Daftar Kendaraan yang Dapat Tarif Pajak Murah hingga Bebas PKB

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI, Pribhumi.com — Tidak semua kendaraan bermotor dikenakan tarif Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang sama. Pemerintah memberikan keringanan pajak bagi sejumlah kendaraan yang digunakan untuk kepentingan pelayanan publik, sosial, hingga pemerintahan.

Ketentuan tersebut diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) DKI Jakarta Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Untuk kendaraan pribadi, tarif PKB dikenakan sebesar 2 persen hingga 6 persen dengan sistem pajak progresif yang disesuaikan dengan jumlah kendaraan yang dimiliki wajib pajak.

Namun demikian, terdapat sejumlah kategori kendaraan yang hanya dikenakan tarif PKB sebesar 0,5 persen. Kebijakan ini diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap layanan masyarakat dan kegiatan sosial.

Berdasarkan Pasal 7 Ayat (2) Perda Nomor 1 Tahun 2024, kendaraan yang memperoleh tarif PKB sebesar 0,5 persen meliputi kendaraan yang digunakan untuk:

Angkutan umum;

Angkutan karyawan;

Angkutan sekolah;

Ambulans;

Kendaraan pemadam kebakaran;

Kegiatan sosial keagamaan;

Lembaga sosial dan keagamaan;

Baca Juga :  Arsenal Tumbang 1-2 dari Bournemouth di Emirates, Posisi Puncak Klasemen Terancam

Instansi pemerintah; serta

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Lima Jenis Kendaraan yang Bebas Pajak Tahunan

Selain kendaraan yang memperoleh tarif pajak lebih rendah, terdapat pula beberapa jenis kendaraan yang dikecualikan dari objek Pajak Kendaraan Bermotor sehingga tidak dikenakan kewajiban membayar pajak tahunan.

Kendaraan yang masuk kategori tersebut antara lain:

Kereta api;

Kendaraan yang digunakan khusus untuk kepentingan pertahanan dan keamanan negara;

Kendaraan milik kedutaan, konsulat, perwakilan negara asing, serta lembaga internasional yang memperoleh fasilitas pembebasan pajak berdasarkan asas timbal balik;

Kendaraan bermotor berbasis energi terbarukan; dan

Kendaraan milik pabrikan atau importir yang digunakan khusus untuk keperluan pameran dan tidak diperjualbelikan.

Kendaraan Listrik Masih Nikmati Pembebasan Pajak

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga memastikan insentif bagi kendaraan listrik berbasis baterai masih tetap berlaku pada tahun 2026. Kebijakan tersebut mengacu pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 900.1.13.1/3764/SJ mengenai pemberian insentif fiskal berupa pembebasan PKB dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Baca Juga :  Cara Membuat Urap Sayur yang Lezat, Rahasia Bumbunya Ada pada Kencur

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, Lusiana Herawati, menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap memberikan pembebasan PKB dan BBNKB bagi kendaraan listrik berbasis baterai sebagai bentuk dukungan terhadap program kendaraan ramah lingkungan.

Dengan kebijakan tersebut, pemilik kendaraan listrik tidak dikenakan biaya PKB maupun BBNKB. Dampaknya, biaya perpanjangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) tahunan menjadi lebih ringan dibandingkan kendaraan berbahan bakar konvensional.

Tidak hanya itu, kendaraan listrik di Jakarta juga masih mendapatkan fasilitas pengecualian dari aturan ganjil-genap. Artinya, kendaraan listrik tetap dapat melintas di ruas jalan yang menerapkan sistem ganjil-genap tanpa terpengaruh oleh nomor pelat kendaraan maupun tanggal operasional.

Kebijakan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk beralih ke kendaraan yang lebih ramah lingkungan sekaligus mendukung target pengurangan emisi dan pembangunan transportasi berkelanjutan di Indonesia.

 

Berita Terkait

5 Pilihan Warna Cat Rumah yang Berpotensi Kurang Menarik bagi Nyamuk, Apa Saja?
Jangan Dibiarkan Menumpuk! Ini 5 Isi Freezer yang Perlu Segera Diperiksa, Termasuk Es Batu.
Asam Jawa, Jahe, dan Serai Bisa Diolah Jadi Minuman Herbal, Ini Potensi Manfaatnya
Bukan Cuma Rumah Kotor, Ini 4 Faktor yang Mengundang Hama Masuk ke Hunian
Bingung Memilih Makanan Tinggi Protein? Ikan, Telur, Daging, dan Kacang Punya Keunggulan Berbeda
Audit Rumah Tasya Farasya Ungkap Besi dan Mutu Beton Tak Sesuai Spesifikasi
5 Pilihan Warna Cat Rumah yang Berpotensi Kurang Menarik bagi Nyamuk, Apa Saja?
iPhone Duo Segera Hadir di Indonesia? Ini Spesifikasi dan Perkiraan Harganya

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 04:38 WIB

5 Pilihan Warna Cat Rumah yang Berpotensi Kurang Menarik bagi Nyamuk, Apa Saja?

Jumat, 30 Oktober 2026 - 03:10 WIB

Jangan Dibiarkan Menumpuk! Ini 5 Isi Freezer yang Perlu Segera Diperiksa, Termasuk Es Batu.

Jumat, 30 Oktober 2026 - 02:59 WIB

Asam Jawa, Jahe, dan Serai Bisa Diolah Jadi Minuman Herbal, Ini Potensi Manfaatnya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 01:49 WIB

Bukan Cuma Rumah Kotor, Ini 4 Faktor yang Mengundang Hama Masuk ke Hunian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:55 WIB

Bingung Memilih Makanan Tinggi Protein? Ikan, Telur, Daging, dan Kacang Punya Keunggulan Berbeda

Berita Terbaru

Tips dan informasi

Bukan Cuma Rumah Kotor, Ini 4 Faktor yang Mengundang Hama Masuk ke Hunian

Jumat, 30 Okt 2026 - 01:49 WIB