Prabowo Tekankan Ketegasan Guru: “Jaga Wibawa, Bentuk Karakter Anak Bangsa”

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 30 November 2025 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com Pada puncak peringatan Hari Guru Nasional 2025 di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan pesan tegas mengenai peran guru dalam membentuk karakter generasi muda. Ia menegaskan bahwa guru harus berani mengambil tindakan terhadap murid yang berperilaku kurang sopan, tanpa memandang latar belakang orang tua sang anak, bahkan jika yang bersangkutan adalah anak seorang pejabat tinggi.

Dalam pidatonya, Presiden menekankan bahwa ketegasan guru bukanlah bentuk hukuman semata, melainkan langkah mendidik agar peserta didik tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter. Menurutnya, membiarkan perilaku buruk hanya akan menjerumuskan anak ke arah yang salah.

“Kalau anak nakal terus dibiarkan, bagaimana dia mau jadi orang baik?” ujar Prabowo di hadapan ribuan guru yang hadir memenuhi area acara.

Baca Juga :  Kejati Rangkul LAM Jambi untuk Perkuat Peran Adat dalam Sistem Peradilan

Prabowo kemudian mengingat kembali pengalaman masa kecilnya, ketika ia dibentuk oleh guru-guru yang disiplin dan tidak ragu memberikan teguran. Ia menyebut bahwa tanpa ketegasan itu, dirinya tidak mungkin dapat berdiri sebagai pemimpin negara seperti hari ini.

Kepala Negara juga menyoroti maraknya perilaku tidak menghargai guru di sekolah, mulai dari membalas teguran hingga menunjukkan sikap menantang. Situasi tersebut, menurutnya, harus menjadi perhatian serius para pendidik dan pemangku kebijakan.

Dalam kesempatan itu, Presiden juga menceritakan sebuah kasus yang terjadi saat ia masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan. Seorang kepala sekolah memutuskan untuk memberhentikan seorang siswa karena berperilaku sangat tidak sopan, mulai dari menjawab dengan nada tinggi hingga membanting pintu. Keputusan tersebut sempat diragukan pihak sekolah ketika mengetahui bahwa siswa tersebut merupakan anak seorang jenderal.

Baca Juga :  Kapolda Jambi Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres Jajaran

Namun Prabowo justru memberikan dukungan penuh kepada kepala sekolah tersebut. “Jangan ragu. Suruh Jenderal itu menghadap saya,” katanya, yang langsung disambut sorakan ribuan peserta.

Presiden menegaskan bahwa anak dari tokoh publik justru harus memberi contoh perilaku baik. Ia meminta seluruh pihak, termasuk Menteri Pendidikan, untuk terus memperkuat posisi guru sebagai pilar pendidikan nasional.

“Guru adalah masa depan Indonesia. Semua anak harus diajarkan mencintai orang tua dan menghormati guru,” tutupnya.

Berita Terkait

Beasiswa Santri 2026 Dibuka! Kuliah Gratis S1 Plus Uang Saku, Ini Syarat dan Jadwal Lengkapnya
15 Jurusan Favorit di Universitas Jambi dengan Daya Tampung Terbesar SNBT 2026
Pemerintah Kaji Efisiensi Energi 2026, Skema WFH ASN dan PJJ Masih Dipertimbangkan
Pendaftaran KIP Kuliah 2026 Jalur SNBT Segera Dibuka, Ini Jadwal, Syarat, dan Cara Daftarnya
Pendaftaran Beasiswa Garuda S1 Diperpanjang hingga 31 Maret 2026, Kesempatan Emas bagi Calon Mahasiswa
Heshen, Pejabat Terkaya dan Terkorup di Dinasti Qing yang Kekayaannya Lampaui Kas Negara
Lowongan Guru Labschool UNJ Dibuka hingga 21 Maret 2026, Lulusan S1 Bisa Daftar
Tunjangan Profesi Guru Madrasah Diharapkan Cair Sebelum Lebaran 2026, DPR Minta Kemenag Percepat Proses

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:00 WIB

Beasiswa Santri 2026 Dibuka! Kuliah Gratis S1 Plus Uang Saku, Ini Syarat dan Jadwal Lengkapnya

Sabtu, 28 Maret 2026 - 17:00 WIB

15 Jurusan Favorit di Universitas Jambi dengan Daya Tampung Terbesar SNBT 2026

Rabu, 25 Maret 2026 - 23:59 WIB

Pemerintah Kaji Efisiensi Energi 2026, Skema WFH ASN dan PJJ Masih Dipertimbangkan

Senin, 23 Maret 2026 - 09:00 WIB

Pendaftaran KIP Kuliah 2026 Jalur SNBT Segera Dibuka, Ini Jadwal, Syarat, dan Cara Daftarnya

Sabtu, 21 Maret 2026 - 11:00 WIB

Pendaftaran Beasiswa Garuda S1 Diperpanjang hingga 31 Maret 2026, Kesempatan Emas bagi Calon Mahasiswa

Berita Terbaru