BPK Temukan Penyimpangan Dana Haji Rp161,73 Miliar, Ribuan Jemaah Tak Sesuai Kriteria Diberangkatkan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com — Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengungkap adanya penyimpangan dalam penggunaan dana haji pada penyelenggaraan ibadah haji 1446H/2025M. Dalam laporan resminya, ditemukan dana sebesar Rp161,73 miliar digunakan tidak sesuai peruntukan, yakni untuk membiayai jemaah yang tidak memenuhi kriteria keberangkatan.

Temuan tersebut tercantum dalam Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) II-2025. BPK mencatat sebanyak 4.760 jemaah menerima subsidi dari Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH), meskipun secara aturan mereka tidak seharusnya diberangkatkan pada tahun tersebut.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 504 jemaah diketahui telah menunaikan ibadah haji dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Selain itu, 2.682 jemaah masuk melalui skema penggabungan mahram yang tidak memiliki hubungan keluarga sah, sementara 1.574 jemaah lainnya merupakan hasil pelimpahan porsi yang tidak sesuai ketentuan.

Baca Juga :  Inul Daratista Batalkan Umrah, Khawatir Konflik Timur Tengah Ganggu Keamanan Penerbangan

BPK menilai praktik ini tidak hanya membebani keuangan haji, tetapi juga merugikan jemaah lain yang telah memenuhi syarat namun harus tertunda keberangkatannya. Dalam laporan itu disebutkan bahwa penggunaan BPIH menjadi tidak tepat sasaran dan mengganggu sistem antrean yang seharusnya berjalan adil.

Sebagai tindak lanjut, BPK merekomendasikan pemerintah untuk memperbaiki tata kelola data serta distribusi kuota jemaah haji. Langkah yang disarankan mencakup verifikasi data kependudukan secara lebih ketat, serta penertiban praktik penggabungan mahram dan pelimpahan porsi yang tidak sesuai aturan.

Baca Juga :  Dapunta Hyang dan Legitimasi Kekuasaan dari Hulu ke Hilir

Selain itu, BPK juga mendorong peningkatan koordinasi antar kementerian dan lembaga terkait guna memastikan proses seleksi jemaah berjalan lebih akurat dan transparan di masa mendatang.

Temuan ini menjadi perhatian serius karena menyangkut pengelolaan dana masyarakat yang digunakan untuk kepentingan ibadah. BPK menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi serta akurasi data dalam menjaga integritas penyelenggaraan haji.

Secara keseluruhan, pemeriksaan kinerja atas penyelenggaraan haji 1446H/2025M mengungkap 14 temuan dengan 17 permasalahan terkait ketidakefektifan. Sementara itu, pemeriksaan kepatuhan menemukan 14 temuan lainnya yang mencakup 22 permasalahan, termasuk kelemahan sistem pengendalian intern, ketidakpatuhan senilai Rp5,89 miliar, serta persoalan efisiensi dan efektivitas sebesar Rp697,14 juta.

 

Berita Terkait

WN India Diamankan di Bandara Juanda, Diduga Selundupkan 1,14 Kg Serbuk Emas ke Malaysia
Sidang Korupsi Kuota Haji, Khalid Basalamah Benarkan Uang US$354.500 Jadi Barang Bukti
Wakapolda Jambi Bersama Tokoh Agama Hadiri Haul Akbar dan Harlah Al-Hidayah
Jadwal Lengkap Puasa Sunah Oktober–November 2026: Senin-Kamis, Ayyamul Bidh, dan Daud
Kasus Dugaan Penipuan Rekrutmen Bintara Polri 2026, Polda Jambi Tetapkan Dua Personel Dipecat
Polda Jambi Bongkar Dugaan PETI di Bungo, 3 Tersangka dan 2 Excavator Diamankan
Sekjend Lembaga Adat Sakti Alam Kerinci Soroti Dugaan PETI Sungai Penetai, Kapolres Pastikan Personel Turun ke Lokasi
Kapolres Kerinci AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro Turunkan Tim, Verifikasi Dugaan PETI di Sungai Penetai

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:45 WIB

WN India Diamankan di Bandara Juanda, Diduga Selundupkan 1,14 Kg Serbuk Emas ke Malaysia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:42 WIB

Sidang Korupsi Kuota Haji, Khalid Basalamah Benarkan Uang US$354.500 Jadi Barang Bukti

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:58 WIB

Wakapolda Jambi Bersama Tokoh Agama Hadiri Haul Akbar dan Harlah Al-Hidayah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:28 WIB

Jadwal Lengkap Puasa Sunah Oktober–November 2026: Senin-Kamis, Ayyamul Bidh, dan Daud

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:07 WIB

Kasus Dugaan Penipuan Rekrutmen Bintara Polri 2026, Polda Jambi Tetapkan Dua Personel Dipecat

Berita Terbaru

Tips dan informasi

Audit Rumah Tasya Farasya Ungkap Besi dan Mutu Beton Tak Sesuai Spesifikasi

Kamis, 29 Okt 2026 - 11:03 WIB