Jambi, Pribhumi.com — Tanda lahir pada bayi merupakan kondisi yang umum terjadi dan sering kali sudah terlihat sejak lahir atau muncul dalam beberapa minggu pertama kehidupan. Kondisi ini umumnya berkaitan dengan faktor genetik, tetapi juga bisa dipicu oleh gangguan perkembangan pembuluh darah atau penumpukan pigmen pada kulit.
Secara umum, tanda lahir terbagi menjadi dua kelompok utama, yaitu tanda lahir vaskular dan tanda lahir berpigmen. Keduanya memiliki karakteristik serta jenis yang berbeda.
Jenis Tanda Lahir pada Bayi
1. Tanda Lahir Vaskular
Tanda lahir vaskular terjadi akibat pembentukan pembuluh darah yang tidak normal di bawah kulit. Biasanya ditandai dengan warna merah, ungu, biru, atau merah muda, dan umumnya tidak menimbulkan rasa sakit.
Beberapa jenisnya antara lain:
Hemangioma (bercak stroberi)
Tanda lahir ini tampak seperti bercak merah menonjol menyerupai buah stroberi. Umumnya muncul di kepala atau leher bayi. Hemangioma dapat membesar pada tahun pertama, lalu perlahan menghilang hingga usia sekitar 7 tahun.
Bercak salmon (salmon patch)
Merupakan tanda lahir yang cukup sering ditemukan pada bayi. Biasanya muncul di wajah atau leher dan akan tampak lebih jelas saat bayi menangis. Kondisi ini dapat memudar dengan sendirinya seiring pertumbuhan.
Noda anggur (port wine stains)
Tanda lahir ini muncul akibat kelainan pembuluh darah dan sering terlihat di area wajah atau leher. Awalnya berwarna merah, namun bisa berubah menjadi lebih gelap seiring waktu jika tidak ditangani.
2. Tanda Lahir Berpigmen
Jenis ini disebabkan oleh penumpukan pigmen atau zat warna pada kulit. Tanda lahir berpigmen terdiri dari beberapa bentuk, di antaranya:
Tahi lalat (congenital melanocytic naevi)
Biasanya berwarna cokelat atau hitam dan dapat muncul di berbagai bagian tubuh sejak lahir. Ukurannya bervariasi, bisa memudar atau tetap hingga dewasa.
Noda kopi (café au lait)
Berwarna cokelat muda seperti kopi susu. Umumnya tidak berbahaya, tetapi perlu diwaspadai jika jumlahnya lebih dari enam karena bisa berkaitan dengan kondisi medis tertentu seperti neurofibromatosis tipe 1.
Bercak Mongolia
Tanda lahir berwarna biru keabu-abuan yang sering ditemukan pada bayi Asia. Biasanya muncul di area punggung bawah atau bokong dan akan memudar seiring bertambahnya usia.
Apakah Tanda Lahir Berbahaya?
Sebagian besar tanda lahir tidak memerlukan penanganan khusus. Namun, ada beberapa kondisi yang perlu mendapatkan perhatian medis, seperti:
Hemangioma yang muncul di sekitar mata atau hidung
Noda anggur di area wajah yang berisiko mengganggu penglihatan
Noda kopi dalam jumlah banyak (lebih dari enam)
Tanda lahir di tulang belakang bagian bawah
Tahi lalat berukuran besar yang berpotensi menjadi kanker kulit
Jika ditemukan tanda-tanda tersebut, orang tua disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter. Penanganan dapat berupa terapi obat, laser, atau tindakan medis lain sesuai kondisi.
Meski kebanyakan tanda lahir tidak berbahaya, penting bagi orang tua untuk tetap memantau perkembangannya. Jika ukuran, warna, atau bentuknya berubah, segera lakukan pemeriksaan medis agar kondisi bayi tetap terjaga dengan baik.






