Kedigdayaan Melayu Jambi Didorong Jadi Fondasi Pembangunan Nasional: Wagub Sani Buka Seminar di Museum Svarnadvipa

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 8 November 2025 - 10:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jambi, Pribhumi.com — Pemerintah Provinsi Jambi melalui Wakil Gubernur Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I, secara resmi membuka Seminar Nasional Kedigdayaan Melayu Jambi Sebagai Penguatan Arah Pembangunan Nasional, Sabtu (8/11/2025), bertempat di Museum Svarnadvipa Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Muaro Jambi.

Dalam kegiatan yang diinisiasi oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Jambi ini, Wagub Sani hadir mewakili Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., sekaligus membacakan sambutan tertulis dari Gubernur.

Melalui sambutan tersebut, Gubernur Al Haris menyampaikan penghargaan tinggi kepada LAM Jambi yang telah memprakarsai seminar strategis ini, sebagai bentuk refleksi terhadap kekuatan budaya dan sejarah Melayu Jambi dalam konteks pembangunan bangsa.

“Kedigdayaan Melayu Jambi bukan sekadar mengenang masa lampau, tetapi merupakan ajakan untuk menggali kembali nilai-nilai adat dan budaya Melayu sebagai fondasi moral dan spiritual dalam arah pembangunan nasional yang berkarakter dan berkelanjutan,” ujar Al Haris dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wagub Sani.

Dalam sambutannya, Al Haris juga menyinggung perjalanan panjang peradaban Melayu Jambi yang telah tercatat dalam berbagai naskah kuno sejak abad ke-7 Masehi. Jambi disebut sebagai pusat perdagangan dunia dan pintu gerbang penting dalam perjalanan peradaban Nusantara.

Baca Juga :  Laporan Dugaan Korupsi Bandara Depati Parbo Rp24 Miliar Belum Jelas, Disposisi Kejari Sungai Penuh Dipertanyakan

Lebih lanjut, Gubernur menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat hanya diukur dari kemajuan fisik dan ekonomi, melainkan harus berpijak pada nilai-nilai budaya, moral, dan spiritual yang menjadi jati diri masyarakat Melayu Jambi.

Ia optimistis bahwa kearifan lokal Melayu Jambi dapat berperan besar dalam memperkuat good governance serta menjadi sumber inspirasi dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

“Pelestarian budaya harus menjadi gerakan kolektif dan berkelanjutan. Nilai-nilai luhur Melayu hendaknya tertanam dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, sebagai pedoman moral yang memperkokoh karakter bangsa,” tambahnya.

Seminar tersebut juga menghadirkan sejumlah narasumber nasional, antara lain Direktur Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat Kemendikbudristek, Sjamsul Hadi, S.H., M.M., serta pakar arkeologi dari Universitas Indonesia, Prof. Dr. Agus Aris Munandar.

Baca Juga :  Gubernur Jambi Al Haris Sabet Penghargaan Innovative Government Award pada Andalas Award 2025
LAM KERINCI DAN KOTA SUNGAI PENUH BERSAMA KETUA UMUM LAM PROVINSI JAMBI DALAM ACARA SEMINAR NASIONAL ADAT 

Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah, akademisi, dan lembaga adat dalam menjaga eksistensi budaya Melayu sekaligus mengintegrasikannya ke dalam arah pembangunan nasional yang berkeadaban.

Berita Terkait

Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Ekstrem, Jambi Mulai Bersiap
Makna Kerinci sebagai Alam Kunci dalam filosofi Adat
Obsidian Kerap Disangka “Gigi Petir”, Antara Mitos Lokal dan Fakta Ilmiah
Dana Indonesia Raya 2026 Dibuka, Hibah Kebudayaan Rp 500 Miliar Siap Disalurkan
Kemenyan dalam Tradisi Kerinci: Warisan Leluhur, Aroma Spiritual, dan Manfaat Kesehatan
Oknum Polisi di Jambi Diduga Gelapkan Mobil, Bripda MI Ditahan di Patsus
Makna Mendalam Tradisi Tepung Tawar dalam Budaya Melayu: Simbol Doa, Kesucian, dan Kehormatan
Empat ASN Pemkot Jambi Dipecat, Terjerat Pinjol dan Judi Online

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 11:00 WIB

Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Ekstrem, Jambi Mulai Bersiap

Jumat, 3 April 2026 - 17:00 WIB

Makna Kerinci sebagai Alam Kunci dalam filosofi Adat

Jumat, 3 April 2026 - 15:51 WIB

Obsidian Kerap Disangka “Gigi Petir”, Antara Mitos Lokal dan Fakta Ilmiah

Jumat, 3 April 2026 - 15:00 WIB

Dana Indonesia Raya 2026 Dibuka, Hibah Kebudayaan Rp 500 Miliar Siap Disalurkan

Kamis, 2 April 2026 - 23:59 WIB

Kemenyan dalam Tradisi Kerinci: Warisan Leluhur, Aroma Spiritual, dan Manfaat Kesehatan

Berita Terbaru