Jakarta, Pribhumi.com – Pemerintah terus memperkuat kinerja daerah melalui skema penghargaan berbasis capaian. Upaya tersebut diwujudkan dalam agenda Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama detikcom.
Program ini menjadi bagian dari strategi mempererat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong pembangunan yang lebih efektif dan terukur. Dalam kegiatan ini, Kemendagri akan memberikan penghargaan kepada pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota yang menunjukkan kinerja unggul di berbagai sektor prioritas.
Terdapat empat kategori utama dalam penghargaan tersebut, yaitu pengendalian inflasi, penurunan tingkat pengangguran, pengurangan kemiskinan dan stunting, serta creative financing. Keempat kategori ini dipilih karena dinilai menjadi indikator penting dalam keberhasilan pembangunan daerah.
Pada kategori pengendalian inflasi, daerah dinilai berdasarkan kemampuannya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan. Sementara itu, kategori penurunan pengangguran menyoroti upaya pemerintah daerah dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Untuk kategori pengurangan kemiskinan dan stunting, penghargaan diberikan kepada daerah yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program lintas sektor. Adapun kategori creative financing menilai inovasi daerah dalam mengembangkan sumber pembiayaan pembangunan di tengah keterbatasan fiskal.
Kegiatan ini akan dilaksanakan di enam pulau di Indonesia, dengan Pulau Sumatera sebagai lokasi pembuka. Kick off acara dijadwalkan berlangsung pada 25 April 2026 pukul 16.00 WIB di Wyndham Opi Hotel, Palembang.
Selain pemberian penghargaan, rangkaian acara juga akan menghadirkan Forum Akselerator Negeri sebagai wadah kolaborasi nasional. Forum ini dirancang untuk mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, pelaku usaha, investor, UMKM, akademisi, hingga masyarakat umum.
Dalam forum tersebut, akan digelar talk show interaktif serta diskusi panel yang melibatkan Menteri Dalam Negeri bersama kepala daerah se-Sumatera. Sejumlah isu strategis akan dibahas, seperti pengendalian inflasi, pengurangan pengangguran, penanggulangan kemiskinan dan stunting, hingga penguatan pembiayaan kreatif.
Acara ini juga akan dihadiri berbagai lembaga penting, seperti Kementerian Kesehatan, Kementerian Keuangan, Bappenas, dan Badan Pusat Statistik, serta para kepala daerah dari seluruh wilayah Sumatera. Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, dijadwalkan menjadi narasumber utama.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap dapat membangun kolaborasi yang lebih kuat antara pusat dan daerah guna mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mempercepat pemerataan pembangunan di Indonesia.






