Serangan Israel di Lebanon Picu Isu Penutupan Selat Hormuz

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026 - 23:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI, Pribhumi.com — Eskalasi konflik di Timur Tengah kembali meningkat setelah Israel melancarkan serangan besar ke wilayah Lebanon. Dampak dari agresi tersebut bahkan merembet ke jalur perdagangan global, menyusul laporan penutupan Selat Hormuz oleh Iran yang sempat memicu kekhawatiran internasional.

Serangan militer Israel yang menyasar sejumlah wilayah di Lebanon, termasuk ibu kota Beirut, dilaporkan menewaskan sedikitnya 112 orang dan melukai ratusan lainnya. Data sementara dari Kementerian Kesehatan Lebanon mencatat korban luka mencapai lebih dari 800 orang akibat rentetan serangan tersebut.

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyatakan bahwa operasi militer tersebut menargetkan ratusan anggota Hizbullah di berbagai titik strategis. Ia menyebut serangan ini sebagai salah satu pukulan terbesar terhadap kelompok tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga :  Netanyahu Dikabarkan Hilang, Pemerintah Israel Tegaskan PM Tetap Aktif Jalankan Tugas

Serangan udara yang terjadi secara intens juga menimbulkan kepanikan di Beirut. Militer Israel mengklaim telah melakukan serangan terkoordinasi terbesar dengan menghantam lebih dari 100 target dalam waktu singkat, termasuk pusat komando dan fasilitas militer Hizbullah di Lebanon selatan dan Lembah Bekaa.

Di tengah situasi tersebut, muncul laporan dari media pemerintah Iran mengenai penutupan kembali Selat Hormuz—jalur vital yang mengalirkan sekitar 20 persen pasokan minyak dunia. Langkah ini disebut sebagai respons atas meningkatnya ketegangan di kawasan.

Meski demikian, pemerintah Amerika Serikat membantah laporan tersebut. Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, menegaskan bahwa informasi penutupan selat tidak benar dan aktivitas pelayaran masih berlangsung normal.

Sementara itu, dua kapal tanker dilaporkan tetap melintasi Selat Hormuz, menandakan bahwa jalur strategis tersebut belum sepenuhnya ditutup. Kondisi ini sedikit meredakan kekhawatiran pasar global terkait potensi gangguan distribusi energi.

Baca Juga :  Prabowo Tegaskan Program MBG Tetap Jalan Meski Dunia Dilanda Krisis

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menegaskan bahwa operasi militer terhadap Hizbullah akan terus berlanjut. Ia menyatakan Israel akan menyerang setiap pihak yang dianggap mengancam keamanan warganya.

Menurutnya, langkah tersebut diperlukan untuk memastikan stabilitas di wilayah utara Israel yang berbatasan langsung dengan Lebanon. Ia juga menegaskan bahwa serangan akan dilakukan dengan kekuatan penuh hingga situasi dinilai aman.

Konflik yang terus memanas ini menimbulkan kekhawatiran akan meluasnya perang di kawasan Timur Tengah, sekaligus berdampak pada stabilitas ekonomi global, terutama sektor energi dan jalur perdagangan internasional.

Berita Terkait

Wabup Kerinci Sampaikan Jawaban LKPJ 2025, Tegaskan Komitmen Perbaikan Kinerja Pemerintah
Dunia Memanas – Indonesia Terancam?
JANJI 15 M DIPERTANYAKAN, BOY EDWAR: WO HARIS PHP
PPP Jambi Gelar Muscab Serentak, Perkuat Struktur Hadapi Pemilu 2029
Presiden Pastikan Demokrasi Sehat, Kritik Tidak Boleh Dibungkam
Trump Tunda Serangan ke Pembangkit Iran, Klaim Negosiasi Berjalan Positif
Prabowo Tegaskan Program MBG Tetap Jalan Meski Dunia Dilanda Krisis
Kim Jong Un Kembali Terpilih sebagai Presiden Korea Utara, Dinilai Sekadar Formalitas Politik

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 23:35 WIB

Serangan Israel di Lebanon Picu Isu Penutupan Selat Hormuz

Rabu, 8 April 2026 - 23:59 WIB

Wabup Kerinci Sampaikan Jawaban LKPJ 2025, Tegaskan Komitmen Perbaikan Kinerja Pemerintah

Rabu, 8 April 2026 - 11:00 WIB

Dunia Memanas – Indonesia Terancam?

Rabu, 8 April 2026 - 09:06 WIB

JANJI 15 M DIPERTANYAKAN, BOY EDWAR: WO HARIS PHP

Senin, 30 Maret 2026 - 07:03 WIB

PPP Jambi Gelar Muscab Serentak, Perkuat Struktur Hadapi Pemilu 2029

Berita Terbaru

Politik

Serangan Israel di Lebanon Picu Isu Penutupan Selat Hormuz

Kamis, 9 Apr 2026 - 23:35 WIB