Pemerintah Gelar Rapat Darurat Nasional Tangani Bencana di Sumatera

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 27 November 2025 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com Pemerintah Indonesia menjadwalkan pertemuan darurat tingkat tinggi guna merespons situasi krisis akibat bencana hidrometeorologi yang melanda berbagai wilayah di Pulau Sumatera, mulai dari Aceh hingga Sumatera Barat. Cuaca ekstrem sepanjang sepekan terakhir memicu banjir bandang dan tanah longsor yang menyebabkan kerusakan luas serta korban jiwa.

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Edy Prakoso, mengonfirmasi bahwa rapat lintas kementerian tersebut akan berlangsung pada Kamis siang di Ruang Pusdalops Graha BNPB, Jakarta Timur. Pertemuan akan dipimpin Menteri Koordinator PMK, Pratikno, dan mengikutsertakan jajaran kementerian teknis, Basarnas, BNPB, BMKG, TNI/Polri, serta para kepala daerah dari wilayah terdampak.

Menurut Edy, forum tersebut ditujukan untuk memperkuat langkah penanganan darurat, mempercepat mobilisasi logistik, serta mengoordinasikan proses evakuasi dan pemulihan awal di titik-titik terdampak paling parah. “Fokus kita mempercepat penanganan di Sumatera, terutama daerah yang terpukul banjir bandang dan longsor,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemerintah Perkuat Integritas ASN Lewat Program E-Learning Antikorupsi Berbasis Digital

Berdasarkan laporan Basarnas, Kabupaten Tapanuli Tengah menjadi wilayah dengan dampak terbesar. Banjir bandang dan longsor menerjang sembilan kecamatan, termasuk Badiri, Lumut, Sarudik, Pinangsori, hingga Kolang. Data sementara per Rabu (26/11) malam menunjukkan 1.902 keluarga terdampak, sebagian besar berada di Kecamatan Kolang. Satu keluarga beranggotakan empat orang dilaporkan meninggal setelah tertimbun longsor.

Di Kabupaten Tapanuli Selatan, banjir bandang dan longsor melanda sejumlah desa di Kecamatan Batang Toru. Sedikitnya enam warga dilaporkan meninggal, sementara tujuh warga lainnya terdampak longsor di wilayah Parsariran dan Hapesong Baru.

Baca Juga :  Polri Nonaktifkan Kapolres Sleman Usai Polemik Kasus Suami Korban Jambret Jadi Tersangka

Sementara itu, Kota Sibolga melaporkan dampak paling fatal, terutama di Kecamatan Sibolga Selatan. Hingga Rabu malam, Basarnas mencatat delapan warga meninggal dunia dan 21 lainnya masih dinyatakan hilang.

Untuk mendukung penanganan pengungsi, tiga lokasi evakuasi telah beroperasi: GOR Pandan di Tapanuli Tengah, SMPN 5 Parombunan di Kota Sibolga, serta RS Bhayangkara Batang Toru bersama sejumlah titik pengungsian desa di Tapanuli Selatan.

Basarnas memastikan seluruh unsur SAR gabungan, termasuk TNI/Polri, BPBD, Polairud, dan relawan lokal, telah dikerahkan guna mempercepat operasi pencarian, pertolongan, dan pendataan korban.

Berita Terkait

Jejak Pengabdian di Kerinci Berakhir, Langkah AKP Very Prasetyawan Berlanjut ke Tebo
HBA Tutup Mubes I Debalang Negeri, Tekankan Penguatan Adat dan Marwah Negeri Jambi
Bupati di Wilayah Barat Jambi Dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Pemalsuan Akta
Viral di Pengadilan Sungai Penuh: Terdakwa Kasus Asusila Anak Minta Tes DNA
Akses Jalan Menuju Gunung Kerinci Disorot, Warga Minta Pemerintah Prioritaskan Perbaikan Infrastruktur Wisata
Dugaan Pungutan dalam Rekrutmen SPPG di Kerinci Tengah Jadi Sorotan, Masyarakat Minta Transparansi
10 Kuliner Legendaris Khas Jambi yang Wajib Dicoba
Indra Hilang Diduga Tenggelam Saat Memancing di Sungai Batanghari Jambi

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Jejak Pengabdian di Kerinci Berakhir, Langkah AKP Very Prasetyawan Berlanjut ke Tebo

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:03 WIB

HBA Tutup Mubes I Debalang Negeri, Tekankan Penguatan Adat dan Marwah Negeri Jambi

Selasa, 7 Juli 2026 - 08:02 WIB

Bupati di Wilayah Barat Jambi Dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Pemalsuan Akta

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:23 WIB

Viral di Pengadilan Sungai Penuh: Terdakwa Kasus Asusila Anak Minta Tes DNA

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:04 WIB

Akses Jalan Menuju Gunung Kerinci Disorot, Warga Minta Pemerintah Prioritaskan Perbaikan Infrastruktur Wisata

Berita Terbaru