Prasasti Tanduk Aksara Rencong di Mendapo Limo Dusun, Ungkap Silsilah Datuk Caya Depati

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 26 April 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sungai Penuh, Pribhumi.com — Sebuah peninggalan bersejarah berupa prasasti bertuliskan aksara rencong (incung), ditemukan dan disimpan oleh Datuk Caya Depati Kodrat di Dusun Baru, kawasan Mendapo Limo Dusun. Prasasti ini ditulis pada media tanduk dan menjadi bukti penting tradisi tulis masyarakat Kerinci pada masa lampau.

Isi prasasti tersebut memuat catatan silsilah, gelar adat, serta hubungan kekerabatan tokoh utama bernama Datuk Caya Depati. Ia disebut sebagai pemimpin adat yang memiliki kedudukan penting di Kuta Pandan (koto Pandan), dan wilayah sekitarnya. Dalam teks juga dijelaskan tentang garis keturunannya, termasuk anak-anak dan istri, yang menunjukkan sistem kekeluargaan dan struktur sosial masyarakat saat itu.

Baca Juga :  Bahasa Kias Kerinci, Identitas Budaya yang Mulai Tergerus Zaman

Selain itu, prasasti ini turut menyebut sejumlah gelar adat seperti depati, malin, dan sutan. Gelar-gelar ini menandakan peran dan kedudukan seseorang dalam tatanan adat. Terdapat pula keterangan mengenai perpindahan tempat, hubungan antar wilayah seperti Kuta Pandan dan Kuta Pinang, serta dinamika kepemimpinan dalam komunitas tersebut.

Beberapa bagian teks menggambarkan kondisi tertentu, termasuk peristiwa yang berkaitan dengan keberlangsungan keturunan, kepemimpinan, dan penyebutan jumlah anak dalam keluarga. Namun, karena kondisi prasasti yang sudah tua, terdapat bagian tulisan yang tidak terbaca secara utuh.

Baca Juga :  Wapres Gibran Salat Jumat di Masjid Agung Solo, Lanjut Makan Sate Bersama Dua PB XIV

Keterangan:

Prasasti ini diyakini berasal dari tradisi masyarakat Kerinci kuno yang telah mengenal sistem pencatatan menggunakan aksara incung. Media tanduk yang digunakan menunjukkan teknik penulisan tradisional yang khas. Isi prasasti tidak hanya berfungsi sebagai catatan sejarah keluarga, tetapi juga sebagai legitimasi adat dan penanda status sosial dalam masyarakat. Hingga kini, benda tersebut masih disimpan secara turun-temurun dan menjadi bagian dari warisan budaya lokal yang bernilai tinggi.

Sumber Berita: Tambo Kerinci, Disimpan oleh Datuk Caya Depati kodrat, Dusun Baru Sungai Penuh:

Berita Terkait

HBA Tutup Mubes I Debalang Negeri, Tekankan Penguatan Adat dan Marwah Negeri Jambi
Debalang Sungai Penuh dan Kerinci Hadiri Mubes Perdana, Perkuat Komitmen Jaga Marwah Adat
H. Ramli Thaha Terpilih Aklamasi Pimpin Debalang Negeri Sepucuk Jambi 2026–2030
Ramli Taha Dorong Debalang Jambi Bangun Fondasi Organisasi hingga Tingkat Kabupaten dan Kota
Jaga Adat Lamo Pusako Usang, Luhah Depati Kepalo Sembah Tegaskan Musyawarah dan Amanah Adat
Luhah Depati Kepalo Sembah Tegaskan Struktur Paramenti Tigo Luhah Semurup Berpedoman pada ico Pakai
“Batakah Naik, Berjenjang Turun”, Safwandi Ungkap Tata Cara Penyelesaian Persoalan Adat Kerinci
Museum Tarik Klaim Aksara Minangkabau, Naskah Tanjung Tanah Justru Makin Kokoh Lewat Uji Ilmiah

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:03 WIB

HBA Tutup Mubes I Debalang Negeri, Tekankan Penguatan Adat dan Marwah Negeri Jambi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Debalang Sungai Penuh dan Kerinci Hadiri Mubes Perdana, Perkuat Komitmen Jaga Marwah Adat

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:24 WIB

H. Ramli Thaha Terpilih Aklamasi Pimpin Debalang Negeri Sepucuk Jambi 2026–2030

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:04 WIB

Ramli Taha Dorong Debalang Jambi Bangun Fondasi Organisasi hingga Tingkat Kabupaten dan Kota

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:03 WIB

Jaga Adat Lamo Pusako Usang, Luhah Depati Kepalo Sembah Tegaskan Musyawarah dan Amanah Adat

Berita Terbaru