Makna dan Bacaan Takbiran Idul Fitri: Waktu, Jenis, hingga Lafaz Lengkap

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 19 Maret 2026 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang, Pribhumi.com – Malam takbiran Idul Fitri menjadi salah satu momen paling dinanti umat Islam setelah menjalani ibadah puasa Ramadan selama sebulan penuh. Suara takbir yang menggema di berbagai tempat menghadirkan suasana penuh suka cita dan memperkuat nuansa kemenangan di hari raya.

Mengumandangkan takbir saat Idul Fitri merupakan amalan sunnah yang sangat dianjurkan. Dalam praktiknya, terdapat dua jenis takbir yang dikenal, yaitu takbir muqayyad dan takbir mursal.

Takbir muqayyad adalah takbir yang dibaca setelah salat, baik salat wajib maupun sunnah. Sementara itu, takbir mursal dapat dilafalkan kapan saja dan di mana saja, terutama sejak malam Idul Fitri hingga menjelang pelaksanaan salat Id.

Dari kedua jenis tersebut, umat Islam juga mengenal variasi bacaan takbir, mulai dari versi singkat hingga lengkap. Semua bacaan tersebut memiliki tujuan yang sama, yakni mengagungkan kebesaran Allah SWT.

Waktu Pelaksanaan Takbiran

Baca Juga :  Asal-usul Hajar Aswad: Antara Keyakinan Spiritual dan Kajian Ilmiah

Para ulama sepakat bahwa takbiran Idul Fitri dimulai sejak terbenamnya matahari di akhir Ramadan, sebagai tanda berakhirnya ibadah puasa. Takbir kemudian dilanjutkan hingga pelaksanaan salat Id pada pagi hari.

Dalam riwayat sahabat Ibnu Umar RA disebutkan bahwa beliau mengumandangkan takbir dengan suara keras saat berangkat menuju tempat salat Id. Takbir tersebut terus dilantunkan hingga imam memulai pelaksanaan salat.

Dalil Anjuran Takbiran

Anjuran memperbanyak takbir juga disebutkan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Abdullah bin Abbas RA. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk memperbanyak takbir pada malam hari raya karena memiliki keutamaan besar, termasuk sebagai penghapus dosa.

Dengan demikian, hukum mengumandangkan takbir pada Idul Fitri adalah sunnah muakkad atau sangat dianjurkan.

Bacaan Takbir Idul Fitri Singkat

Berikut lafaz takbir yang umum dibaca:

Arab:

اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ

Baca Juga :  3 Resep Telur Dadar Kreatif untuk Lauk Akhir Bulan, Enak, Praktis dan Bikin Nagih

Latin:

Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar. La ilaha illallahu wallahu akbar. Allahu akbar wa lillahil hamdu.

Artinya:

Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tiada Tuhan selain Allah. Allah Maha Besar dan segala puji hanya bagi-Nya.

Bacaan Takbir Idul Fitri Lengkap

Selain versi singkat, terdapat pula bacaan takbir lengkap yang sering dilantunkan:

Arab (ringkas pembuka):

اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ

Dilanjutkan dengan doa pujian dan pengagungan kepada Allah SWT yang berisi pengakuan keesaan-Nya, pujian, serta kemenangan yang diberikan kepada umat Islam.

Makna Umum:

Bacaan ini berisi pujian mendalam kepada Allah SWT, pengakuan atas keesaan-Nya, serta rasa syukur atas kemenangan setelah menjalani ibadah Ramadan.

Takbiran bukan hanya tradisi, tetapi juga bentuk ibadah yang sarat makna spiritual. Dengan melantunkannya, umat Islam diingatkan untuk selalu mengagungkan Allah dalam setiap keadaan.

Berita Terkait

HBA Tutup Mubes I Debalang Negeri, Tekankan Penguatan Adat dan Marwah Negeri Jambi
SEMESTA BERBICARA, TAPI SIAPA YANG MENDENGAR?
H. Ramli Thaha Terpilih Aklamasi Pimpin Debalang Negeri Sepucuk Jambi 2026–2030
Mubes Perdana Debalang Provinsi Jambi Digelar, Pengurus Kabupaten/Kota Satukan Komitmen Perkuat Marwah Adat
Ombudsman Jambi Selesaikan 95,5 Persen Laporan Masyarakat hingga Triwulan II 2026
Al Haris Lantik Lima Pejabat Eselon II, Tegaskan Jabatan Bukan Kesempatan Menyalahgunakan Wewenang
Gubernur Al Haris Tegaskan Jambi Tolak Praktik LGBT, Kedepankan Nilai Agama dan Adat
Jambi Masuki Puncak Kemarau 2026, BPBD Siagakan 81 Posko Antisipasi Karhutla dan El Nino

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:03 WIB

HBA Tutup Mubes I Debalang Negeri, Tekankan Penguatan Adat dan Marwah Negeri Jambi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:24 WIB

H. Ramli Thaha Terpilih Aklamasi Pimpin Debalang Negeri Sepucuk Jambi 2026–2030

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:31 WIB

Mubes Perdana Debalang Provinsi Jambi Digelar, Pengurus Kabupaten/Kota Satukan Komitmen Perkuat Marwah Adat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:09 WIB

Ombudsman Jambi Selesaikan 95,5 Persen Laporan Masyarakat hingga Triwulan II 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:48 WIB

Al Haris Lantik Lima Pejabat Eselon II, Tegaskan Jabatan Bukan Kesempatan Menyalahgunakan Wewenang

Berita Terbaru