Guterres Desak AS dan Iran Berunding dengan Iktikad Baik demi Perdamaian Langgeng

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 12 April 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI, Pribhumi.com — Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres menyerukan kepada Amerika Serikat dan Iran untuk mengedepankan iktikad baik dalam perundingan yang akan datang guna mencapai perdamaian yang berkelanjutan.

Melalui juru bicaranya, Stephane Dujarric, PBB menyampaikan bahwa pihaknya menyambut positif rencana dialog antara kedua negara yang dimediasi oleh Pakistan dan dijadwalkan berlangsung di Islamabad pada akhir pekan ini.

Menurut Dujarric, momentum diplomasi tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh kedua belah pihak untuk mencapai kesepakatan yang komprehensif dan berjangka panjang.

Baca Juga :  Studi Ungkap Perempuan Paling Terancam Otomatisasi AI dan Tertinggal dalam Pemanfaatan Teknologi Baru

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyepakati gencatan senjata bilateral selama dua pekan dengan Iran. Ia juga menyebut Iran bersedia membuka jalur strategis Selat Hormuz.

Pembicaraan resmi antara kedua negara dijadwalkan dimulai pada Sabtu pagi di Islamabad, dengan harapan dapat meredakan ketegangan yang telah berlangsung cukup lama.

Di tengah upaya diplomasi tersebut, situasi kawasan tetap memanas. Israel dilaporkan melancarkan serangan besar ke Lebanon, yang disebut sebagai salah satu yang paling signifikan sejak konflik dengan Iran.

Baca Juga :  Menpar Tanggapi Kebijakan Trump, Pariwisata Jadi Andalan Hadapi Tekanan Global

Trump menegaskan bahwa penghentian serangan Israel ke Lebanon tidak termasuk dalam kesepakatan gencatan senjata dengan Iran, mengingat adanya faktor kelompok Hizbullah.

Namun demikian, Iran memandang tindakan tersebut sebagai pelanggaran terhadap kesepakatan yang telah dicapai dengan Amerika Serikat. Kementerian Luar Negeri Iran menekankan bahwa keberhasilan perundingan sangat bergantung pada komitmen semua pihak dalam menjalankan gencatan senjata secara menyeluruh.

Sumber Berita: Sputnik/RIA Novosti

Berita Terkait

Sistem Imigrasi Malaysia Lumpuh Berjam-jam, Ribuan Pelancong Terjebak Antrean Panjang di Perbatasan
PBB Peringatkan Dunia Hadapi Rekor Suhu Panas Baru hingga 2030, El Nino Diprediksi Menguat
Iran Akhiri Pemadaman Internet 88 Hari, Warga Mengaku Seperti “Bebas dari Penjara”
WNI Kini Bisa Masuk Kanada Pakai eTA, Biaya Cuma Rp90 Ribu dan Tanpa Biometrik
AS Bersiap Cetak Uang US$250 dengan Potret Donald Trump
Prabowo dan Macron Bahas Palestina hingga Kerja Sama Strategis Indonesia-Prancis
Derita Gaza Kian Dalam, Warga Palestina Tiga Tahun Gagal Haji dan Tak Bisa Berkurban
Iran Pertimbangkan Pindahkan Uranium Diperkaya ke China di Tengah Tekanan AS

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 05:00 WIB

Sistem Imigrasi Malaysia Lumpuh Berjam-jam, Ribuan Pelancong Terjebak Antrean Panjang di Perbatasan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:00 WIB

PBB Peringatkan Dunia Hadapi Rekor Suhu Panas Baru hingga 2030, El Nino Diprediksi Menguat

Sabtu, 30 Mei 2026 - 01:00 WIB

Iran Akhiri Pemadaman Internet 88 Hari, Warga Mengaku Seperti “Bebas dari Penjara”

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:00 WIB

WNI Kini Bisa Masuk Kanada Pakai eTA, Biaya Cuma Rp90 Ribu dan Tanpa Biometrik

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:00 WIB

AS Bersiap Cetak Uang US$250 dengan Potret Donald Trump

Berita Terbaru

Jambi

Progres Tol Palembang–Jambi Tembus 82 Persen

Senin, 1 Jun 2026 - 03:00 WIB

Tips dan informasi

5 Warna Cat Rumah yang Bikin Suasana Lebih Bahagia dan Nyaman

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:00 WIB