Kematian Napi di Lapas Banyuasin Diselidiki Polisi, Keluarga Sempat Curiga

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 15 Maret 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuasin, Pribhumi.com – Seorang narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Banyuasin, Sumatera Selatan, dilaporkan meninggal dunia setelah sempat mendapatkan penanganan medis di rumah sakit. Hingga kini, aparat kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kematian tersebut.

Korban diketahui bernama Sandi (29), warga Talang Jambe, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Nandang, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa korban sempat dibawa ke rumah sakit setelah ditemukan tidak sadarkan diri di kamar mandi lapas.

Menurutnya, korban dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Sukajadi oleh petugas lapas menggunakan ambulans pada Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 20.40 WIB.

“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter, korban dinyatakan telah meninggal dunia saat tiba di rumah sakit atau death on arrival (DOA),” kata Nandang, Sabtu (14/3/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal tim medis di IGD RS Sukajadi, fungsi pernapasan, jantung, dan otak korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Hasil rekam jantung juga mengindikasikan bahwa fungsi jantung telah berhenti.

Baca Juga :  Samsat Kembali Buka 25 Maret 2026, Wajib Pajak Diberi Kesempatan Tanpa Denda

Sementara itu, dari keterangan sejumlah saksi yang merupakan sesama narapidana, korban sebelumnya sempat mengeluhkan kondisi tubuh yang tidak enak badan.

Korban bahkan sempat mengatakan kepada rekannya bahwa tubuhnya terasa seperti masuk angin sebelum akhirnya pergi ke kamar mandi untuk mandi.

Tak lama kemudian, terdengar suara ember jatuh dari dalam kamar mandi. Teman sekamar korban yang curiga kemudian memeriksa dan menemukan korban sudah tergeletak di lantai kamar mandi dalam keadaan tidak sadarkan diri.

Para narapidana lainnya kemudian membantu mengangkat korban ke tempat tidur dan melaporkan kejadian tersebut kepada petugas piket lapas. Korban lalu dibawa ke klinik lapas untuk mendapatkan penanganan medis awal.

Perawat klinik lapas yang memeriksa korban menyebutkan bahwa korban tidak merespons dengan kondisi tekanan darah yang sangat lemah. Setelah berkoordinasi dengan dokter lapas, korban akhirnya dirujuk ke rumah sakit terdekat.

“Korban kemudian dibawa ke RS Sukajadi menggunakan ambulans, namun setelah diperiksa dokter dinyatakan telah meninggal dunia,” jelas Nandang.

Baca Juga :  Susah Tidur Terus? Ini 7 Langkah Sederhana untuk Mengatasi Insomnia Secara Alami

Kematian korban sempat menimbulkan kecurigaan dari pihak keluarga. Mereka kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Talang Kelapa untuk meminta penjelasan lebih lanjut.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pihak kepolisian melakukan penyelidikan dengan mendatangi lokasi kejadian, memeriksa sejumlah saksi, serta melakukan visum terhadap jenazah korban di RS Bhayangkara M Hasan Palembang.

Meski demikian, keluarga korban menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi dan telah menandatangani surat pernyataan resmi di atas materai. Kendati begitu, pemeriksaan visum luar tetap dilakukan oleh pihak rumah sakit.

Setelah proses visum selesai, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Korban dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Talang Jambe pada Rabu (11/3/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Hingga kini, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengungkap penyebab pasti kematian narapidana tersebut dan menunggu hasil visum dari RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang.

 

Berita Terkait

Eks Pejabat PMD Sumsel Divonis 1 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Batik Desa
Tiga Pendaki Perempuan Dievakuasi dari Gunung Dempo akibat Hipotermia dan Cedera
Heboh! Tuyul Gasak Uang warga di Palembang
Samsat Kembali Buka 25 Maret 2026, Wajib Pajak Diberi Kesempatan Tanpa Denda
Pelajar SD di Palembang Tewas Usai Jatuh dari Lantai Dua Masjid, Diduga Tertancap Pagar Besi
Pelajar SMP di Ogan Ilir Meninggal Usai Latihan Silat, Keluarga Temukan Luka Lebam di Tubuh Korban
Duel Berdarah di Tanjung Raja Ogan Ilir, Satu Tewas Usai Diserang Tetangga
Dojang Garuda Putih Sabet 49 Medali di Sriwijaya International Taekwondo Championship 2025

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 07:00 WIB

Eks Pejabat PMD Sumsel Divonis 1 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Batik Desa

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:00 WIB

Tiga Pendaki Perempuan Dievakuasi dari Gunung Dempo akibat Hipotermia dan Cedera

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:00 WIB

Heboh! Tuyul Gasak Uang warga di Palembang

Rabu, 25 Maret 2026 - 09:00 WIB

Samsat Kembali Buka 25 Maret 2026, Wajib Pajak Diberi Kesempatan Tanpa Denda

Senin, 16 Maret 2026 - 23:00 WIB

Pelajar SD di Palembang Tewas Usai Jatuh dari Lantai Dua Masjid, Diduga Tertancap Pagar Besi

Berita Terbaru

Budaya dan Wisata

Makna dan Manfaat Kemenyan: Dari Tradisi Kerinci hingga Khasiat Kesehatan

Kamis, 2 Apr 2026 - 23:59 WIB