Gempa M 6,7 Guncang Lepas Pantai Aomori, Jepang Keluarkan Peringatan Tsunami

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tokyo, Pribhumi.com Jepang kembali meningkatkan kewaspadaan bencana alam setelah gempa bumi bermagnitudo 6,7 mengguncang wilayah lepas pantai Prefektur Aomori, Jumat (waktu setempat). Gempa yang terjadi di Samudra Pasifik tersebut mendorong otoritas setempat mengeluarkan peringatan tsunami untuk sejumlah wilayah di bagian utara dan timur laut Jepang.

Badan Meteorologi Jepang (JMA) melaporkan, gempa terjadi pada pukul 11.44 waktu setempat atau 09.44 WIB dengan pusat gempa berada di lepas pantai timur Aomori pada kedalaman sekitar 20 kilometer. Akibat guncangan tersebut, wilayah pesisir Pasifik Hokkaido serta Prefektur Aomori, Iwate, dan Miyagi diperkirakan berpotensi terdampak tsunami dengan ketinggian hingga 1 meter.

Baca Juga :  Indonesia Siap Berkontribusi di Misi Stabilitas Gaza, Tunggu Instruksi Presiden

Pemerintah Jepang mengimbau masyarakat yang berada di wilayah pesisir untuk tetap waspada dan mengikuti arahan evakuasi dari otoritas setempat guna mengantisipasi dampak lanjutan. Aktivitas maritim di sejumlah wilayah juga diminta untuk sementara dihentikan demi keselamatan.

Gempa ini terjadi hanya berselang empat hari setelah gempa kuat bermagnitudo 7,5 mengguncang perairan yang sama pada Senin (8/12). Saat itu, pemerintah Jepang telah mengeluarkan peringatan terkait kemungkinan terjadinya gempa susulan dengan kekuatan setara atau bahkan lebih besar dalam beberapa hari ke depan.

Baca Juga :  Warga Desa Baru Penderita Kanker Getah Bening Butuh Uluran Tangan, Pemuda dan ISKI Lakukan Aksi Solidaritas

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan besar akibat gempa terbaru tersebut. Otoritas Jepang terus memantau perkembangan situasi serta potensi aktivitas seismik lanjutan di kawasan tersebut.

Sumber Berita: Kyodo-OANA

Berita Terkait

Relokasi Ratusan Ribu Makam di Da Nang, Proyek Ambisius Demi Kereta Cepat dan Kota Modern
Rusia Hentikan Ekspor Bensin Mulai April 2026, Stabilitas Domestik Jadi Prioritas
Dua Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PBB Selidiki Ledakan yang Hantam Pasukan UNIFIL
Kim Jong Un Awasi Uji Mesin Roket Canggih, Korea Utara Percepat Ambisi Rudal Global
Gelombang Demonstrasi “No Kings” Guncang AS, Jutaan Warga Tuntut Donald Trump Mundur
Zulhas Pastikan Pangan Indonesia Aman, Tak Bergantung pada Timur Tengah
Ratusan Penumpang Terlantar, Gangguan Penerbangan Meluas di Arab Saudi
Serangan Balasan Iran Hantam Pangkalan AS di Arab Saudi, Belasan Tentara Terluka

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 23:00 WIB

Relokasi Ratusan Ribu Makam di Da Nang, Proyek Ambisius Demi Kereta Cepat dan Kota Modern

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:00 WIB

Rusia Hentikan Ekspor Bensin Mulai April 2026, Stabilitas Domestik Jadi Prioritas

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:00 WIB

Dua Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PBB Selidiki Ledakan yang Hantam Pasukan UNIFIL

Minggu, 29 Maret 2026 - 23:59 WIB

Kim Jong Un Awasi Uji Mesin Roket Canggih, Korea Utara Percepat Ambisi Rudal Global

Minggu, 29 Maret 2026 - 15:00 WIB

Gelombang Demonstrasi “No Kings” Guncang AS, Jutaan Warga Tuntut Donald Trump Mundur

Berita Terbaru

Tips dan informasi

5 Sikap Penting untuk Mendewasakan Diri di Tengah Tantangan Hidup

Minggu, 5 Apr 2026 - 17:00 WIB