Bawang Putih Berubah Biru atau Hijau, Aman Dikonsumsi atau Berbahaya?

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jambi, Pribhumi.com – Banyak orang kerap merasa khawatir saat menemukan bawang putih berubah warna menjadi kebiruan atau kehijauan, terutama saat digunakan dalam masakan. Perubahan warna yang mencolok ini sering dianggap sebagai tanda bawang sudah rusak atau terkontaminasi zat berbahaya.

Namun, fakta ilmiah menunjukkan bahwa fenomena tersebut justru merupakan reaksi alami yang tidak berbahaya. Perubahan warna biasanya terjadi ketika bawang putih direndam atau dimasak bersama bahan yang bersifat asam, seperti cuka.

Mengutip laporan dari media internasional, reaksi ini dipicu oleh senyawa alami dalam bawang putih, termasuk pigmen antosianin, yang bereaksi dengan kondisi asam. Selain itu, bawang putih yang masih muda, bertunas, atau sudah lama disimpan cenderung lebih mudah mengalami perubahan warna.

Baca Juga :  Gunung Ibu Kembali Erupsi, Abu Vulkanik Membumbung 600 Meter di Halmahera Barat

Faktor lain seperti kandungan logam dalam air atau peralatan memasak juga dapat mempercepat munculnya warna hijau atau biru. Dalam kajian ilmu pangan, reaksi enzim antara senyawa sulfur alami seperti allicin dan enzim alliinase turut berperan dalam proses perubahan warna tersebut.

Baca Juga :  Bupati Kerinci Serahkan 2.733 SK PPPK Paruh Waktu Formasi 2025, Tegaskan Pengabdian dan Disiplin Aparatur

Meski terlihat tidak biasa, bawang putih yang berubah menjadi biru atau hijau tetap aman untuk dikonsumsi selama tidak menunjukkan tanda-tanda pembusukan seperti bau menyengat atau tekstur yang lembek.

Perubahan warna ini umumnya hanya memengaruhi tampilan, bukan kualitas atau keamanan pangan. Namun, bagi yang ingin menghindari perubahan warna, disarankan menggunakan bawang putih segar yang sudah matang sempurna, terutama saat mengolah makanan berbahan asam seperti acar.

Berita Terkait

Waspadai 5 Tanda Penyakit Ginjal yang Sering Diabaikan
Teh Hijau atau Kopi Hitam, Mana yang Lebih Efektif Membantu Menurunkan Berat Badan? Ini Penjelasannya
297 Calon Dokter Terancam Kehilangan Kesempatan Lulus, Kemenkes Soroti Masalah Retaker UKNPDPD
Kenali Alasan Harus Pasang Ring Jantung, Biaya hingga Cara Ditanggung BPJS Kesehatan
Dokter Bedah Plastik Ingatkan Masyarakat Jangan Tergiur Tren Klinik Korea, Utamakan Keamanan dan Legalitas
7 Cara Menjaga Kesehatan di Usia 40 Tahun ke Atas agar Tetap Bugar dan Produktif
Makan Malam dan Diabetes, Benarkah Ada Kaitannya?
Ramai Diperdebatkan, Ini Penjelasan Dokter soal MPASI Dini dan Waktu yang Tepat untuk Bayi Mulai Makan

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:00 WIB

Waspadai 5 Tanda Penyakit Ginjal yang Sering Diabaikan

Minggu, 28 Juni 2026 - 03:00 WIB

Teh Hijau atau Kopi Hitam, Mana yang Lebih Efektif Membantu Menurunkan Berat Badan? Ini Penjelasannya

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:00 WIB

297 Calon Dokter Terancam Kehilangan Kesempatan Lulus, Kemenkes Soroti Masalah Retaker UKNPDPD

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:00 WIB

Kenali Alasan Harus Pasang Ring Jantung, Biaya hingga Cara Ditanggung BPJS Kesehatan

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:00 WIB

Dokter Bedah Plastik Ingatkan Masyarakat Jangan Tergiur Tren Klinik Korea, Utamakan Keamanan dan Legalitas

Berita Terbaru

Budaya dan Wisata

IAIN Kerinci Gali Sejarah Pemerintahan Tradisional Lewat Pemerhati Adat

Minggu, 19 Jul 2026 - 11:00 WIB