Penemuan Emas Baru di Kolokoa Perkuat Prospek Tambang Pani

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 20 April 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jambi, Pribhumi.com – PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mengungkap temuan potensi mineralisasi emas baru di prospek Kolokoa, yang berada dekat area konsesi Tambang Emas Pani, tepatnya di Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo.

Direktur Utama perusahaan, Boyke Poerbaya Abidin, menyebut Kolokoa sebagai penemuan strategis yang dapat memperkuat prospek jangka panjang operasi tambang Pani. Menurutnya, lokasi yang sangat dekat dengan deposit utama menjadikan Kolokoa berpotensi menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan sumber daya dan produksi emas ke depan.

Perusahaan menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program eksplorasi secara disiplin guna meningkatkan keyakinan terhadap potensi sumber daya di area tersebut. Temuan ini juga melengkapi capaian sebelumnya, di mana perseroan telah mencatat cadangan bijih sebesar 5,2 juta ounces emas dari total sumber daya mineral mencapai 7,0 juta ounces.

Baca Juga :  Gubernur Jambi Dorong Penyatuan Adat Kerinci-Sungai Penuh, LAM-SAK Perkuat Jati Diri Adat Lamo Pasko Usang

Secara geografis, Kolokoa hanya berjarak sekitar 500 meter dari deposit utama Pani dan berada dalam satu distrik mineral yang sama. Kedekatan ini memberikan keuntungan dari sisi efisiensi operasional, termasuk pengangkutan material dan pengelolaan kadar bijih.

Dalam waktu empat bulan, kegiatan pengeboran awal berhasil mengidentifikasi zona mineralisasi emas yang luas, termasuk kandungan emas dekat permukaan dengan kadar hingga 1,57 gram per ton. Dari 30 lubang bor yang telah dilakukan, Kolokoa diperkirakan memiliki target eksplorasi sebesar 20 hingga 40 juta ton dengan kadar emas antara 0,3 hingga 0,5 gram per ton.

Jika dikonversikan secara indikatif, potensi tersebut setara dengan sekitar 200 ribu hingga 600 ribu ons emas. Namun, perusahaan menegaskan bahwa angka tersebut masih bersifat awal dan konseptual, serta akan terus diperbarui melalui eksplorasi lanjutan.

Baca Juga :  PHK sejumlah Karyawan, Kekayaan Presiden Direktur PT Gudang Garam Tbk Semakin terkikis

Kolokoa menjadi salah satu prospek prioritas tinggi dalam area konsesi perusahaan seluas 14.670 hektare. Hasil uji metalurgi awal menunjukkan tingkat perolehan emas yang tinggi, yakni 87–94 persen untuk material oksida dan 81–92 persen untuk material transisi, yang dinilai sesuai dengan sistem pengolahan yang digunakan di Pani.

Hingga kini, perusahaan telah menyelesaikan 30 dari total rencana 82 lubang bor yang akan dilakukan sepanjang tahun 2026. Sementara itu, Tambang Emas Pani sendiri telah memulai produksi sejak Februari 2026 dan menargetkan produksi sebesar 100.000 hingga 115.000 ons emas pada tahun ini.

Ke depan, tambang ini diproyeksikan menjadi salah satu tambang emas primer terbesar di Indonesia, dengan potensi produksi puncak melebihi 500.000 ons per tahun seiring rampungnya pengembangan fasilitas pengolahan secara penuh.

Berita Terkait

Bank Jambi Upayakan M-Banking Kembali Aktif, Gubernur Al Haris Minta Sistem Keamanan Diperkuat
Pemerintah Lanjutkan Kajian Tarif Batas Atas Tiket Pesawat, Penurunan Harga Minyak dan Penguatan Rupiah Jadi Pertimbangan
Pemerintah Pastikan Biodiesel B50 Mulai Berlaku Juli 2026, Uji Coba Capai Hasil Positif
39 Pemda Terancam Kesulitan Bayar Gaji PPPK
Pramono Anung Umumkan Ribuan Lowongan Kerja Padat Karya Bergaji UMP
Ekspor SDA Satu Pintu Resmi Berlaku, Pengusaha Ajukan Enam Masukan untuk Pemerintah
Pasar Mobil China Mulai Jenuh, Penjualan Melambat dan Produsen Beralih ke Ekspor
Prabowo: Indonesia Kaya SDA dan Sudah Swasembada Pangan, Saatnya Nilai Tambah Dinikmati Rakyat

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 15:00 WIB

Bank Jambi Upayakan M-Banking Kembali Aktif, Gubernur Al Haris Minta Sistem Keamanan Diperkuat

Kamis, 18 Juni 2026 - 03:00 WIB

Pemerintah Lanjutkan Kajian Tarif Batas Atas Tiket Pesawat, Penurunan Harga Minyak dan Penguatan Rupiah Jadi Pertimbangan

Rabu, 17 Juni 2026 - 03:00 WIB

Pemerintah Pastikan Biodiesel B50 Mulai Berlaku Juli 2026, Uji Coba Capai Hasil Positif

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:00 WIB

39 Pemda Terancam Kesulitan Bayar Gaji PPPK

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:02 WIB

Pramono Anung Umumkan Ribuan Lowongan Kerja Padat Karya Bergaji UMP

Berita Terbaru