Israel Klaim Kuasai Hampir Seluruh Wilayah Udara Teheran

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 8 Maret 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menegaskan negaranya bersama Amerika Serikat akan terus melanjutkan operasi militer terhadap Iran. Ia mengklaim pasukan Israel kini hampir sepenuhnya menguasai wilayah udara ibu kota Iran, Teheran, setelah sepekan melancarkan serangan intensif.

Dalam pernyataan yang dikutip dari AFP pada Minggu (8/3/2026), Netanyahu mengatakan Israel memiliki strategi militer yang terencana untuk menggulingkan pemerintahan Iran.

“Kami memiliki rencana sistematis untuk membasmi rezim Iran dan mencapai berbagai tujuan strategis lainnya,” ujar Netanyahu.

Konflik antara Israel dan Iran meningkat tajam setelah Israel bersama Amerika Serikat melancarkan rangkaian serangan besar pada Sabtu (28/2). Dalam serangan tersebut, pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, dilaporkan tewas.

Baca Juga :  Paspor Malaysia Masuk 3 Terkuat Dunia, Pemerintah Luncurkan Sistem Keamanan Identitas Terbaru

Netanyahu menyampaikan terima kasih kepada rakyat Israel yang mendukung operasi militer tersebut. Ia menegaskan pemerintah dan militer Israel akan terus melanjutkan perang hingga mencapai kemenangan.

“Warga sekalian meminta kami untuk terus melanjutkan perjuangan hingga kemenangan. Saya dapat meyakinkan Anda bahwa kami akan bergerak dengan seluruh kekuatan yang kami miliki,” katanya.

Ia juga menyebut keberhasilan operasi udara yang dilakukan pilot Israel dan Amerika telah memberi keunggulan strategis bagi pasukan sekutu.

Menurutnya, Israel kini hampir sepenuhnya mengendalikan ruang udara Iran setelah serangkaian serangan udara besar-besaran.

Baca Juga :  Pemkab Kerinci Rotasi 28 Pejabat Eselon III, Murison Tekankan Profesionalisme ASN

“Kami telah memperoleh kendali hampir penuh atas wilayah udara,” ujarnya.

Dalam pesannya kepada masyarakat Iran, Netanyahu menyatakan bahwa “momen kebenaran” akan segera datang. Ia mengklaim Israel berupaya membantu rakyat Iran terbebas dari apa yang disebutnya sebagai “belenggu tirani”.

Netanyahu juga menilai operasi militer tersebut telah mengubah dinamika kekuatan di kawasan Timur Tengah.

Sebelumnya, militer Israel mengungkapkan bahwa selama minggu pertama konflik, mereka telah melancarkan sekitar 3.400 serangan ke berbagai target di Iran. Dalam operasi itu, sekitar 7.500 amunisi dijatuhkan ke sejumlah lokasi strategis.

Berita Terkait

Rusia Hentikan Ekspor Bensin Mulai April 2026, Stabilitas Domestik Jadi Prioritas
Dua Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PBB Selidiki Ledakan yang Hantam Pasukan UNIFIL
Kim Jong Un Awasi Uji Mesin Roket Canggih, Korea Utara Percepat Ambisi Rudal Global
Gelombang Demonstrasi “No Kings” Guncang AS, Jutaan Warga Tuntut Donald Trump Mundur
Zulhas Pastikan Pangan Indonesia Aman, Tak Bergantung pada Timur Tengah
Ratusan Penumpang Terlantar, Gangguan Penerbangan Meluas di Arab Saudi
Serangan Balasan Iran Hantam Pangkalan AS di Arab Saudi, Belasan Tentara Terluka
Serangan Israel ke Beirut Selatan Memanas, Hizbullah Tolak Gencatan Senjata

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:00 WIB

Rusia Hentikan Ekspor Bensin Mulai April 2026, Stabilitas Domestik Jadi Prioritas

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:00 WIB

Dua Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PBB Selidiki Ledakan yang Hantam Pasukan UNIFIL

Minggu, 29 Maret 2026 - 23:59 WIB

Kim Jong Un Awasi Uji Mesin Roket Canggih, Korea Utara Percepat Ambisi Rudal Global

Minggu, 29 Maret 2026 - 15:00 WIB

Gelombang Demonstrasi “No Kings” Guncang AS, Jutaan Warga Tuntut Donald Trump Mundur

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:00 WIB

Zulhas Pastikan Pangan Indonesia Aman, Tak Bergantung pada Timur Tengah

Berita Terbaru

Budaya dan Wisata

Makna dan Manfaat Kemenyan: Dari Tradisi Kerinci hingga Khasiat Kesehatan

Kamis, 2 Apr 2026 - 23:59 WIB