Jakarta, Pribhumi.com – Sejumlah insiden dan pelanggaran mewarnai gelaran MotoGP Amerika Serikat 2026, dengan beberapa pebalap harus menerima hukuman dari penyelenggara, termasuk juara bertahan Marc Marquez.
Rangkaian kejadian bermula sejak sesi kualifikasi yang berlangsung di Circuit of The Americas pada Sabtu (28/3/2026) malam WIB. Dalam sesi tersebut, Marc Marquez mengalami gangguan saat melaju setelah terhalang oleh Marco Bezzecchi dan Luca Marini.
Pihak MotoGP kemudian melakukan investigasi dan memutuskan bahwa Bezzecchi serta Marini bersalah. Keduanya dijatuhi penalti mundur dua posisi start. Akibatnya, Bezzecchi yang awalnya berada di posisi kedua harus turun ke posisi keempat, sementara Pedro Acosta naik ke posisi ketiga diikuti Francesco Bagnaia.
Hal serupa dialami Marini yang harus memulai balapan dari posisi ke-11, turun dari posisi semula di urutan kesembilan.
Tak hanya itu, Marc Marquez yang sebelumnya menjadi korban di sesi kualifikasi juga tak luput dari hukuman. Pebalap Ducati tersebut dinilai melakukan kesalahan saat Sprint Race setelah terjatuh dan menyeret Fabio Di Giannantonio keluar lintasan.
Atas insiden tersebut, Marquez dikenai penalti long lap untuk balapan utama. Ia pun mengakui kesalahannya dan menerima sanksi yang diberikan.
Sementara itu, Pedro Acosta yang sempat finis di posisi ketiga pada Sprint Race harus menerima hukuman tambahan. Pebalap Red Bull KTM itu dinyatakan tidak lolos pemeriksaan tekanan ban usai balapan dan dijatuhi penalti waktu delapan detik.
Hukuman tersebut membuat Acosta turun ke posisi kedelapan. Situasi ini menguntungkan Enea Bastianini yang sebelumnya finis keempat, sehingga naik ke posisi ketiga.
Adapun kemenangan Sprint Race berhasil diraih oleh Jorge Martin. Ia sukses menyalip Francesco Bagnaia pada putaran terakhir untuk mengamankan posisi terdepan, sementara Bagnaia harus puas finis sebagai runner-up.











