Dua Kapal Tanker Pertamina Tertahan di Selat Hormuz, Iran Terapkan Protokol Ketat

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 13 April 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI, Pribhumi.com — Dua kapal tanker milik Pertamina hingga kini masih belum dapat melintas di Selat Hormuz akibat situasi keamanan yang belum sepenuhnya stabil di kawasan tersebut. Kondisi ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan konflik di wilayah Teluk Persia.

Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengungkapkan bahwa Selat Hormuz saat ini berada dalam kondisi sensitif layaknya situasi perang. Oleh karena itu, setiap kapal yang hendak melintas wajib mematuhi sejumlah prosedur ketat yang diberlakukan oleh otoritas keamanan Iran.

Baca Juga :  Pemerintah Terbitkan Aturan Baru, Anak di Bawah 16 Tahun Ditunda Aksesnya ke Media Sosial

Menurut Boroujerdi, kapal-kapal internasional harus melalui tahapan koordinasi dan komunikasi intensif dengan pihak keamanan Iran sebelum diizinkan melintas. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan jalur pelayaran tetap terjaga di tengah kondisi yang belum kondusif.

Sementara itu, dua kapal tanker milik PT Pertamina International Shipping (PIS) masih berada di kawasan Teluk Persia dan belum memperoleh izin melintas. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri bersama Pertamina terus melakukan upaya diplomasi guna memastikan keselamatan kapal beserta awaknya.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Tegaskan Aparat harus bertindak proporsional

Pihak Iran sendiri menegaskan tidak menutup jalur pelayaran internasional di Selat Hormuz. Namun, seluruh kapal tanpa pengecualian diwajibkan mengikuti protokol keamanan yang telah ditetapkan selama masa konflik berlangsung.

Berita Terkait

Harta Kekayaan Prabowo Tembus Rp 2 Triliun, Ini Deretan Mobil di Garasinya
PDIP Tolak RUU Pemilu Jadi Inisiatif Pemerintah, Yusril Tegaskan Pemerintah Bersikap Pasif
Kontroversi Pernyataan Amien Rais soal Kedekatan Prabowo dan Teddy, Picu Polemik Publik
Partai Ummat Tegaskan Pernyataan Amien Rais Bersifat Pribadi, Relawan Prabowo Siap Tempuh Jalur Hukum
Riset Ungkap Raja Eropa Lebih Dipercaya Dibanding Pemimpin Politik
Prabowo Lantik Enam Pejabat Baru, Sempat Berbincang Hangat dengan Rocky Gerung dan Syahganda
Sudirman Resmi Jadi Komisaris Utama Bank Jambi, Dorong Transformasi dan Kemandirian Daerah
Bawaslu Kerinci Buka Rekrutmen Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) untuk Pemilu 2029

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:00 WIB

Harta Kekayaan Prabowo Tembus Rp 2 Triliun, Ini Deretan Mobil di Garasinya

Minggu, 10 Mei 2026 - 19:00 WIB

PDIP Tolak RUU Pemilu Jadi Inisiatif Pemerintah, Yusril Tegaskan Pemerintah Bersikap Pasif

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:00 WIB

Kontroversi Pernyataan Amien Rais soal Kedekatan Prabowo dan Teddy, Picu Polemik Publik

Senin, 4 Mei 2026 - 04:00 WIB

Partai Ummat Tegaskan Pernyataan Amien Rais Bersifat Pribadi, Relawan Prabowo Siap Tempuh Jalur Hukum

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:54 WIB

Riset Ungkap Raja Eropa Lebih Dipercaya Dibanding Pemimpin Politik

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

KPK Periksa Lebih dari 20 Forwarder di Kasus Korupsi Impor Bea Cukai

Senin, 1 Jun 2026 - 15:00 WIB