Menpar Tanggapi Kebijakan Trump, Pariwisata Jadi Andalan Hadapi Tekanan Global

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 7 April 2025 - 23:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menpar Tanggapi Kebijakan Tump, Pariwisata Jadi Andalan Hadapi Tekanan Global

Menpar Tanggapi Kebijakan Tump, Pariwisata Jadi Andalan Hadapi Tekanan Global

Jakarta – Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana, menegaskan pariwisata kini menjadi salah satu kekuatan utama dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tekanan global. Hal ini disampaikannya sebagai respons terhadap kebijakan tarif balasan yang diterapkan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terhadap sejumlah negara pengimpor.

“Ketika ekspor barang dikenakan bea masuk tinggi, kita harus mulai melirik sektor lain yang berpotensi besar. Pariwisata merupakan sumber devisa strategis yang tidak terdampak hambatan perdagangan internasional,” jelas Widiyanti dalam siaran persnya di Jakarta, Minggu (6/4/2025).

Menpar Widiyanti mendorong seluruh pemangku kepentingan di sektor pariwisata untuk fokus pada tiga pendekatan utama guna menghadapi ketidakpastian perdagangan global.

Baca Juga :  NATO Pastikan Kondisi Tetap Stabil di Tengah Pernyataan Trump soal Greenland

“Pertama, kita perlu menjadikan pariwisata sebagai bentuk ekspor jasa yang dapat menyeimbangkan kondisi perekonomian. Indonesia memiliki kekayaan destinasi wisata, namun kedatangan 13,9 juta wisatawan mancanegara masih terlalu terfokus pada beberapa lokasi saja,” jelasnya.

Lebih lanjut, Menpar Widiyanti juga mengimbau pelaku industri pariwisata di daerah untuk menangkap peluang dari perubahan peta perdagangan internasional, guna menjadikan Indonesia destinasi yang unggul secara global.

“Penguatan infrastruktur destinasi, pengembangan produk wisata, kesiapan tenaga kerja, serta promosi yang konsisten dan terarah harus dijalankan secara sinergis. Pemerintah siap mendukung dari sisi promosi dan pembangunan,” katanya.

Baca Juga :  KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT Pajak Jakarta Utara, Suap Pengurangan Nilai Pajak Capai Rp4 Miliar

Widiyanti juga menyoroti potensi desa wisata yang kini menjadi prioritas pembangunan. Ia menekankan bahwa pengembangan sektor ini mampu mendongkrak ekonomi lokal serta mengurangi ketergantungan terhadap sektor ekspor manufaktur.

“Kita ingin manfaat ekonomi dari sektor pariwisata tersebar secara merata, tidak hanya terkonsentrasi di kota-kota besar. Dengan menghadirkan pengalaman wisata yang berkualitas, kita dapat menarik lebih banyak wisatawan dan sekaligus memperkuat ekonomi nasional,” tandasnya.

Berita Terkait

Wako Alfin Terima Yayasan Regen, Pengelolaan Sampah Berkelanjutan Jadi Fokus Bersama
Kejagung Ungkap Dugaan Mark Up Motor Listrik Rp1 Triliun di BGN
KPK Tetapkan 8 Tersangka Korupsi Izin Tinggal WNA, Diduga Raup Rp145,5 Miliar dari Praktik Pemerasan
Hoaks dan Ketidakpercayaan Hambat Penanganan Wabah Ebola di Kongo, Ratusan Kasus Terus Bertambah
Dr. Idel Eprianto: Penguatan Ekonomi Desa Kunci Hadapi Gejolak Rupiah
Ketua Komisi III DPR Usul Larangan Afiliasi Ormas bagi Anggota Polri Masuk RUU Polri
Ekspor Indonesia Terancam, Trump Usulkan Bea Masuk Tambahan 10 Persen
Ribuan Dapur MBG Dibekukan, Ini Penyebab yang Ditemukan BGN

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:29 WIB

Wako Alfin Terima Yayasan Regen, Pengelolaan Sampah Berkelanjutan Jadi Fokus Bersama

Senin, 8 Juni 2026 - 07:00 WIB

Kejagung Ungkap Dugaan Mark Up Motor Listrik Rp1 Triliun di BGN

Senin, 8 Juni 2026 - 05:00 WIB

KPK Tetapkan 8 Tersangka Korupsi Izin Tinggal WNA, Diduga Raup Rp145,5 Miliar dari Praktik Pemerasan

Senin, 8 Juni 2026 - 01:00 WIB

Hoaks dan Ketidakpercayaan Hambat Penanganan Wabah Ebola di Kongo, Ratusan Kasus Terus Bertambah

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:00 WIB

Dr. Idel Eprianto: Penguatan Ekonomi Desa Kunci Hadapi Gejolak Rupiah

Berita Terbaru