Tokyo, Pribhumi.com — Jepang kembali meningkatkan kewaspadaan bencana alam setelah gempa bumi bermagnitudo 6,7 mengguncang wilayah lepas pantai Prefektur Aomori, Jumat (waktu setempat). Gempa yang terjadi di Samudra Pasifik tersebut mendorong otoritas setempat mengeluarkan peringatan tsunami untuk sejumlah wilayah di bagian utara dan timur laut Jepang.
Badan Meteorologi Jepang (JMA) melaporkan, gempa terjadi pada pukul 11.44 waktu setempat atau 09.44 WIB dengan pusat gempa berada di lepas pantai timur Aomori pada kedalaman sekitar 20 kilometer. Akibat guncangan tersebut, wilayah pesisir Pasifik Hokkaido serta Prefektur Aomori, Iwate, dan Miyagi diperkirakan berpotensi terdampak tsunami dengan ketinggian hingga 1 meter.
Pemerintah Jepang mengimbau masyarakat yang berada di wilayah pesisir untuk tetap waspada dan mengikuti arahan evakuasi dari otoritas setempat guna mengantisipasi dampak lanjutan. Aktivitas maritim di sejumlah wilayah juga diminta untuk sementara dihentikan demi keselamatan.
Gempa ini terjadi hanya berselang empat hari setelah gempa kuat bermagnitudo 7,5 mengguncang perairan yang sama pada Senin (8/12). Saat itu, pemerintah Jepang telah mengeluarkan peringatan terkait kemungkinan terjadinya gempa susulan dengan kekuatan setara atau bahkan lebih besar dalam beberapa hari ke depan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan besar akibat gempa terbaru tersebut. Otoritas Jepang terus memantau perkembangan situasi serta potensi aktivitas seismik lanjutan di kawasan tersebut.
Sumber Berita: Kyodo-OANA











