Jakarta, Pribhumi.com – PT PLN (Persero) memperkuat langkah menuju transisi energi nasional dengan meluncurkan proyek strategis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Mentari Nusantara I. Proyek ini memiliki kapasitas besar mencapai 1,225 gigawatt dan menjadi bagian penting dalam upaya mencapai target Net Zero Emission (NZE) pada 2060 atau lebih cepat.
Pelaksanaan proyek dilakukan melalui skema inovatif bertajuk “GIGA ONE”, yaitu model pengadaan terintegrasi yang menggabungkan sejumlah proyek dalam satu paket strategis. Proses tender resmi proyek ini telah dimulai sejak 30 April 2026.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menjelaskan bahwa pendekatan bundling dalam GIGA ONE memberikan berbagai keuntungan, mulai dari efisiensi proses hingga peningkatan kelayakan investasi. Dengan sistem ini, proyek dinilai lebih menarik bagi investor karena memiliki kepastian yang lebih tinggi serta skala ekonomi yang lebih optimal.
Ia menambahkan, proyek ini tidak hanya berfokus pada penyediaan energi bersih, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja ramah lingkungan atau green jobs.
Sementara itu, Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN, Suroso Isnandar, menyebut proyek ini sebagai program unggulan yang akan menjadi penggerak awal dalam mendukung ambisi pemerintah membangun kapasitas PLTS hingga 100 gigawatt.
Menurutnya, GIGA ONE bukan sekadar pembangunan pembangkit listrik, melainkan langkah strategis dalam membangun ekosistem industri energi bersih yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Program ini juga diarahkan untuk meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), sehingga memperkuat industri manufaktur nasional dan rantai pasok dalam negeri.
PLTS Mentari Nusantara I akan tersebar di berbagai wilayah Indonesia, dengan rincian kapasitas meliputi Sumatra sebesar 35 MW, Kalimantan 340 MW, Jawa 600 MW, Sulawesi 50 MW, Nusa Tenggara Barat 80 MW, serta Maluku dan Papua sebesar 120 MW. Seluruh proyek ditargetkan mulai beroperasi secara komersial pada 2029.
Ke depan, konsep GIGA ONE juga akan diterapkan pada pengembangan energi terbarukan lainnya, seperti pembangkit listrik tenaga air, angin, serta sistem penyimpanan energi berbasis baterai (BESS). Langkah ini menjadi bagian dari transformasi besar sektor ketenagalistrikan Indonesia menuju sistem energi yang lebih bersih, mandiri, dan berdaya saing.
PLN menilai GIGA ONE sebagai tonggak baru dalam pengadaan energi terbarukan di Indonesia sekaligus fondasi penting dalam perjalanan menuju kedaulatan energi nasional.






