Monadi: Warga Kerinci Tak Perlu Lagi Dirujuk Jauh, RSUD Bukit Tengah Naik Tipe 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 24 Desember 2025 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerinci, Pribhumi.com Pemerintah Kabupaten Kerinci tengah mengakselerasi peningkatan kualitas layanan kesehatan melalui rencana strategis peningkatan status sejumlah rumah sakit daerah. Salah satu fokus utama adalah menaikkan status RSUD Bukit Tengah dari Tipe D menjadi Tipe C yang ditargetkan terealisasi pada tahun 2026.

Selain itu, Rumah Sakit Tipe C Kerinci juga ditetapkan sebagai lokus pembangunan nasional, dengan penekanan pada penguatan layanan spesialis dasar, meliputi penyakit dalam, bedah, kesehatan anak, serta obstetri dan ginekologi (obgyn). Program ini mendapat dukungan anggaran sebesar Rp170 miliar serta didorong melalui kerja sama langsung dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Baca Juga :  Bahaya Anak Makan Sambil Nonton: Kebiasaan Sepele yang Berdampak Besar bagi Tumbuh Kembang

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Kerinci, Monadi, saat menghadiri acara Gathering Media Mitra Pemerintah Kabupaten Kerinci, Rabu (24/12/2025).

Menurut Monadi, transformasi sektor kesehatan ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam menjawab tingginya kebutuhan pelayanan medis masyarakat. Peningkatan status rumah sakit tidak hanya mencakup pembangunan fisik, tetapi juga penambahan fasilitas medis modern, peningkatan kualitas pelayanan, serta pemenuhan tenaga kesehatan spesialis.

“Dengan peningkatan tipe rumah sakit, masyarakat Kerinci ke depan tidak perlu lagi dirujuk ke daerah lain yang jauh hanya untuk mendapatkan layanan spesialis. Semua akan kita siapkan di daerah sendiri,” ujar Monadi.

Baca Juga :  Terungkap! Pikun Bukan Sekadar Faktor Usia, Ini Penyebabnya di Tingkat Molekuler

Ia menegaskan, alokasi anggaran sebesar Rp170 miliar yang direncanakan terealisasi pada tahun 2026 menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam membangun sistem kesehatan yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, membuka lapangan kerja baru bagi tenaga medis dan tenaga pendukung, serta memperkuat ketahanan sistem layanan kesehatan Kabupaten Kerinci dalam jangka panjang.

Berita Terkait

WHO Tetapkan Ebola sebagai Darurat Kesehatan Global
Kemenkes Tingkatkan Kewaspadaan Usai WHO Tetapkan Ebola Darurat Kesehatan Global
Internsip Dokter Dinilai Bermasalah, Kemenkes Janji Lakukan Pembenahan
Penelitian Terbaru Ungkap Dampak Kopi terhadap Usus, Otak, hingga Kualitas Tidur
6 Cara Mengatasi Sakit Perut Saat Haid, Bisa Dilakukan di Rumah
Biaya Tes DNA di Indonesia 2026, Ini Jenis dan Kisaran Harganya
Jangan Sepelekan Sepatu Sempit, Ini 6 Dampak Buruk bagi Kesehatan Kaki
Denda BPJS Kesehatan 2026 Masih Berlaku, Begini Cara Hitung dan Aturannya

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:00 WIB

WHO Tetapkan Ebola sebagai Darurat Kesehatan Global

Senin, 18 Mei 2026 - 11:00 WIB

Kemenkes Tingkatkan Kewaspadaan Usai WHO Tetapkan Ebola Darurat Kesehatan Global

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:00 WIB

Internsip Dokter Dinilai Bermasalah, Kemenkes Janji Lakukan Pembenahan

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:00 WIB

Penelitian Terbaru Ungkap Dampak Kopi terhadap Usus, Otak, hingga Kualitas Tidur

Rabu, 13 Mei 2026 - 05:00 WIB

6 Cara Mengatasi Sakit Perut Saat Haid, Bisa Dilakukan di Rumah

Berita Terbaru

Kesehatan

WHO Tetapkan Ebola sebagai Darurat Kesehatan Global

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:00 WIB

Tips dan informasi

Perbedaan Kopi Arabika dan Robusta, dari Rasa hingga Kandungan Kafein

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:00 WIB

Infotainment

Aktris China Qi Wei Jadi Sorotan di Cannes 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:00 WIB