Breaking News! Api Melahap 3 Rumah di Desa Koto Datuk, Warga Panik

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 28 Maret 2026 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KERINCI, Pribhumi.com – Kebakaran hebat melanda tiga unit rumah semi permanen di Desa Koto Datuk, Kecamatan Air Hangat Barat, Kabupaten Kerinci, pada Sabtu (28/3/2026) sore. Peristiwa ini menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp350 juta, meski tidak menimbulkan korban jiwa.

Tiga rumah yang terbakar diketahui milik Don Porgatmi (48), Jamali (70), dan Raunah (75), yang semuanya berprofesi sebagai petani dan berdomisili di desa setempat.

Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 15.15 WIB oleh seorang saksi, Yura Sartika (36), yang melihat kepulan asap tebal disertai teriakan “api” dari arah rumah korban. Ia kemudian bersama warga segera menuju lokasi untuk memastikan kejadian tersebut.

Setibanya di lokasi, api sudah membesar dan melahap bagian lantai dua rumah milik Jamali dan Raunah. Warga berupaya melakukan pemadaman secara manual sembari meminta bantuan tambahan.

Baca Juga :  Pemkab Kerinci Perkuat Kemitraan Media untuk Dukung Pembangunan Daerah Berkelanjutan

Saat kejadian berlangsung, para pemilik rumah tidak berada di lokasi. Jamali dan Raunah diketahui sedang berada di sawah, sementara Don Porgatmi menghadiri acara syukuran.

Sekitar pukul 15.25 WIB, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba dan langsung melakukan pemadaman. Tak lama kemudian, tiga unit tambahan dikerahkan untuk membantu mengendalikan api. Berkat upaya intensif petugas pemadam kebakaran, dibantu aparat kepolisian dan warga, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 16.50 WIB.

Kapolsek Air Hangat, AKP Julisman melalui jajarannya menyatakan bahwa setelah kejadian, petugas langsung melakukan pengamanan dan sterilisasi lokasi, memasang garis polisi, serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk penyelidikan lebih lanjut.

Baca Juga :  Viral Ubah Foto Jadi Animasi AI, Pakar Keamanan Ingatkan Risiko Kebocoran Data

Selain itu, pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk pemadam kebakaran dan pemerintah setempat, guna pendataan korban serta penyaluran bantuan sosial.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan keterangan saksi, kebakaran diduga kuat disebabkan oleh korsleting listrik. Hal ini diperkuat dengan kondisi rumah yang kosong saat kejadian serta struktur bangunan semi permanen yang mudah terbakar sehingga mempercepat penyebaran api.

Pasca kejadian, situasi di lokasi dilaporkan aman dan kondusif tanpa adanya gangguan keamanan lanjutan. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian yang dialami korban cukup besar dan diperkirakan berdampak pada kondisi sosial ekonomi mereka.

Berita Terkait

Kenaikan Tarif Travel Disepakati, Dishub Kerinci Masih Lakukan Pembahasan
Speedboat Wisata Alami Kecelakaan di Danau Kerinci, Kemudi Patah Picu Insiden
DLH Akui Lonjakan Sampah, Penanganan Masih Jadi Tantangan
BMKG: Waspada Hujan Petir di Kerinci dan Sungai Penuh Sore Ini
Solidaritas Kemanusiaan: Karang Taruna Tunas Jaya dan PP-TLS Galang Donasi Terbuka untuk Korban Kebakaran di Koto Datuk
Gunung Kerinci Bersiap Sambut Pelari Dunia dalam Ajang Internasional “Kerinci 100” 2026
Uang Palsu Beredar di Hiang Kerinci, Pedagang Resah Minta Polisi Bertindak
Warga Bunga Tanjung yang Sempat Hilang di Perladangan Air Mumu Ditemukan Selamat

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 13:00 WIB

Kenaikan Tarif Travel Disepakati, Dishub Kerinci Masih Lakukan Pembahasan

Senin, 30 Maret 2026 - 23:52 WIB

Speedboat Wisata Alami Kecelakaan di Danau Kerinci, Kemudi Patah Picu Insiden

Senin, 30 Maret 2026 - 17:00 WIB

DLH Akui Lonjakan Sampah, Penanganan Masih Jadi Tantangan

Senin, 30 Maret 2026 - 11:00 WIB

BMKG: Waspada Hujan Petir di Kerinci dan Sungai Penuh Sore Ini

Sabtu, 28 Maret 2026 - 21:21 WIB

Solidaritas Kemanusiaan: Karang Taruna Tunas Jaya dan PP-TLS Galang Donasi Terbuka untuk Korban Kebakaran di Koto Datuk

Berita Terbaru

Ekonomi dan Bisniss

Kenaikan Tarif Travel Disepakati, Dishub Kerinci Masih Lakukan Pembahasan

Kamis, 2 Apr 2026 - 13:00 WIB