LAM Kota Jambi dan LAM Kerinci Perkuat Silaturahmi Adat Melayu Tua di Bumi Sakti Alam Kerinci

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 5 November 2025 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerinci, Pribhumi.com Suasana keakraban dan kekeluargaan mewarnai pertemuan antara Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Jambi Tanah Pilih Pusako Batuah dan LAM Sakti Alam Kerinci dalam kegiatan studi tiru dan silaturahmi adat yang berlangsung di Kabupaten Kerinci.

Rombongan LAM Kota Jambi yang dipimpin langsung oleh Datuk Aswan Hidayat, SE., disambut secara adat oleh Ketua LAM Kerinci, Mudium Hasan (Depati Situo) bersama jajaran Majelis Permusyawaratan Adat (MPA), para Depati Empat–VIII Helai Kain, dan tokoh masyarakat adat Kerinci.

Dalam sambutannya, Datuk Aswan menegaskan bahwa kunjungan tersebut bukan sekadar agenda kelembagaan, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap akar budaya Melayu tua yang berpusat di Kerinci.

“Kerinci bagi kami bukan hanya saudara tuo, tetapi juga sumber asal sejarah Melayu. Salah satu buktinya adalah Naskah Tanjung Tanah, yang telah diakui sebagai naskah Melayu tertua di dunia,” ujar Datuk Aswan.

Acara yang dipusatkan di Ruang Pola Kantor Bupati Kerinci, Bukit Tengah, turut dihadiri Drs. Khaldi, Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Politik, serta Martono, Kepala Bidang Kebudayaan Kabupaten Kerinci.

Baca Juga :  Kodim 0417/Kerinci Gelar Fun Glove Meriahkan HUT TNI ke-80.

Mewakili sambutan Bupati Kerinci, Drs. Khaldi menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga adat dan pemerintah daerah.

“Pemerintah Kabupaten Kerinci berharap Lembaga Adat terus bersinergi dalam membimbing anak buah dan anak kemenakan di negeri ini agar nilai adat tetap hidup dan terjaga,” tuturnya.

Pertemuan tersebut menghasilkan beberapa kesepahaman, di antaranya:

Memperkuat pelestarian nilai adat Melayu lintas daerah.

Mendorong kerja sama kebudayaan dan sejarah antara Jambi dan Kerinci.

Mewujudkan pertukaran pengetahuan adat dan tradisi antara dua lembaga.

Sebagai simbol persaudaraan, LAM Kota Jambi menyerahkan cinderamata adat kepada LAM Kerinci. Usai pertemuan, rombongan melakukan kunjungan budaya ke beberapa destinasi unggulan Kerinci, seperti Bukit Tirai Embun, Air Terbesut Koto Tuo Kayu Aro, dan Hamparan Kebun Teh Tugu Macan Kersik Tuo.

Baca Juga :  Dinsos Kerinci Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Angin Puting Beliung di Dua Kecamatan
Kiri : Ketua LAM Kota Jambi, Datuk Aswan Hidayat didampingi Sekjend LAM Kerinci, Safwandi., Dpt. Napaktilas di Petilasan Puti Serunduk Pinang Masak (Koto Limau Manis)

Momen yang paling berkesan terjadi saat rombongan melakukan napak tilas sejarah di Petilasan Puti Serunduk Pinang Masak, Koto Limau Manis, Kayu Aro — situs yang dipercaya sebagai jejak leluhur dan raja pertama Jambi. Sambutan hangat diberikan oleh pemuda dan seniman Sanggar Koto Limau Manis melalui pertunjukan seni tradisional khas Kerinci.

“Luar biasa. Panorama alam Kerinci, budaya masyarakatnya, dan sejarah leluhur yang hidup di setiap tapak benar-benar mempesona. Kami merasa pulang ke rumah asal kami sendiri,” ujar Datuk Aswan dengan haru.

Menutup kegiatan, pihak LAM Kota Jambi mengundang LAM Kerinci untuk melakukan kunjungan balasan ke Kota Jambi. Undangan tersebut menjadi simbol eratnya hubungan adat serumpun Melayu yang terus dijaga lintas generasi.

Berita Terkait

Pelunasan Haji 2026 Tahap Pertama Resmi Dibuka, Prioritas untuk Jamaah Lunas Tunda dan Lansia
Festival Budaya Kerinci 2025 “Balik Kudahin” Harus Keluar dari Jerat “Pamer Kostum”
Polsek Tabir Ulu Dorong Perdamaian Warga Muara Jernih Lewat Sidang Adat
Balai Kebudayaan Lampung Segera Berdiri, Fadli Zon Tegaskan Komitmen Pemerintah Perkuat Pelestarian Warisan Budaya
Pemuda Katolik Diminta Aktif Kawal Regulasi Hutan Adat, Menhut Dorong Perda Segera Terbit
Kerinci Paling Bawah di MTQ Provinsi Jambi 2025, Tokoh Adat Safwandi DPT Soroti Minimnya Pembinaan
Tari Asyik Kerinci: Jejak Tauhid dalam Gerak Melingkar Ritual Leluhur
Integrasi Budaya dan Syiar Islam dalam Tradisi Kerinci serta Konsep Martabat Tujuh

Berita Terkait

Senin, 24 November 2025 - 17:00 WIB

Pelunasan Haji 2026 Tahap Pertama Resmi Dibuka, Prioritas untuk Jamaah Lunas Tunda dan Lansia

Sabtu, 22 November 2025 - 18:25 WIB

Festival Budaya Kerinci 2025 “Balik Kudahin” Harus Keluar dari Jerat “Pamer Kostum”

Sabtu, 22 November 2025 - 17:10 WIB

Polsek Tabir Ulu Dorong Perdamaian Warga Muara Jernih Lewat Sidang Adat

Sabtu, 22 November 2025 - 15:20 WIB

Balai Kebudayaan Lampung Segera Berdiri, Fadli Zon Tegaskan Komitmen Pemerintah Perkuat Pelestarian Warisan Budaya

Sabtu, 22 November 2025 - 04:09 WIB

Pemuda Katolik Diminta Aktif Kawal Regulasi Hutan Adat, Menhut Dorong Perda Segera Terbit

Berita Terbaru