Hindari 9 Kebiasaan yang Bisa Merugikan Tubuh Saat Puasa

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 27 Februari 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan, Pribhumi.com – Bulan Ramadan menjadi waktu yang istimewa bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah sekaligus memperbaiki pola hidup. Namun, tanpa disadari masih ada kebiasaan yang justru mengganggu kesehatan dan menurunkan kualitas puasa. Padahal, menjaga tubuh tetap bugar merupakan bagian penting agar ibadah berjalan lancar hingga akhir bulan.

Berikut beberapa kebiasaan yang sebaiknya ditinggalkan selama menjalani puasa.

Mengabaikan sahur adalah salah satu kesalahan yang cukup sering terjadi. Sahur berperan penting sebagai sumber energi sepanjang hari. Tanpa asupan yang cukup, tubuh lebih mudah lemas, sulit fokus, dan berisiko mengalami dehidrasi. Pilihan makanan bergizi seimbang seperti karbohidrat kompleks, protein, dan serat membantu energi bertahan lebih lama.

Kebiasaan lain yang perlu dihindari adalah makan berlebihan saat berbuka. Setelah seharian menahan lapar, sebagian orang langsung menyantap makanan dalam jumlah besar. Cara ini dapat membuat sistem pencernaan kaget dan memicu rasa tidak nyaman pada lambung. Berbuka secara bertahap, dimulai dengan air putih dan makanan ringan, lebih dianjurkan sebelum menyantap hidangan utama.

Baca Juga :  Antisipasi DBD, Puskesmas Semurup Turun Langsung Lakukan Fogging

Kurangnya asupan cairan juga menjadi persoalan umum. Meski tidak minum di siang hari, kebutuhan air tetap harus terpenuhi antara waktu berbuka hingga sahur. Mengatur pola minum secara teratur membantu mencegah dehidrasi dan menjaga stamina.

Begadang tanpa alasan penting turut berdampak pada kondisi tubuh. Kurang tidur membuat konsentrasi menurun dan tubuh terasa lelah saat berpuasa. Mengatur waktu istirahat yang cukup membantu menjaga produktivitas dan semangat beribadah.

Selain itu, konsumsi makanan manis dan gorengan secara berlebihan juga kurang baik. Lonjakan gula darah yang cepat dapat menyebabkan tubuh mudah lemas setelahnya. Pola makan seimbang tetap menjadi kunci agar tubuh stabil dan sehat.

Bermalas-malasan sepanjang hari juga bukan pilihan tepat. Aktivitas ringan seperti berjalan santai atau peregangan justru membantu menjaga metabolisme tetap aktif.

Baca Juga :  Pelajar SMP di Ogan Ilir Meninggal Usai Latihan Silat, Keluarga Temukan Luka Lebam di Tubuh Korban

Konsumsi minuman berkafein secara berlebihan saat sahur sebaiknya dibatasi karena dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil dan mempercepat kehilangan cairan tubuh.

Kebiasaan menghabiskan waktu hingga larut malam untuk aktivitas yang kurang bermanfaat juga dapat mengurangi kualitas puasa. Ramadan seharusnya menjadi momen memperbaiki manajemen waktu dan memperbanyak kegiatan positif.

Yang tidak kalah penting adalah menjaga emosi. Puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga mengendalikan diri. Mengelola emosi dengan baik akan menjaga nilai ibadah tetap utuh.

Berdasarkan anjuran dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, menjaga pola makan, kecukupan cairan, serta istirahat yang cukup sangat dianjurkan agar puasa tetap sehat dan optimal.

Dengan menghindari berbagai kebiasaan tersebut, Ramadan dapat dijalani dengan tubuh yang lebih bugar dan ibadah yang lebih khusyuk. Momentum ini bukan hanya soal menahan diri, tetapi juga kesempatan membentuk gaya hidup yang lebih baik.

Berita Terkait

Waspadai 5 Tanda Penyakit Ginjal yang Sering Diabaikan
Teh Hijau atau Kopi Hitam, Mana yang Lebih Efektif Membantu Menurunkan Berat Badan? Ini Penjelasannya
297 Calon Dokter Terancam Kehilangan Kesempatan Lulus, Kemenkes Soroti Masalah Retaker UKNPDPD
Kenali Alasan Harus Pasang Ring Jantung, Biaya hingga Cara Ditanggung BPJS Kesehatan
Dokter Bedah Plastik Ingatkan Masyarakat Jangan Tergiur Tren Klinik Korea, Utamakan Keamanan dan Legalitas
7 Cara Menjaga Kesehatan di Usia 40 Tahun ke Atas agar Tetap Bugar dan Produktif
Makan Malam dan Diabetes, Benarkah Ada Kaitannya?
Ramai Diperdebatkan, Ini Penjelasan Dokter soal MPASI Dini dan Waktu yang Tepat untuk Bayi Mulai Makan

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:00 WIB

Waspadai 5 Tanda Penyakit Ginjal yang Sering Diabaikan

Minggu, 28 Juni 2026 - 03:00 WIB

Teh Hijau atau Kopi Hitam, Mana yang Lebih Efektif Membantu Menurunkan Berat Badan? Ini Penjelasannya

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:00 WIB

297 Calon Dokter Terancam Kehilangan Kesempatan Lulus, Kemenkes Soroti Masalah Retaker UKNPDPD

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:00 WIB

Kenali Alasan Harus Pasang Ring Jantung, Biaya hingga Cara Ditanggung BPJS Kesehatan

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:00 WIB

Dokter Bedah Plastik Ingatkan Masyarakat Jangan Tergiur Tren Klinik Korea, Utamakan Keamanan dan Legalitas

Berita Terbaru

Budaya dan Wisata

IAIN Kerinci Gali Sejarah Pemerintahan Tradisional Lewat Pemerhati Adat

Minggu, 19 Jul 2026 - 11:00 WIB