Kerinci, Pribhumi.com – Kerusakan jalan berupa amblesnya badan jalan terjadi di Kilometer 8 jalur Sungai Penuh menuju Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan. Kondisi tersebut mengakibatkan terganggunya arus lalu lintas, terutama bagi masyarakat yang melintasi jalur tersebut selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran.
Kasat Lantas Polres Kerinci, IPTU Into Sujarwo, S.AP, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa pihaknya bersama sejumlah instansi terkait langsung melakukan langkah penanganan di lokasi kejadian.
Menurutnya, koordinasi telah dilakukan dengan Balai Jalan, Dinas PUPR, serta Dinas Perhubungan untuk mengantisipasi dampak kerusakan jalan tersebut.
“Kami bersama instansi terkait sudah turun ke lokasi sejak tadi malam untuk mengevakuasi kendaraan yang melintas serta memasang plat baja sebagai penahan sementara agar jalan masih bisa dilewati kendaraan,” ujarnya.
Sementara itu, untuk mengurangi risiko kecelakaan dan kemacetan, pihak kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi. Saat ini kendaraan hanya dapat melintas menggunakan satu jalur secara bergantian dengan sistem buka-tutup.
Petugas Satlantas Polres Kerinci juga terus berjaga di lokasi guna mengatur arus kendaraan serta memastikan keselamatan para pengguna jalan.
Selain itu, IPTU Into Sujarwo, S.AP juga mengimbau masyarakat, khususnya warga Kerinci dan Sungai Penuh yang hendak melakukan perjalanan mudik maupun arus balik Lebaran, agar lebih berhati-hati saat melintasi jalur menuju Tapan. Jalur tersebut diketahui termasuk kawasan rawan longsor dan potensi jalan ambles.
Beberapa imbauan yang disampaikan kepada para pengendara antara lain meningkatkan kewaspadaan selama melintas di jalur tersebut karena kondisi penerangan jalan dan rambu lalu lintas yang masih terbatas.
Pengendara juga disarankan untuk melakukan perjalanan pada siang hari agar jarak pandang lebih jelas serta mengurangi risiko kecelakaan. Selain itu masyarakat diminta untuk selalu memantau perkembangan informasi kondisi jalan, terutama ketika terjadi cuaca ekstrem.
Lebih lanjut, pihaknya menyampaikan bahwa pemerintah daerah bersama instansi terkait saat ini tengah merencanakan pemasangan rambu-rambu tambahan di sejumlah titik rawan longsor dan jalan ambles. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan keselamatan pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut.











