Kebiasaan Makan Saat Buka Puasa Bisa Picu Kantuk dan Lemas

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com – Rasa ngantuk setelah berbuka puasa sering dianggap hal biasa. Namun menurut Diana Felicia Suganda, kondisi tersebut dapat berkaitan dengan lonjakan gula darah akibat pola makan yang kurang tepat saat berbuka.

Konsumsi minuman atau makanan tinggi gula seperti kolak bersantan, gorengan, dan minuman manis dalam jumlah banyak dapat membuat kadar gula darah naik dengan cepat. Kenaikan drastis ini biasanya diikuti penurunan cepat, sehingga tubuh terasa lemas dan memicu kantuk.

Selain faktor gula darah, makan dalam porsi besar setelah seharian berpuasa juga berpengaruh. Saat makanan masuk dalam jumlah banyak, aliran darah lebih terfokus ke saluran pencernaan untuk membantu proses cerna. Dampaknya, suplai darah ke otak berkurang sementara dan tubuh terasa lebih rileks hingga mengantuk.

Baca Juga :  Kemenkes Tingkatkan Kewaspadaan Usai WHO Tetapkan Ebola Darurat Kesehatan Global

Konsumsi karbohidrat sederhana secara berlebihan juga mempercepat kenaikan dan penurunan gula darah. Kondisi ini membuat tubuh seperti mengalami “crash” yang ditandai rasa lemas mendadak. Ditambah lagi, minuman manis tanpa diimbangi asupan air putih cukup bisa memperparah dehidrasi dan membuat sulit berkonsentrasi.

Baca Juga :  Influencer Bepergian Saat Terkena Campak, Kemenkes Imbau Masyarakat Waspada dan Lakukan Pemantauan Kesehatan

Respons hormon setelah makan turut berperan. Aktivasi sistem saraf parasimpatis membuat tubuh masuk ke fase relaksasi, yang secara alami bisa memicu rasa kantuk.

Untuk menghindari kondisi tersebut, berbuka disarankan dilakukan secara bertahap. Awali dengan air putih dan kurma secukupnya, lalu lanjutkan dengan menu gizi seimbang yang mengandung protein, serat, dan karbohidrat kompleks. Batasi minuman terlalu manis, makan perlahan, serta penuhi kebutuhan cairan hingga waktu sahur agar tubuh tetap bugar selama Ramadan.

 

Berita Terkait

Dokter Bedah Plastik Ingatkan Masyarakat Jangan Tergiur Tren Klinik Korea, Utamakan Keamanan dan Legalitas
7 Cara Menjaga Kesehatan di Usia 40 Tahun ke Atas agar Tetap Bugar dan Produktif
Makan Malam dan Diabetes, Benarkah Ada Kaitannya?
Ramai Diperdebatkan, Ini Penjelasan Dokter soal MPASI Dini dan Waktu yang Tepat untuk Bayi Mulai Makan
Jadwal Tidur Berantakan Bisa Mengancam Kesehatan Jantung
Cara Terbaik Mengolah Ubi Jalar Agar Nutrisi Tetap Maksimal
Posisi Tidur Bisa Picu Kerutan Wajah? Simak Fakta Sleep Wrinkles dan Cara Mencegahnya
10 Menu Pendamping Daging Kurban Anti Kolesterol

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:00 WIB

Dokter Bedah Plastik Ingatkan Masyarakat Jangan Tergiur Tren Klinik Korea, Utamakan Keamanan dan Legalitas

Sabtu, 6 Juni 2026 - 07:00 WIB

7 Cara Menjaga Kesehatan di Usia 40 Tahun ke Atas agar Tetap Bugar dan Produktif

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:49 WIB

Makan Malam dan Diabetes, Benarkah Ada Kaitannya?

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:00 WIB

Ramai Diperdebatkan, Ini Penjelasan Dokter soal MPASI Dini dan Waktu yang Tepat untuk Bayi Mulai Makan

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:00 WIB

Jadwal Tidur Berantakan Bisa Mengancam Kesehatan Jantung

Berita Terbaru