Lampung, Pribhumi.com — Kepolisian Daerah (Polda) Lampung menyiapkan puluhan pos pengamanan guna menghadapi arus mudik dan arus balik Idul Fitri 2026. Secara keseluruhan terdapat 93 pos yang akan ditempatkan di sejumlah titik strategis di wilayah Provinsi Lampung.
Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf mengatakan, penyediaan puluhan pos tersebut merupakan bagian dari kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 yang digelar untuk memastikan perjalanan masyarakat selama mudik berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Menurut Helfi, dari total 93 pos yang disiapkan, terdiri atas 57 Pos Pengamanan (Pos Pam), 19 Pos Pelayanan (Pos Yan), satu Pos Terpadu, serta 16 Posko Bencana.
Ia menjelaskan, Pos Pengamanan akan menjadi titik utama bagi aparat kepolisian dalam memantau arus lalu lintas sekaligus menjaga keamanan di sepanjang jalur mudik.
Selain itu, pos tersebut juga berfungsi sebagai pusat informasi bagi masyarakat serta tempat pemantauan potensi gangguan keamanan maupun kecelakaan lalu lintas selama periode mudik Lebaran.
Tidak hanya itu, Polda Lampung juga menyiapkan 19 Pos Pelayanan yang dapat dimanfaatkan para pemudik untuk beristirahat sejenak selama perjalanan.
Di Pos Pelayanan tersebut, masyarakat dapat memperoleh berbagai fasilitas, mulai dari informasi perjalanan hingga layanan kesehatan yang disediakan oleh petugas.
Helfi menyebutkan, Pos Pelayanan diharapkan dapat membantu para pemudik menjaga kondisi fisik agar tetap prima sehingga perjalanan menuju kampung halaman tetap aman.
Sementara itu, satu Pos Terpadu juga disiapkan sebagai pusat koordinasi berbagai instansi yang terlibat dalam pengamanan mudik Lebaran.
Pos Terpadu tersebut akan menjadi pusat kendali bersama antara kepolisian, TNI, pemerintah daerah, serta sejumlah instansi terkait lainnya selama Operasi Ketupat berlangsung.
Selain fokus pada pengamanan lalu lintas, Polda Lampung juga mengantisipasi potensi bencana alam dengan menyiagakan 16 Posko Bencana di sejumlah jalur mudik.
Posko tersebut akan difungsikan sebagai pusat koordinasi apabila terjadi kondisi darurat, seperti banjir maupun tanah longsor yang berpotensi mengganggu perjalanan pemudik.
Helfi menegaskan bahwa kesiapan ini penting karena Lampung merupakan salah satu wilayah strategis yang menjadi pintu masuk utama menuju Pulau Sumatera saat musim mudik.
Ia memastikan seluruh personel serta sarana pendukung telah dipersiapkan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Menurutnya, dengan kesiapan tersebut diharapkan perjalanan para pemudik yang melintasi wilayah Lampung dapat berlangsung aman dan nyaman selama Lebaran 2026.











