Orang Tua Diminta Lebih Realistis: Psikolog Ingatkan Bahaya Ekspektasi Berlebihan pada Anak

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 31 Januari 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com – Banyak orang tua berharap anaknya tumbuh menjadi pribadi yang sukses, pintar, dan membanggakan. Harapan tersebut wajar, namun jika tidak dikelola dengan baik, ekspektasi justru bisa menjadi beban bagi anak dan menghambat perkembangan mereka.

Psikolog klinis dan psikoanalis asal Amerika Serikat, Corinne Masur, PsyD, menekankan pentingnya kesadaran orang tua dalam menetapkan harapan terhadap anak. Menurutnya, ekspektasi seharusnya tidak menghilangkan ruang anak untuk menentukan tujuan hidupnya sendiri.

Masur menjelaskan bahwa orang tua perlu mempertimbangkan dampak dari setiap tuntutan yang diberikan. Alih-alih fokus pada keinginan pribadi, orang tua sebaiknya memikirkan cara terbaik untuk mendukung pertumbuhan emosional dan mental anak.

“Daripada terlalu memikirkan apa yang kita inginkan dari anak, lebih baik memikirkan bagaimana kita bisa membantu mereka berkembang,” ujar Masur, seperti dikutip dari Psychology Today.

Baca Juga :  Ribuan Penerbangan Batal Akibat Badai di AS

Ia juga menyoroti pentingnya komunikasi yang sehat, terutama ketika anak mengalami kegagalan. Respons orang tua dalam situasi tersebut sangat berpengaruh terhadap cara anak memandang kegagalan dan rasa percaya dirinya di masa depan.

Untuk itu, Masur membagikan beberapa langkah yang dapat diterapkan orang tua agar anak tumbuh dengan lebih sehat secara emosional.

7 Cara Orang Tua Mendukung Anak Tanpa Tekanan Berlebihan

1. Hindari Membandingkan Anak dengan Orang Lain

Setiap anak memiliki kecepatan dan cara belajar yang berbeda. Orang tua sebaiknya memberikan dukungan tanpa membandingkan kemampuan anak dengan saudara atau teman sebayanya.

2. Fokus Mengamati Perkembangan Anak Sendiri

Dengan memberi perhatian penuh, orang tua dapat lebih memahami minat, kekuatan, dan kebutuhan anak secara lebih mendalam.

Baca Juga :  BMKG: Cuaca Kerinci Didominasi Berawan Tebal, Hujan Ringan Berpotensi Akhir Januari

3. Tetapkan Target Kecil yang Realistis

Menghargai pencapaian kecil, seperti kemajuan motorik atau kemampuan bahasa, membantu anak merasa dihargai dan termotivasi.

4. Ajarkan Anak Menghadapi Rasa Frustrasi

Saat anak mengalami kesulitan, orang tua bisa menenangkan dengan kalimat yang menegaskan bahwa kesulitan adalah hal normal dan bisa dihadapi bersama.

5. Evaluasi Ulang Harapan Orang Tua

Seiring bertambahnya usia anak, orang tua perlu menyesuaikan ekspektasi agar tetap relevan dan tidak memberatkan.

6. Anggap Kegagalan sebagai Proses Belajar

Menceritakan pengalaman gagal orang tua atau kisah tokoh terkenal dapat membantu anak memahami bahwa kegagalan adalah bagian dari kehidupan.

7. Bangun Komunikasi Terbuka dan Empatik

Dukung anak untuk beristirahat saat lelah, lalu dorong mereka mencoba kembali ketika emosi sudah lebih stabil.

Berita Terkait

Hulu Balang Sakti Alam Kerinci Tegaskan Peran Penjaga Adat dan Alam, Siap Jadi Sayap Kanan LAM Kerinci
Silek Tradisi Minangkabau Resmi Jadi Ekstrakurikuler Wajib di Seluruh SMA dan SMK Sumbar
Tim penelitian Incung UNJA paparkan hasil temuan surat Incung terbaru
Disparbud Kerinci Bangun Sinergi Budaya Bersama Seniman dan Lembaga Adat
Presiden Prabowo Naikkan Anggaran Riset Nasional Jadi Rp12 Triliun, Fokus Swasembada dan Industrialisasi
Prabowo Tekankan Nilai Kehormatan Kerja Keras di Hadapan Siswa Sekolah Rakyat
Pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara di Bogor Capai Progres Positif
Minat Membaca Terus Menurun, Ini Cara Sederhana Menumbuhkan Kebiasaan Baca di 2026

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 19:00 WIB

Orang Tua Diminta Lebih Realistis: Psikolog Ingatkan Bahaya Ekspektasi Berlebihan pada Anak

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:10 WIB

Hulu Balang Sakti Alam Kerinci Tegaskan Peran Penjaga Adat dan Alam, Siap Jadi Sayap Kanan LAM Kerinci

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:40 WIB

Silek Tradisi Minangkabau Resmi Jadi Ekstrakurikuler Wajib di Seluruh SMA dan SMK Sumbar

Kamis, 22 Januari 2026 - 13:59 WIB

Tim penelitian Incung UNJA paparkan hasil temuan surat Incung terbaru

Rabu, 21 Januari 2026 - 08:30 WIB

Disparbud Kerinci Bangun Sinergi Budaya Bersama Seniman dan Lembaga Adat

Berita Terbaru

Nasional

Pejabat Bisa Dipidana Jika Jalan Rusak Sebabkan Kecelakaan

Sabtu, 14 Feb 2026 - 08:45 WIB

Budaya dan Religi

Ramadhan 1447 H Semakin Dekat, Ini Perkiraan Awal Puasa

Jumat, 13 Feb 2026 - 11:28 WIB

Sumbar

Asmadi Hilang Terseret Arus, SAR Tutup Operasi Lapangan

Selasa, 10 Feb 2026 - 17:09 WIB

Sosial

Monadi Soal Danau Kerinci

Selasa, 10 Feb 2026 - 10:39 WIB