Jambi, Pribhumi.com – Kemacetan panjang terjadi di ruas Jalan Lintas Timur Sumatera yang menghubungkan Jambi dengan Palembang. Kepadatan kendaraan dilaporkan terjadi di wilayah Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, dengan antrean kendaraan mencapai puluhan kilometer.
Direktorat Lalu Lintas Polda Jambi mengimbau para pemudik yang hendak melakukan perjalanan dari Jambi menuju Palembang untuk menggunakan jalur alternatif guna menghindari kemacetan parah di jalur utama tersebut.
Direktur Lalu Lintas Polda Jambi, Kombes Adi Benny Cahyono, mengatakan kemacetan hingga saat ini masih terjadi di kawasan Bayung Lencir. Meski kepadatan kendaraan belum sampai ke wilayah Provinsi Jambi, pihaknya tetap mengingatkan para pengendara agar mengantisipasi perjalanan dengan memilih rute lain.
“Kami mengimbau pemudik agar tidak terjebak kemacetan di kawasan Bayung Lencir, Musi Banyuasin, yang berada di Jalur Lintas Jambi–Palembang,” ujarnya, Senin (16/3/2026).
Untuk menghindari kepadatan arus lalu lintas, polisi merekomendasikan dua jalur alternatif yang dapat digunakan oleh para pemudik.
Rute pertama melalui jalur barat, yakni Jambi–Sarolangun–Lubuklinggau–Musi Rawas–Lahat–Prabumulih–Palembang. Pengendara yang melewati jalur ini dapat memanfaatkan akses Jalan Tol Prabumulih–Palembang untuk mempercepat waktu tempuh menuju Kota Palembang.
Sementara itu, rute kedua melalui jalur lintas tengah tanpa menggunakan jalan tol. Jalur yang dapat ditempuh adalah Jambi–Sarolangun–Lubuklinggau–Musi Rawas–Sekayu–Betung–Palembang.
Polda Jambi juga mengingatkan masyarakat yang melakukan perjalanan lintas provinsi untuk selalu memantau kondisi lalu lintas terkini serta memanfaatkan aplikasi peta digital sebagai panduan perjalanan.
Selain itu, pengendara diimbau untuk tidak memaksakan diri berkendara jika kondisi tubuh sudah lelah. Pemudik disarankan beristirahat di pos pelayanan maupun rest area yang tersedia di sepanjang jalur perjalanan.
“Keselamatan menjadi prioritas utama. Polda Jambi terus melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan guna memastikan arus lalu lintas tetap aman dan kondusif,” pungkas Benny.











