Liverpool, Pribhumi.com – Liverpool F.C. mengalami penurunan performa drastis di musim Premier League 2025/2026 meski berstatus sebagai juara bertahan. Tim asuhan Arne Slot kini menjadi sorotan tajam akibat hasil buruk yang terus berlanjut.
Sempat tampil meyakinkan di awal musim, skuad yang dipimpin Mohamed Salah berhasil meraih kemenangan dalam lima laga pertama dan memuncaki klasemen sementara. Namun, performa mereka kemudian merosot tajam.
Memasuki akhir September hingga November 2025, Liverpool justru lebih sering menelan kekalahan. Dalam periode tersebut, mereka kalah enam kali dari tujuh pertandingan yang dijalani.
Hingga pekan ke-30, The Reds telah mengoleksi sembilan kekalahan dan kini tertahan di posisi kelima klasemen dengan 49 poin. Mereka terpaut jauh, yakni 21 poin dari Arsenal F.C. yang kokoh di puncak dengan 70 poin.
Penurunan drastis ini menuai kritik keras dari mantan kapten Manchester United F.C., Roy Keane. Ia bahkan menyebut Liverpool sebagai salah satu juara bertahan terburuk dalam sejarah Liga Inggris.
“Melihat mereka juara musim lalu, saya sudah katakan sebelumnya, Liverpool adalah juara yang buruk,” ujar Keane dalam wawancara dengan Sky Sports.
Ia menyoroti selisih poin yang sangat jauh dengan Arsenal sebagai bukti kemunduran signifikan. Menurutnya, performa Liverpool musim ini jauh dari kata layak untuk menyandang status juara bertahan.
Keane juga membandingkan inkonsistensi Liverpool dengan Manchester City F.C. yang dinilainya mampu menjaga standar tinggi dalam perburuan gelar.
“Tahun lalu mereka hanya kalah empat kali, sekarang sudah sembilan. Sulit dipahami bagaimana penurunan ini bisa terjadi,” tegasnya.











