Israel Tarik Pasukan dari Jalur Gaza dalam 24 Jam: Bagian dari Rencana Perdamaian Trump

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Istanbul, Pribhumi.com — Pemerintah Israel mulai menarik sebagian pasukannya dari Jalur Gaza, Palestina, pada Jumat (10/10). Menurut laporan sejumlah media Israel, proses penarikan tersebut akan selesai dalam waktu 24 jam, sesuai dengan kesepakatan yang menjadi bagian dari rencana perdamaian yang diusulkan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Laporan Channel 12 menyebutkan bahwa pasukan militer Israel akan ditarik hingga ke “garis kuning”, yang menjadi batas wilayah sementara berdasarkan rancangan perjanjian yang difasilitasi oleh Amerika Serikat antara Israel dan Hamas.

Baca Juga :  Gencatan Senjata di Gaza Terancam Usai Serangan Udara Israel Tewaskan Lima Warga

Pasukan dilaporkan akan mundur dari sejumlah titik strategis di Gaza bagian selatan, termasuk Rafah dan Khan Yunis, serta dari area utara yang berbatasan langsung dengan Israel.

Sehari sebelumnya, Presiden Trump mengumumkan tercapainya kesepakatan tahap pertama antara Israel dan Hamas, yang mencakup gencatan senjata sementara serta pertukaran tahanan. Perundingan tersebut dilakukan secara tidak langsung di Sharm el-Sheikh, Mesir, dengan keterlibatan mediator dari Turki, Qatar, dan Mesir di bawah pengawasan Amerika Serikat.

Baca Juga :  Hamas Nyatakan Siap Lepas Kendali Gaza, Pemerintahan Akan Dialihkan ke Tim Teknokrat

Sejak pecahnya konflik pada Oktober 2023, serangan militer Israel telah menyebabkan lebih dari 67.000 warga Palestina tewas — sebagian besar di antaranya adalah perempuan dan anak-anak — serta menghancurkan sebagian besar infrastruktur penting di Gaza, menjadikan wilayah itu hampir tidak layak huni.

Berita Terkait

Insiden di Walking Street: Powerbank Terbakar, Turis Belgia Dilarikan ke RS
Dokumen AS Bongkar Email Epstein soal Upaya Menguasai Aset Libya Bernilai Miliaran Dolar
Hamas Nyatakan Siap Lepas Kendali Gaza, Pemerintahan Akan Dialihkan ke Tim Teknokrat
China Eksekusi 11 Anggota Jaringan Scam Myanmar, Terlibat Pembunuhan hingga Kasino Ilegal
Mantan Ibu Negara Korea Selatan Divonis Penjara 20 Bulan dalam Skandal Suap
Ilhan Omar Diserang Saat Orasi di Minnesota, Pelaku Langsung Diamankan Polisi
AS Kerahkan Gugus Tempur Kapal Induk ke Timur Tengah, Trump Pamer Kekuatan di Dekat Iran
Xi Jinping Singkirkan Jenderal Elite, Diduga Bocorkan Rahasia Nuklir China ke AS

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 11:00 WIB

Insiden di Walking Street: Powerbank Terbakar, Turis Belgia Dilarikan ke RS

Senin, 2 Februari 2026 - 09:35 WIB

Dokumen AS Bongkar Email Epstein soal Upaya Menguasai Aset Libya Bernilai Miliaran Dolar

Kamis, 29 Januari 2026 - 22:00 WIB

Hamas Nyatakan Siap Lepas Kendali Gaza, Pemerintahan Akan Dialihkan ke Tim Teknokrat

Kamis, 29 Januari 2026 - 21:00 WIB

China Eksekusi 11 Anggota Jaringan Scam Myanmar, Terlibat Pembunuhan hingga Kasino Ilegal

Rabu, 28 Januari 2026 - 19:00 WIB

Mantan Ibu Negara Korea Selatan Divonis Penjara 20 Bulan dalam Skandal Suap

Berita Terbaru

Nasional

Pejabat Bisa Dipidana Jika Jalan Rusak Sebabkan Kecelakaan

Sabtu, 14 Feb 2026 - 08:45 WIB

Budaya dan Religi

Ramadhan 1447 H Semakin Dekat, Ini Perkiraan Awal Puasa

Jumat, 13 Feb 2026 - 11:28 WIB

Sumbar

Asmadi Hilang Terseret Arus, SAR Tutup Operasi Lapangan

Selasa, 10 Feb 2026 - 17:09 WIB

Sosial

Monadi Soal Danau Kerinci

Selasa, 10 Feb 2026 - 10:39 WIB