Fadli Zon Percepat Revitalisasi Museum Nasional dan Daerah

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 15 Oktober 2025 - 07:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com — Kementerian Kebudayaan di bawah kepemimpinan Menteri Fadli Zon mengumumkan program percepatan revitalisasi untuk museum-museum yang dikelola Badan Layanan Umum Museum dan Cagar Budaya (MCB). Langkah ini bertujuan menjadikan museum sebagai garda terdepan dalam pelestarian budaya sekaligus destinasi edukatif yang menarik bagi masyarakat.

“Kami tengah mendorong percepatan revitalisasi museum-museum yang berada di bawah naungan MCB, dimulai dari Museum Nasional sebagai prioritas utama,” ujar Fadli Zon saat berbicara dalam temu media di Jakarta, Selasa.

Revitalisasi ini diharapkan dapat menjadikan museum milik pemerintah sebagai tolok ukur (benchmark) bagi museum-museum lainnya dalam hal pengelolaan, tampilan, dan pelayanan publik. Pemerintah telah menyiapkan anggaran bernilai miliaran rupiah untuk mendukung upaya pembaruan tersebut.

Baca Juga :  Balai Kebudayaan Lampung Segera Berdiri, Fadli Zon Tegaskan Komitmen Pemerintah Perkuat Pelestarian Warisan Budaya

Salah satu langkah konkret adalah rencana pengalihan pintu masuk pengunjung Museum Nasional ke bagian tengah bangunan, tepatnya melalui Hall Majapahit yang lebih luas dan mampu menampung ribuan orang. Strategi ini dirancang untuk mengelola arus pengunjung yang kerap membludak, terutama di musim liburan.

“Pada musim ramai, jumlah pengunjung Museum Nasional pernah menembus angka 12.750 orang dalam sehari. Kami menargetkan dengan pembenahan fasilitas dan tata kelola yang baik, kunjungan harian bisa mencapai 20.000 orang,” tambah Fadli.

Ia juga menekankan bahwa museum bukan sekadar tempat penyimpanan artefak, melainkan cerminan budaya dan peradaban bangsa.

Baca Juga :  PERJALANAN LELUHUR KALBU IJUNG SKU LAMAT Menghubungkan Jalur Kekerabatan Semurup – Semerap

“Museum adalah wajah depan suatu negara, bukan wajah belakang. Maka dari itu, pengelola museum harus terus berbenah dan meningkatkan mutu pelayanan,” tegasnya.

Kepala Museum dan Cagar Budaya, Abi Kusno Lubis, menyatakan bahwa proses revitalisasi dilakukan secara bertahap, tidak hanya di Jakarta, tetapi juga mencakup museum-museum di berbagai daerah.

“Saat ini, BLU Museum dan Cagar Budaya mengelola total 18 museum dan 34 situs cagar budaya di Indonesia. Revitalisasi akan kami lakukan secara berkelanjutan,” jelas Abi Kusno.

Program ini sejalan dengan visi Kementerian Kebudayaan dalam memperkuat peran museum sebagai pusat edukasi, pariwisata budaya, dan sumber inspirasi generasi muda.

Berita Terkait

Budayawan Kerinci M. Ali Surahman Tutup Usia, Dunia Sejarah dan Adat Kehilangan Sosok Berdedikasi
Sekjend Lembaga Adat Sakti Alam Kerinci Soroti Dugaan PETI Sungai Penetai, Kapolres Pastikan Personel Turun ke Lokasi
Merawat Marwah yang Tergadai: Mengembalikan Ruh Adat Kerinci di Tengah Pusaran Seremoni dan Kepentingan Politik
Bahas Sejarah Tombak Belang Berjanggut Jenggi, Pemangku Adat Sungai Penuh Sambangi Sanggaran Agung
“Jangan Salah Tafsir! Di Balik Simbol Rumah Gedang Ada Petuah, Hikmah dan Amanah Sko”
Silaf dan Asik dalam Adat Kerinci: Jangan Menilai Tradisi Hanya dari Apa yang Tampak
PERJALANAN LELUHUR KALBU IJUNG SKU LAMAT Menghubungkan Jalur Kekerabatan Semurup – Semerap
Melayu Bukan Sekadar Etnis, Melainkan Ruang Kebudayaan yang Mempertemukan Beragam Identitas

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Budayawan Kerinci M. Ali Surahman Tutup Usia, Dunia Sejarah dan Adat Kehilangan Sosok Berdedikasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Sekjend Lembaga Adat Sakti Alam Kerinci Soroti Dugaan PETI Sungai Penetai, Kapolres Pastikan Personel Turun ke Lokasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:22 WIB

Merawat Marwah yang Tergadai: Mengembalikan Ruh Adat Kerinci di Tengah Pusaran Seremoni dan Kepentingan Politik

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:58 WIB

Bahas Sejarah Tombak Belang Berjanggut Jenggi, Pemangku Adat Sungai Penuh Sambangi Sanggaran Agung

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:55 WIB

“Jangan Salah Tafsir! Di Balik Simbol Rumah Gedang Ada Petuah, Hikmah dan Amanah Sko”

Berita Terbaru