Dengan menjaga ritme berkendara tetap mengalir, kendaraan tidak membutuhkan tenaga besar untuk kembali berakselerasi dari posisi diam.
Rifat menegaskan bahwa efisiensi bahan bakar tidak hanya bergantung pada jenis kendaraan, tetapi juga pada kebiasaan pengemudi dalam mengendalikan kendaraan sehari-hari.






