Ombudsman Jambi Desak Kerinci dan Sungaipenuh Perbaiki Ketidakpastian Layanan Publik dalam 14 Hari

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 5 Desember 2025 - 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI, Pribhumi.com – Ombudsman Provinsi Jambi menyoroti masih lemahnya kepastian pelayanan publik di Kabupaten Kerinci yang dipimpin Monadi–Morizon serta Pemerintah Kota Sungaipenuh di bawah kepemimpinan Alfin–Azhar. Kepala Ombudsman Jambi, Saiful Roswandi, menegaskan bahwa pelayanan yang menjadi hak masyarakat tidak boleh terbengkalai. Hal ini ia sampaikan usai melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap sejumlah laporan masyarakat pada Kamis, 4 Desember 2025.

Dalam keterangannya, Saiful menyebut masih ditemukan sejumlah aduan masyarakat yang tidak kunjung ditindaklanjuti oleh perangkat pelayanan di dua daerah tersebut. Kondisi ini menunjukkan adanya ketidakpastian layanan yang berpotensi merugikan masyarakat.

Baca Juga :  Kemunculan Harimau di Ujung Ladang Resahkan Warga, BKSDA Turun Tangan

“Ketidakpastian layanan merupakan bentuk maladministrasi yang tidak dapat dibiarkan. Pemerintah daerah memiliki tugas pokok untuk memberi pelayanan yang tepat, jelas, dan sesuai waktu. Masyarakat tidak boleh dirugikan,” ujar Saiful.

Ia menambahkan bahwa kelalaian dalam memberikan kepastian layanan merupakan kategori maladministrasi berupa pengabaian kewajiban hukum. Menurutnya, hal ini dapat mencoreng integritas penyelenggaraan pemerintahan.

Baca Juga :  Polres Kerinci Tegaskan Bahaya Judi Online: Ancaman Finansial hingga Jerat Pidana Mengintai

Saiful meminta agar setiap laporan yang masih tertunda, baik di Kerinci maupun Sungaipenuh, segera dituntaskan. Saat ini, masing-masing daerah masih memiliki satu laporan masyarakat yang belum diselesaikan.

“Saya memberikan waktu 14 hari ke depan bagi stakeholder terkait untuk menyelesaikan laporan tersebut. Saya juga meminta Bupati dan Wali Kota mengawasi langsung proses penyelesaiannya dan segera menyampaikan hasilnya ke Ombudsman,” tegasnya.

Berita Terkait

DEMA CARE Diluncurkan, Saatnya Advokasi Mahasiswa Dibuktikan dengan Kerja Nyata
Panggung MTQ ke-55 Provinsi Jambi Mulai Dipasang, Persiapan Kota Jambi Capai 60 Persen
Wakapolda Jambi Bersama Tokoh Agama Hadiri Haul Akbar dan Harlah Al-Hidayah
Kemenhaj Jambi Benahi Antrean Haji, Masa Tunggu Ditargetkan 14–16 Tahun pada 2027
Al Haris dan Danrem Pantau Karhutla di Kumpeh, Pemadaman Terkendala Angin Kencang
Al Haris Kerahkan Satgas Karhutla, 146 Personel Disiagakan di Tiga Pos Penanganan
ISPU Muaro Jambi Capai 228, Warga Diminta Waspadai Dampak Polusi Udara
Mahasiswa ITB Asal Jambi Meninggal di Cianjur Saat Ikuti Ultra Marathon 2026

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:06 WIB

DEMA CARE Diluncurkan, Saatnya Advokasi Mahasiswa Dibuktikan dengan Kerja Nyata

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:40 WIB

Panggung MTQ ke-55 Provinsi Jambi Mulai Dipasang, Persiapan Kota Jambi Capai 60 Persen

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:58 WIB

Wakapolda Jambi Bersama Tokoh Agama Hadiri Haul Akbar dan Harlah Al-Hidayah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:51 WIB

Kemenhaj Jambi Benahi Antrean Haji, Masa Tunggu Ditargetkan 14–16 Tahun pada 2027

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Al Haris dan Danrem Pantau Karhutla di Kumpeh, Pemadaman Terkendala Angin Kencang

Berita Terbaru