Palembang, Pribhumi.com — Keberangkatan lima jemaah haji asal Kota Palembang yang tergabung dalam Kloter 4 Embarkasi Palembang terpaksa ditunda akibat kondisi kesehatan yang belum memungkinkan untuk melakukan perjalanan jauh.
Dari total 444 jemaah yang masuk ke Asrama Haji Sumatera Selatan, hanya 439 orang yang diberangkatkan ke Tanah Suci pada Minggu (26/4/2026). Sementara lima jemaah lainnya masih harus menjalani pemantauan medis lebih lanjut.
Adapun jemaah yang tertunda keberangkatannya yakni Suryani Abu Bakar (66), Ian Handayani (53), Muhammad Natsir Azmy (80), Sukardi Husin Mat Husin (69), dan Muinuddin Muhammad Zaini (70).
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Selatan, M. Arkan Nurwahiddin, menegaskan bahwa hak para jemaah untuk menunaikan ibadah haji tetap menjadi prioritas utama. Pihaknya memastikan kelima jemaah tersebut akan diberangkatkan setelah kondisi kesehatan mereka dinyatakan pulih oleh tim medis.
“Kami terus memantau kondisi mereka secara intensif. Jika sudah dinyatakan laik terbang atau fit to fly, mereka akan diberangkatkan bersama kloter berikutnya,” ujarnya.
Dengan keberangkatan Kloter 4 ini, total jemaah haji yang telah diberangkatkan melalui Embarkasi Palembang mencapai 1.766 orang, termasuk 16 petugas kloter yang mendampingi jemaah selama perjalanan hingga di Arab Saudi.
Sementara itu, Staf Ahli Kementerian Haji dan Umrah, Ramadhan Harisman, mengingatkan para jemaah mengenai tantangan cuaca ekstrem di Arab Saudi. Ia menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik agar ibadah haji dapat dijalankan dengan optimal.
“Ibadah haji membutuhkan ketahanan fisik yang prima. Suhu di Arab Saudi jauh lebih tinggi dibandingkan Indonesia. Jemaah harus disiplin menjaga asupan cairan dan pola makan,” katanya.






