Memancing Berakhir Tragis, Warga Kerinci Hanyut di Solok Selatan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerinci, Pribhumi.com – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap seorang warga yang dilaporkan hanyut di aliran Sungai Pulau Lebar, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, hingga kini masih terus berlangsung.

Korban diketahui bernama Asmadi (45), warga Desa Lubuk Pauh, Kecamatan Gunung Tujuh, Kabupaten Kerinci. Berdasarkan keterangan pihak Basarnas, korban saat ini masih berstatus dalam pencarian (DP).

Kanit Basarnas Solok Selatan, Vivien Handprima, menjelaskan peristiwa tersebut terjadi pada Senin (2/2/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Saat kejadian, korban tengah memancing bersama empat rekannya di sekitar aliran sungai.

Baca Juga :  Dipermalukan Tuan Rumah, Kapten Futsal Korea Selatan Akui Keunggulan Indonesia di Depan Shin Tae-yong  

Menurut saksi mata, Alias (40), warga Gunung Tujuh, insiden bermula ketika korban hendak berpindah posisi memancing. Korban diduga tergelincir di tepian sungai yang licin, lalu terjatuh dan terbawa arus sungai yang cukup deras.

Mendapat laporan kejadian, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, TNI/Polri, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Pemerintah Kabupaten Kerinci, perangkat Desa Gunung Tujuh, serta masyarakat setempat langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pencarian.

Namun hingga berita ini diturunkan, korban belum berhasil ditemukan. Proses pencarian juga menghadapi sejumlah kendala, di antaranya kondisi sungai yang sempit dan curam, serta lokasi kejadian yang berada di wilayah blank spot sehingga menyulitkan komunikasi dan koordinasi tim di lapangan.

Baca Juga :  Makna Ulul Azmi dan Kisah 5 Rasul Pilihan dengan Keteguhan Luar Biasa

Selain itu, kondisi cuaca hujan disertai angin dengan kecepatan sekitar 5 knot turut memengaruhi efektivitas operasi SAR.

Tim gabungan menyatakan pencarian akan terus dilanjutkan dengan tetap mengutamakan keselamatan personel, serta menyesuaikan dengan perkembangan kondisi cuaca dan medan di lokasi kejadian.

Berita Terkait

Kenaikan Tarif Travel Disepakati, Dishub Kerinci Masih Lakukan Pembahasan
Speedboat Wisata Alami Kecelakaan di Danau Kerinci, Kemudi Patah Picu Insiden
DLH Akui Lonjakan Sampah, Penanganan Masih Jadi Tantangan
BMKG: Waspada Hujan Petir di Kerinci dan Sungai Penuh Sore Ini
Solidaritas Kemanusiaan: Karang Taruna Tunas Jaya dan PP-TLS Galang Donasi Terbuka untuk Korban Kebakaran di Koto Datuk
Breaking News! Api Melahap 3 Rumah di Desa Koto Datuk, Warga Panik
Gunung Kerinci Bersiap Sambut Pelari Dunia dalam Ajang Internasional “Kerinci 100” 2026
Uang Palsu Beredar di Hiang Kerinci, Pedagang Resah Minta Polisi Bertindak

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 13:00 WIB

Kenaikan Tarif Travel Disepakati, Dishub Kerinci Masih Lakukan Pembahasan

Senin, 30 Maret 2026 - 23:52 WIB

Speedboat Wisata Alami Kecelakaan di Danau Kerinci, Kemudi Patah Picu Insiden

Senin, 30 Maret 2026 - 17:00 WIB

DLH Akui Lonjakan Sampah, Penanganan Masih Jadi Tantangan

Senin, 30 Maret 2026 - 11:00 WIB

BMKG: Waspada Hujan Petir di Kerinci dan Sungai Penuh Sore Ini

Sabtu, 28 Maret 2026 - 21:21 WIB

Solidaritas Kemanusiaan: Karang Taruna Tunas Jaya dan PP-TLS Galang Donasi Terbuka untuk Korban Kebakaran di Koto Datuk

Berita Terbaru

Budaya dan Wisata

Makna dan Manfaat Kemenyan: Dari Tradisi Kerinci hingga Khasiat Kesehatan

Kamis, 2 Apr 2026 - 23:59 WIB