Kerinci Paling Bawah di MTQ Provinsi Jambi 2025, Tokoh Adat Safwandi DPT Soroti Minimnya Pembinaan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 22 November 2025 - 03:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerinci, Pribhumi.com Tokoh adat Kerinci, Safwandi., DPT, menyampaikan kritik pedas atas hasil Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Jambi 2025 di Kabupaten Muaro Jambi. Dalam ajang tersebut, Kabupaten Kerinci harus menerima kenyataan finis di posisi paling akhir dengan perolehan nilai yang sangat jauh tertinggal dari daerah lain.

Menggunakan kias adat, Safwandi menggambarkan kondisi tersebut ibarat ayam sabung yang dilepas ke gelanggang tanpa pernah dipelihara dengan benar oleh tuannya. Ungkapan adat “tibo diternak, ternak dipeliharo” menurutnya merupakan pesan agar siapa pun yang bertanggung jawab mampu memahami peran dan kewajibannya secara sungguh-sungguh.

Baca Juga :  Puluhan Pekerja Pabrik Boneka di Cianjur Alami Histeria Massal, Aktivitas Sempat Terhenti

Sebagai Sekretaris Jenderal Lembaga Adat Melayu Sakti Alam Kerinci, ia menegaskan bahwa hasil memalukan ini harus menjadi bahan evaluasi serius, terutama bagi pemerintah daerah dan dinas terkait. Ia menilai perhatian terhadap pembinaan keagamaan, adat, dan syarak selama ini masih jauh dari optimal.

“Semoga capaian tahun ini dapat menjadi cambuk. Kita berharap pemerintah daerah dan dinas terkait benar-benar berbenah agar Kerinci tidak kembali dipermalukan di gelanggang besar seperti ini,” ujarnya.

Baca Juga :  “Uhang Tuo Dalam Imbo”: Spiritualitas Kerinci yang Menjaga Harmoni Alam dan Manusia

Pada MTQ ke-54 Provinsi Jambi 2025, Kota Jambi tampil sebagai juara umum dengan total nilai 703 poin, disusul Kabupaten Muaro Jambi (532 poin), dan Kabupaten Tanjung Jabung Barat (410 poin). Sementara Kota Sungai Penuh meraih 187 poin.

Di bawahnya terdapat Kabupaten Batanghari (174 poin), Sarolangun (142 poin), Tanjung Jabung Timur (107 poin), Merangin (84 poin), Tebo (79 poin), Bungo (61 poin), dan Kerinci di posisi terakhir dengan hanya 26 poin.

Berita Terkait

Pelunasan Haji 2026 Tahap Pertama Resmi Dibuka, Prioritas untuk Jamaah Lunas Tunda dan Lansia
Festival Budaya Kerinci 2025 “Balik Kudahin” Harus Keluar dari Jerat “Pamer Kostum”
Polsek Tabir Ulu Dorong Perdamaian Warga Muara Jernih Lewat Sidang Adat
Balai Kebudayaan Lampung Segera Berdiri, Fadli Zon Tegaskan Komitmen Pemerintah Perkuat Pelestarian Warisan Budaya
Pemuda Katolik Diminta Aktif Kawal Regulasi Hutan Adat, Menhut Dorong Perda Segera Terbit
Tari Asyik Kerinci: Jejak Tauhid dalam Gerak Melingkar Ritual Leluhur
Integrasi Budaya dan Syiar Islam dalam Tradisi Kerinci serta Konsep Martabat Tujuh
AI Mulai Diarahkan Untuk Mendukung Konservasi Budaya

Berita Terkait

Senin, 24 November 2025 - 17:00 WIB

Pelunasan Haji 2026 Tahap Pertama Resmi Dibuka, Prioritas untuk Jamaah Lunas Tunda dan Lansia

Sabtu, 22 November 2025 - 18:25 WIB

Festival Budaya Kerinci 2025 “Balik Kudahin” Harus Keluar dari Jerat “Pamer Kostum”

Sabtu, 22 November 2025 - 17:10 WIB

Polsek Tabir Ulu Dorong Perdamaian Warga Muara Jernih Lewat Sidang Adat

Sabtu, 22 November 2025 - 15:20 WIB

Balai Kebudayaan Lampung Segera Berdiri, Fadli Zon Tegaskan Komitmen Pemerintah Perkuat Pelestarian Warisan Budaya

Sabtu, 22 November 2025 - 04:09 WIB

Pemuda Katolik Diminta Aktif Kawal Regulasi Hutan Adat, Menhut Dorong Perda Segera Terbit

Berita Terbaru